Dion Markx Beberkan Alasan Pilih Nomor Punggung 44 di Persib
Pemain baru Persib Bandung, Dion Markx, menjelaskan latar belakang keputusannya memilih nomor punggung 44 di skuad Maung Bandung.
Nomor tersebut dipilih setelah Dion Markx resmi bergabung dengan Persib Bandung asuhan Bojan Hodak di bursa transfer Januari.
Dion menyebut angka 44 berasal dari gabungan dua nomor penting dalam perjalanannya sebagai pesepak bola, yakni 25 dan 19.
Nomor 25 ia kenakan saat menjalani debut bersama klub sebelumnya, TOP Oss. Sementara angka 19 digunakan saat pertama kali tampil bersama tim nasional kelompok umur Indonesia.
“Saat debut di klub sebelumnya, saya pakai 25 dan debut di timnas Indonesia saya pakai 19. Keduanya digabung, jadi 44,” jelas Dion, dikutip dari ANTARA.
Menurut Dion, nomor punggung 44 juga masih sesuai dengan perannya di lapangan. Ia mengaku menyukai nomor 4 karena identik dengan posisi bertahan, namun nomor tersebut sudah digunakan pemain lain di Persib.
“Nomor 4 itu biasanya bertahan, dan begitu juga dalam sistem pertahanan. Saya lihat 44 kosong dan saya tanpa ragu memilihnya,” kata pemain kelahiran Nijmegen, Belanda, itu.
Perjalanan Karier Dion Sebelum ke Persib
Berdasarkan data Transfermarkt, nomor 44 menjadi nomor punggung kesembilan yang pernah digunakan Dion. Sebelumnya, ia sempat mengenakan nomor 2, 3, 4, 5, 6, 18, 19, dan 25 di berbagai level kompetisi.
Persib Bandung mengikat Dion dengan kontrak berdurasi 2,5 tahun. Kehadirannya diproyeksikan mengisi posisi Hamra Hehanusa yang dipinjamkan ke Persik Kediri.
Bek berusia 20 tahun tersebut telah bergabung dalam sesi latihan tim pada pekan ini.
Saat ini, Dion fokus meningkatkan kondisi fisik agar siap menjalani debut bersama Persib.
Laga Persib vs Malut United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jumat (6/2/2026) pukul 19.00 WIB, menjadi peluang terdekat bagi debut Dion Markx di hadapan publik sendiri.
Proses Adaptasi di Super League 2025-2026
Aksi bek naturalisasi Dion Markx yang direkrut Persib Bandung pada jendela transfer Super League 2025-2026, sudah mulai berlatih pada Senin (2/2/2026) di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Pelatih Persib, Bojan Hodak, menyatakan akan memberi waktu bagi Dion untuk menyesuaikan diri dengan karakter kompetisi lokal.
Ia menilai Liga Indonesia memiliki dinamika berbeda dibandingkan sepak bola Belanda.
“Dion adalah pemain muda, saya tahu dia dan dia punya kualitas,” sebut Hodak saat ditemui awak media pada Selasa (3/2/2026).
“Tentu saja dia masih perlu beradaptasi dengan liga di sini dan saya rasa dia akan bagus untuk masa depan Persib,” lanjut pelatih asal Kroasia tersebut.
Sebelum bergabung dengan Persib Bandung, Dion membela NEC Nijmegen U21 di kompetisi usia muda level kedua Liga Belanda. Ia juga resmi berstatus Warga Negara Indonesia sejak Februari 2025.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang