Ke Pantai Glagah di Kulon Progo, Sekalian Nonton Turnamen Voli Pantai Nasional
Sirkuit Nasional Bola Voli Pantai resmi digelar di kawasan wisata Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Turnamen ini berlangsung mulai hari ini hingga 4 Oktober 2025.
Kompetisi yang diikuti oleh atlet yang datang dari delapan provinsi ini tidak hanya menjadi ajang pertandingan olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pengembangan sport tourism atau pariwisata olahraga yang tengah digencarkan oleh Dinas Pariwisata Kulon Progo.
Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo, Sutarman, menjelaskan bahwa penyelenggaraan turnamen voli pantai ini memiliki tujuan ganda, mendukung pembinaan olahraga nasional sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian lokal.
“Kegiatan ini kita laksanakan sebagai bentuk pengembangan sport tourism. Bagaimana olahraga bisa mendukung pariwisata, dan sebaliknya, pariwisata juga memberi ruang bagi kemajuan olahraga,” ujar Sutarman di sela pembukaan sirkuit, Selasa (30/9/2025).
Turnamen yang berlangsung selama lima hari diikuti oleh 17 kontingen dari berbagai daerah, seperti Lampung, Bengkulu, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Banten, serta kontingen dari DIY sendiri.
Ajang ini tercatat dalam kalender resmi nasional dan berpengaruh langsung terhadap pemeringkatan atlet voli pantai secara nasional.
Penyelenggaraan sirkuit ini juga menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Kabupaten Kulon Progo ke-74 serta rangkaian acara Glagah Lagoon Festival 2025. Kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh Dana Keistimewaan.
Lebih dari sekadar kompetisi, kehadiran turnamen ini membawa dampak ekonomi yang mulai dirasakan oleh masyarakat sekitar.
Selama penyelenggaraan, para peserta, ofisial, dan penonton membutuhkan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga akses ke tempat wisata lokal.
“Kami harap hotel-hotel dan penginapan di sekitar bisa terisi, tempat wisata ramai dikunjungi, dan UMKM lokal ikut laris. Karena ini berlangsung lima hari, tentu ada perputaran ekonomi yang signifikan,” lanjut Sutarman.
Pasir hitam Pantai Glagah yang menarik
Venue pertandingan berada di kawasan laguna Glagah, yang dikenal dengan hamparan pasir hitamnya. Lapangan voli pantai ini dinilai sudah sesuai standar nasional.
Ketua Perwasitan PBVSI Pusat, I Made Sudharma, mengatakan bahwa kualitas lapangan di Kulon Progo sudah sangat layak digunakan untuk kejuaraan tingkat nasional.
Sirkuit Nasional Bola Voli Pantai sedang berlangsung di komplek pantai wisata Pantai Glagah, Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Pasir di sini bagus. Memang idealnya untuk kejuaraan internasional menggunakan pasir putih karena pasir hitam bisa sangat panas saat cuaca terik. Tapi secara keseluruhan, lapangan di sini sudah sangat layak,” kata Made.
Ia juga menyoroti dampak positif penyelenggaraan kejuaraan terhadap sektor pariwisata lokal.
“Saya lihat sendiri, masyarakat di sini sangat antusias. Dengan adanya event seperti ini, tentu bisa mendukung perkembangan pariwisata Kulon Progo ke depan.”
Keberadaan wisata pantai yang indah, dipadukan dengan turnamen nasional, dinilai mampu menciptakan sinergi antara olahraga dan pariwisata. Tak hanya menarik wisatawan, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar.
Made juga menyatakan optimisme bahwa kejuaraan berskala lebih besar, bahkan hingga level internasional, bisa digelar di Glagah pada waktu mendatang.