Anak Investasi Orang Tua di Masa Tua, Bagaimana Islam Memandangnya?

Ilustrasi orang tua dan anak
Ilustrasi orang tua dan anak

‘Anak investasi orang tua di masa tua’ istilah itu mungkin sudah tak asing di telinga masyarakat Indonesia. Bagi banyak orang tua di Indonesia, memiliki anak sering kali dianggap sebagai bentuk “investasi” untuk masa tua. Anggapan ini berakar dari pandangan tradisional bahwa anak kelak akan menjadi penopang ekonomi dan perawat ketika orang tua menua.

Anggapan ini sendiri terkadang menjadi beban terutama bagi mereka anak pertama yang juga tulang punggung keluarganya. Ada rasa beban tersendiri di pundak mereka terutama jika tidak bisa memenuhi ekspektasi tersebut.

Lantas bagaimana Islam memandang anggapan anak adalah invesatasi masa depan orang tua? Terkait hal itu, pendakwah Mamah Dedeh angkat bicara. Dalam program siraman rohaninya yang dipandu bersama Irfan Hakim, Mamah Dedeh menyebut bahwa orang tua memiliki kewajiban untuk menjaga dan membesarkan orang tua.

”Yang namanya orang tua hanya kepada anaknya disekolahin dan seterusnya, seterusnya. Berharap kalau saya tua balas tidak ada kewajiban yang jelas orang tua kewajibannya mengandung, melahirkan, mendidik, mengarahkan, mendoakan kewajiban orang tua sesuai kemampuan,” kata Mamah Dedeh dikutip dari akun TikTok @Sirqol Mamah Dedeh, Kamis 16 Oktober 2025.

Namun demikian kata Mamah Dedeh, sebagai seorang anak mereka tetap harus berbakti kepada orang tua. Hal ini tercantum dalam surat An Nisa ayat 36 dan surat Al Luqman ayat 14.

”Apakah ada kewajiban anak berbakti kepada orang tua?memang karena kita punya duit sekolahin anak, kasih makan, kasih baju, sakit dibawa ke dokter tidak ada kewajiban bayar. SD habis berapa kita, SMP sampai kuliah habis berapa juta misalnya, itung-itungan banget tidak ada. Tapi anak punya kewajiban bakti kepada orang tua, Anda silahkan lihat dalam surat An Nisa ayat 36, habis menyembah Allah berbakti kepada orang tua. Anda liat surat Al Luqman ayat 14, artinya: Aku wasiatkan kepada semua manusia agar mereka berbakti kepada orang tua khususnya ibunya lemah atas kelemahan menyusukan selama dua tahun, beryukur kepada-Ku, bersyukur kepada kedua orang tua kalian akan kembali kepada-Ku,” jelas Mamah Dedeh.

Terkait dengan anggapan anak menjadi investasi orang tua di masa tua. Mamah Dedeh mengungkap sebaik-baiknya orang tua adalah yang mendoakan agar anak mereka menjadi anak yang soleh dan solehah.

”Itu perintah Allah walaupun tidak ada perintah bayar hutang tapi wajib berbakti tanpa dia kita nggak bakal kayak sekarang. Kalau ada orang anak menjadi investasi di masa tua itu doakan anak menjadi anak soleh walaupun tidak diminta pasti ’ini mama berangkat haji, berangkat umroh’ walaupun tidak diminta. Maka jadikan anak kita anak soleh,” katanya