Kisah Apes Warga Solo, Cari Tukang Lewat Facebook, Uang Rp56 Juta Raib, Rumah Tak Kunjung Jadi

Facebook, tukang bangunan, SOLO, ditipu tukang bangunan, Kisah Apes Warga Solo, Cari Tukang Lewat Facebook, Uang Rp56 Juta Raib, Rumah Tak Kunjung Jadi, Awal Perkenalan Lewat Facebook, Dana Mengucur, Proyek Tidak Tuntas, Tukang Hilang, Janji Tinggal Janji, Fauzi Lapor Polisi

Nasib sial menimpa Fauzi (35), warga Solo, saat berusaha membangun rumah impiannya di Wirun, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo.

Bukan hunian nyaman yang ia dapat, melainkan kerugian besar setelah uang Rp56 juta yang sudah dibayarkan justru raib dibawa kabur tukang bangunan yang ia temukan lewat Facebook.

Awal Perkenalan Lewat Facebook

Peristiwa itu bermula pada 5 Januari 2025, ketika Fauzi mencari jasa tukang aluminium melalui media sosial. Ia lalu menemukan kontak seseorang berinisial MI.

“Saya kemudian menghubungi MI melalui WhatsApp dan terjalin komunikasi mengenai jasa bangunan yang ditawarkan. Untuk memastikan keberadaannya, saya meminta paman saya bertemu langsung dengan MI,” ujar Fauzi, Rabu (1/10/2025).

Keesokan harinya, MI datang ke lokasi pembangunan rumah.

Keduanya sepakat membuat surat perjanjian kerja sama, dan Fauzi langsung mentransfer uang muka Rp20 juta sebagai tanda jadi.

Facebook, tukang bangunan, SOLO, ditipu tukang bangunan, Kisah Apes Warga Solo, Cari Tukang Lewat Facebook, Uang Rp56 Juta Raib, Rumah Tak Kunjung Jadi, Awal Perkenalan Lewat Facebook, Dana Mengucur, Proyek Tidak Tuntas, Tukang Hilang, Janji Tinggal Janji, Fauzi Lapor Polisi

ilustrasi rumah kayu atau rumah tembok, mana yang cocok digunakan di iklim tropis seperti Indonesia.

Dana Mengucur, Proyek Tidak Tuntas

Awalnya, pembangunan rumah berjalan. Namun, MI berulang kali meminta tambahan dana dengan berbagai alasan.

Total, Fauzi sudah melakukan transfer sebanyak 12 kali hingga mencapai Rp56 juta.

“Masalah muncul ketika pengerjaan tidak kunjung selesai. MI sering menunda-nunda, ada bagian yang sempat dikerjakan, tapi tidak pernah tuntas,” jelas Fauzi.

Tukang Hilang, Janji Tinggal Janji

Puncaknya, MI tiba-tiba tidak lagi datang ke lokasi proyek tanpa alasan jelas.

Setiap kali dihubungi, baik oleh Fauzi maupun pamannya, jawaban yang diberikan hanyalah janji-janji kosong.

“Paman saya sudah berulang kali mencoba menghubungi, tapi hanya dijawab dengan janji yang tidak pernah ditepati. Bahkan sering tidak direspons sama sekali,” ungkapnya.

Fauzi Lapor Polisi

Merasa ditipu, Fauzi akhirnya melaporkan kasus ini ke Polres Sukoharjo dengan dugaan penipuan atau penggelapan.

Ia berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporannya agar pelaku bisa bertanggung jawab.

“Saya hanya ingin kasus ini diproses dan uang saya bisa kembali,” kata Fauzi.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSolo.com dengan judul "Kisah Pilu Fauzi: Rumah Impian di Sukoharjo Tak Kunjung Rampung, Uang Dibawa Kabur Tukang Bangunan".