Mark Zuckerberg Nostalgia, Pamer Playlist Lagu Lawas Saat Bikin Facebook
Ada yang unik di akun Instagram CEO Meta (induk Facebook, WhatsApp, Instagram) Mark Zuckerberg (@zuck).
Bos Meta ini bernostalgia dengan membagikan daftar lagu (playlist) yang menemaninya ketika membuat rangkaian kode untuk media sosial Facebook pada 2004 lalu.
Playlist itu dibagikannya lewat sebuah posting Instagram Stories. Ada lima lagu yang disusun di Spotify dengan judul "2004 Facebook coding jams". Lagu-lagu tersebut memang populer di era 2000-an awal.
Salah satunya ada karya bikinan grup musik (band) rock alternatif legendaris Linkin Park yang berjudul In The End.
"Lagu-lagu ini sering saya putar ulang dan menemani saya ketika membangun Facebook (di kamar asrama di Harvard) 22 tahun lalu," kata pria yang akrab disapa Zuck itu dalam sebuah unggahan Instagram Stories.
Lagu-lagu rock alternatif lainnya yang ada di playlist Zuck meliputi Headstrong dari Trapt, Like a Stone milik Audioslave, dan The Reason dari Hoobastank.
Selain itu, ada pula lagu genre musik elektronik ikonik Harder, Better, Faster, Stronger dari Daft Punk. Lagu ini biasa diingat dengan efek-efek suara robot futuristik.
Tampilan playlist Spotify lagu yang sering dimainkan Zuck ketika membuat Facebook.
Zuck tak menyebut alasan mengapa ia suka mendengarkan lima lagu ini ketika membuat Facebook.
Namun biasanya, lagu rock alternatif atau elektronik memiliki nada musik yang energik, dan hal seperti ini bisa dibilang cocok untuk memacu semangat ketika beraktivitas.
Saat membuka playlist Zuck di Spotify, Saya sebagai milenial ikut bernostalgia. Sebab, di era yang sama, lagu-lagu itu pun menemani hari-hari Saya.
Di tahun 2000-an awal, Saya sering sekali mendengar lagu-lagu yang didengar Zuck tadi di berbaga tempat, mulai dari warnet, dan tempat umum lain.
Nah, ingin mendengar lagu-lagu yang diputar Zuck ketika ia mengembangkan Facebook? Lagu-lagu tersebut bisa langsung diputar lewat playlist Spotify Mark Zuckerberg di tautan berikut ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang