Setelah Bersinar di Napoli, Scott McTominay Masuk Radar Kepulangan ke MU

McTominay gabung Napoli
McTominay gabung Napoli

Manchester United dikaitkan dengan potensi perubahan besar memasuki tahun 2026. Di bawah kendali Ruben Amorim yang telah melewati lebih dari satu musim bersama Setan Merah, arah pembangunan tim mulai terlihat lebih jelas, termasuk dalam urusan transfer pemain.

Aktivitas Manchester United di bursa musim panas lalu menjadi sinyal awal. Klub mendatangkan sejumlah nama baru seperti Matheus Cunha, Benjamin Sesko, dan Bryan Mbeumo guna meningkatkan daya saing. Namun, pergerakan di Old Trafford diperkirakan belum akan berhenti, terutama dengan dibukanya bursa transfer Januari.

Sejumlah pemain inti dikabarkan masuk dalam daftar evaluasi. Casemiro, Kobbie Mainoo, hingga Joshua Zirkzee disebut-sebut berpotensi dilepas, seiring upaya klub menyeimbangkan komposisi skuad dan finansial.

McTominay Kembali Jadi Perbincangan

Gelandang Manchester United, Scott McTominay mencetak dua gol ke gawang Leeds

Di tengah isu kepergian sejumlah pemain, nama Scott McTominay justru kembali mencuat. Gelandang asal Skotlandia itu dilaporkan masuk radar Manchester United untuk dipulangkan ke Old Trafford.

Menurut laporan CaughtOffside, manajemen MU tengah memantau situasi McTominay yang kini membela Napoli. Setelah meninggalkan Manchester United pada musim panas lalu, McTominay justru tampil gemilang di Serie A.

Bersama Napoli, ia menjadi bagian penting dalam skuad asuhan Antonio Conte yang sukses meraih gelar juara Serie A musim lalu. Kontribusi konsistennya di lini tengah membuat McTominay dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Serie A, sebuah pencapaian yang mengangkat reputasinya di level Eropa.

Napoli pada dasarnya ingin mempertahankan sang gelandang. Namun, klub Italia tersebut dikabarkan terbuka terhadap tawaran di kisaran 60 juta pound sterling. Nilai tersebut mencerminkan lonjakan harga McTominay setelah menunjukkan performa stabil sepanjang musim.

Wacana kepulangan McTominay dinilai relevan dengan situasi Manchester United saat ini. Jika Casemiro, Kobbie Mainoo, atau bahkan Bruno Fernandes benar-benar hengkang pada 2026, kehadiran gelandang berpengalaman yang sudah memahami kultur klub bisa menjadi opsi realistis bagi Amorim.

MU Resmi Rekrut Lea Schuller

Sementara itu, Manchester United telah memastikan satu langkah transfer penting, meski datang dari sektor tim putri. Klub resmi mengumumkan perekrutan Lea Schuller dari Bayern Munich.

Penyerang asal Jerman tersebut menandatangani kontrak hingga musim panas 2029 dan akan mulai bergabung pada 1 Januari. Schuller membawa pengalaman besar, dengan catatan lebih dari 100 gol bersama Bayern Munich serta 54 gol dari 82 penampilan bersama tim nasional Jerman.

Direktur sepak bola wanita Manchester United, Matt Johnson, menyampaikan antusiasmenya atas kedatangan Schuller.

“Catatan gol Lea sangat luar biasa, gaya bermainnya akan memberi dimensi baru yang menarik bagi lini serang kami. Kami sangat senang bisa menambahkan pemain dengan kualitas dan rekam jejak seperti dirinya ke dalam tim,” ujar Johnson.

Ia juga menilai pengalaman Schuller akan memberikan dampak besar bagi perkembangan tim.

Johnson menilai mentalitas juara serta pengalaman yang dimiliki Schuller akan sangat membantu tim Manchester United Women yang masih muda dan penuh ambisi, terutama dalam upaya klub untuk terus berkembang dan bersaing di level domestik maupun Eropa.

Sementara itu, Schuller mengungkapkan bahwa sejak awal proses pembicaraan, dirinya sudah merasa sejalan dengan visi dan ambisi klub yang dinilai sangat jelas sejak komunikasi pertama dengan manajemen Manchester United.

Ia menambahkan bahwa dirinya masih memiliki banyak target dalam karier. Schuller menyampaikan bahwa dirinya masih memiliki banyak target yang ingin dicapai dalam kariernya dan menilai Manchester United sebagai klub yang tepat untuk melanjutkan perjalanan tersebut.

Ia juga menambahkan bahwa gaya bermain Manchester United menjadi salah satu faktor penting dalam keputusannya bergabung, karena dinilai sesuai dengan karakter permainannya. Schuller berharap kualitas serta pengalaman yang dimilikinya dapat membantu tim mencapai target, baik di kompetisi domestik Inggris maupun Liga Champions.