Pengamat Sebut Cara Patrick Kluivert Lepas dari Bayang-bayang STY

Indonesia, Arab Saudi, Lebanon, Irak, Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, Timnas, Taiwan, akmal marhali, Kualifikasi Piala Dunia, Shin Tae-yong, Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Kualifikasi Piala Dunia 2026, FIFA Match Day 2025, Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Pengamat Sebut Cara Patrick Kluivert Lepas dari Bayang-bayang STY, Hasil Kontras di FIFA Match Day 2025, Lini Depan Jadi Pekerjaan Rumah, Taktik Baru Belum Terbukti, Tantangan untuk Patrick Kluivert

Pengamat sepak bola, Akmal Marhali, menilai pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, belum sepenuhnya lepas dari bayang-bayang Shin Tae-yong (STY).

Menurutnya, hasil laga uji coba FIFA Match Day 2025 kontra Taiwan dan Lebanon menunjukkan performa yang masih naik-turun.

Timnas Indonesia tampil gemilang saat menundukkan Taiwan dengan skor telak 6-0 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (5/9/2025).

Namun, Timnas Idonesia hanya mampu bermain imbang 0-0 ketika menghadapi Lebanon pada Senin (8/9/2025).

Kedua pertandingan ini menjadi bagian dari persiapan menuju Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, di mana Indonesia tergabung bersama Arab Saudi dan Irak.

Hasil Kontras di FIFA Match Day 2025

Akmal Marhali menilai perbedaan hasil tersebut tidak lepas dari kualitas lawan yang berbeda.

Taiwan saat ini berada di peringkat 173 dunia, sementara Lebanon ada di posisi 113 ranking FIFA.

"Di dua pertandingan hasilnya kontras. Ketika kita melawan China Taipei, kita bisa menang dengan skor telak 6-0," ujar Akmal selepas laga melawan Lebanon.

Meski hasil imbang kontra Lebanon terasa mengecewakan, Akmal melihat Timnas Indonesia sudah menunjukkan permainan yang cukup baik.

Hanya saja, ia menyoroti lini depan yang belum tajam.

"Secara permainan, secara tim kita sudah cukup bagus," ucap Akmal. "Cuma ada satu kelemahan yang harus diperhatikan oleh Patrick Kluivert adalah lini depan."

Lini Depan Jadi Pekerjaan Rumah

Patrick Kluivert sudah mencoba berbagai opsi di lini serang, mulai dari Mauro Zijlstra, Ramadhan Sananta, Marselino Ferdinand, hingga Eliano Reijnders.

Indonesia, Arab Saudi, Lebanon, Irak, Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, Timnas, Taiwan, akmal marhali, Kualifikasi Piala Dunia, Shin Tae-yong, Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Kualifikasi Piala Dunia 2026, FIFA Match Day 2025, Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Pengamat Sebut Cara Patrick Kluivert Lepas dari Bayang-bayang STY, Hasil Kontras di FIFA Match Day 2025, Lini Depan Jadi Pekerjaan Rumah, Taktik Baru Belum Terbukti, Tantangan untuk Patrick Kluivert

Pemain timnas Indonesia Eliano Reijnders usai menjebol gawang Taiwan saat laga FIFA Matchday yang berakhir dengan skor 6-0 berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/9/2025) malam.

Kendati demikian, tidak satu pun yang mampu membongkar rapatnya pertahanan Lebanon.

"Betapa Mauro Zijlstra, kemudian juga Ramadhan Sananta, bahkan ketika memasukkan Marselino Ferdinand, Eliano Reijnders, kita tidak bisa membuka pertahanan dari Lebanon," tegas Akmal.

Ia menilai kelemahan di sektor ini akan menjadi ujian besar saat menghadapi tim kuat seperti Arab Saudi dan Irak di putaran keempat.

Taktik Baru Belum Terbukti

Akmal juga menyoroti bahwa Kluivert mencoba meninggalkan pola lama peninggalan Shin Tae-yong dengan menerapkan formasi empat bek, tetapi strategi tersebut belum terbukti efektif.

"Tapi satu hal yang perlu kita lakukan pembenahan adalah bagaimana tim nasional kita di bawah Patrick Kluivert ini agak berbeda gayanya dengan era Shin Tae-yong," tutur Akmal.

Menurutnya, Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia akan menjadi panggung penentu.

Jika Kluivert mampu membawa Indonesia lolos langsung ke Piala Dunia 2026, ia bisa membuktikan diri keluar dari bayang-bayang STY.

Indonesia, Arab Saudi, Lebanon, Irak, Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, Timnas, Taiwan, akmal marhali, Kualifikasi Piala Dunia, Shin Tae-yong, Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Kualifikasi Piala Dunia 2026, FIFA Match Day 2025, Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, Pengamat Sebut Cara Patrick Kluivert Lepas dari Bayang-bayang STY, Hasil Kontras di FIFA Match Day 2025, Lini Depan Jadi Pekerjaan Rumah, Taktik Baru Belum Terbukti, Tantangan untuk Patrick Kluivert

Kelompok suporter timnas Indonesia, La Grande Indonesia, mengawal kepulangan Shin Tae-yong di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu (26/1/2025).

Tantangan untuk Patrick Kluivert

Akmal menegaskan, nama Shin Tae-yong akan selalu dibandingkan dengan Patrick Kluivert hingga ada pembuktian nyata.

Jika sukses, Kluivert akan diingat sebagai pelatih yang membawa Indonesia melangkah lebih jauh.

Namun jika gagal, publik kemungkinan kembali menyerukan nama Shin Tae-yong.

"Kalau mungkin sukses, nama Shin Tae-yong mungkin agak sedikit terlupakan di tim nasional Indonesia," imbuh Akmal.

"Tapi kalau sampai gagal, pasti yel-yel STY untuk kembali menangani tim nasional Indonesia akan bisa jadi dibunyikan atau disuarakan oleh penggemar sepak bola Indonesia seperti halnya hari ini tadi."

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.