Kata-kata Max Allegri Usai Skor AC Milan Vs Napoli 2-1: Sepak Bola Itu Aneh...

milan, Massimiliano Allegri, Liga Italia, Hasil Liga Italia, AC Milan vs Napoli, Milan vs Napoli, Hasil AC Milan vs Napoli, Kata-kata Max Allegri Usai Skor AC Milan Vs Napoli 2-1: Sepak Bola Itu Aneh...

Massimiliano Allegri menyebut sepak bola itu aneh usai AC Milan asuhannya yang mentas dengan 10 pemain sukses mengalahkan Napoli 2-1.

Hasil AC Milan vs Napoli yang merupakan rangkaian pekan kelima Liga Italia 2025-2026 berujung dengan skor 2-1.

AC Milan menang berkat gol cepat Alexis Saelemaekers (3') dan Christian Pulisic (31') dalam pertandingan yang digelar di Stadion San Siro pada Minggu (28/9/2025) atau Senin dini WIB hari tersebut.

Napoli menipiskan skor berkat via sepakan penalti Kevin De Bruyne di babak kedua, persisnya menit ke-60.

Napoli hanya bisa membuat sebuah gol balasan melalui sepakan penalti Kevin De Bruyne di babak kedua, persisnya menit ke-60.

Sejak menit ke-57, AC Milan racikan Massimiliano Allegri harus mentas dengan 10 pemain usai Pervis Estupinan diganjar kartu merah karena melanggar Giovanni Di Lorenzo di kotak penalti.

Kendati kalah jumlah pemain, pasukan Max Allegri bisa mengunci kemenangan atas Napoli dan naik ke puncak klasemen Liga Italia.

“Saya senang karena ini adalah ujian yang penting dan sangat sulit melawan tim Napoli yang berkualitas,” kata Allegri kepada DAZN Italia.

"Babak pertama kami luar biasa, sayangnya di babak kedua kami harus bermain dengan 10 orang. Setidaknya kami berhasil melatih pertahanan kami, ini adalah situasi di mana Anda bisa dipaksa untuk memberikan peluang mencetak gol."

“Para pemain bermain dengan baik, tapi ini baru permulaan. Kami harus menikmati kemenangan malam ini, lalu mulai besok fokus pada pertandingan berikutnya sebelum jeda internasional,” ujar Massimiliano Allegri menjelaskan.

AC Milan kini merangkai empat kemenangan beruntun di ajang Liga Italia 2025-2026 usai takluk secara mengejutkan 1-2 dari Cremonese di laga pembuka musim.

Apabila menghitung kiprah di semua ajang, tim beralias Il Rossoneri mengemas lima kemenangan secara berurutan, mencetak 11 gol dan cuma sekali kemasukan.

“Kami harus terus bekerja, hari ini kami mengambil langkah kecil ke depan dengan kemenangan yang pantas melawan Napoli yang kuat. Ketika Anda tahu cara bertahan di bawah tekanan, hal itu memudahkan untuk menang jika Anda memiliki semangat seperti ini,” tutur Allegri.

Ketika melawan Napoli, Allegri kembali menampilkan skema 3-5-2 yang beberapa kali dicobanya dalam masa pramusim. 

Ia kian nyaman memainkan skema itu seiring kehadiran gelandang Perancis, Adrien Rabiot.

“Dalam pertandingan pramusim melawan Liverpool dan Arsenal, kami memiliki (Ruben) Loftus-Cheek di satu sisi, Pulisic di sisi lain, dan dua gelandang serang, (Rafael) Leao di depan. Tergantung pada karakteristik trequartista apakah mereka lebih defensif atau menyerang, tapi kami mencoba hal-hal dalam latihan untuk melihat apakah ada alternatif yang bisa kami manfaatkan selama musim," ujar pelatih asal Livorno tersebut.

“Kami memiliki banyak pemain penyerang berbeda yang bisa kami gunakan di berbagai peran. Yang penting adalah mengembalikan mereka sepenuhnya dalam kondisi prima, karena kami melihat hanya ada satu pertandingan selama satu jam pertama, lalu semuanya bisa berubah,” tutur pria yang pernah membawa Milan juara Liga Italia pada 2010-2011 tersebut.

Tak lupa Allegri memberikan kredit kepada sang gelandang gaek berusia 40 tahun, Luka Modric. Ia tak cuma menghadirkan elemen kreativitas, tapi juga turut aktif dalam fase bertahan tim.

“Memilikinya di depan pertahanan memang memberikan kualitas, tetapi juga kecerdasan saat menutup celah umpan. Dia bisa merebut bola kembali lebih banyak dengan interseps daripada tekel, di situlah dia bisa sangat berharga,” kata Allegri.

Bicara tugas bertahan, sang kiper Milan, Mike Maignan, bekerja cukup sibuk ketika melawan Napoli. Kiper asal Perancis tersebut total membuat enam aksi penyelamatan.

“Sepak bola itu aneh, karena melawan Cremonese Maignan tidak perlu melakukan penyelamatan, kami dihukum oleh dua gangguan dan peluang kami sendiri yang terbuang di sisi lain."

"Itu pertandingan pertama, semakin sering mereka bermain bersama, semakin baik mereka saling mengenal," ucap Allegri menyinggung kekalahan di pekan pertama dari Cremonese.

Berbekal empat kemenangan beruntun di Serie A, Allegri dan tim bisa mantap menatap perjumpaan dengan Juventus pada pekan depan.

“Agak aneh, karena saya pernah menjalani laga bersama kedua tim, saya di Milan dulu, lalu Juve, sekarang kembali ke Milan lagi. Pokoknya, ini pertandingan yang luar biasa!”

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.