Mengunjungi Kuil Gyeonggijeon Peninggalan Dinasti Joseon di Jeonju

dinasti joseon, wisata sejarah, Jeonju, Kuil Gyeonggijeon, Mengunjungi Kuil Gyeonggijeon Peninggalan Dinasti Joseon di Jeonju

Magis, bersahaja, dan istimewa. Kesan itulah yang dirasakan Kompas.com ketika menuju Kuil Gyeonggijeon, peninggalan Dinasti Joseon.

Suasana di sana sungguh hangat, setiap orang merasakan penghormatan yang tinggi pada para leluhur.

Kuil Gyeonggijeon berada dan menjadi bagian dari Hanok Village di Kota Jeonju.

Bangunan kuil yang didirikan pada abad ke-15, tepatnya tahun 1410, memiliki arsitektur khas Dinasti Joseon, dengan empat tiang utama berwarna merah marun dan hiasan atap berwarna hijau daun.

Di beberapa titiknya terdapat lukisan mugunghwa yang cantik, bunga kebangsaan Korea yang menawan.

Atap yang kokoh dan kuat membuat siapapun ingin terus melangkah ke dalam kuil yang sangat agung itu.

dinasti joseon, wisata sejarah, Jeonju, Kuil Gyeonggijeon, Mengunjungi Kuil Gyeonggijeon Peninggalan Dinasti Joseon di Jeonju

Pohon Ginkgo Biloba bwrada di halaman kuil Gyeonggijeon, peninggalan Dinasti Joseon di Kota Jeonju., Korea Selatan. Pohon tetsenut satu satunya spesies yang ditinggalkan di jaman dinasti Joseon.

Beberapa rekan dan turis yang juga ingin melihat kuil lebih dekat memilih berfoto di depan gerbang kuil tersebut.

Memasuki area kuil, kita akan disambut oleh halaman yang luas dan bersih.

Beberapa wisatawan melengkapi perjalanan mereka menjelajahi kuil dengan mengenakan Hanbok, lengkap dengan riasan khas Korea.

Pintu masuk menuju Kuil Gyeonggijeon lebih sederhana, dan di depan, sebelum menuju kuil, terdapat enam keramik berukuran besar sebagai tempat menyalakan api pada zaman kerajaan.

Bentuknya sederhana dan unik.

dinasti joseon, wisata sejarah, Jeonju, Kuil Gyeonggijeon, Mengunjungi Kuil Gyeonggijeon Peninggalan Dinasti Joseon di Jeonju

kuil Gyeonggijeon di peninggalan Dinasti Joseon di Kota Jeonju., Korea Selatan.

Hahm Hanhee, Direktur CICS (Center for Intangible Cultural Studies), saat mengantar ke Hanok Village Jeonju, tempat Kuil Gyeonggijeon, pada Selasa (22/9/2025) mengatakan bahwa Kuil Gyeonggijeon penuh dengan peninggalan cerita sejarah.

"Kuil ini adalah situs suci untuk menyimpan lukisan Raja Taejo (Yi Seong-gye), pendiri Dinasti Joseon, dan Jeonju adalah kampung halaman keluarga Yi," kata Hahm.

Dia juga menyebutkan bahwa sejumlah bangunan tua di Hanok direkonstruksi ulang agar tetap terjaga dan tidak mengalami kerusakan, termasuk Kuil Gyeonggijeon yang sangat bersejarah.

Sepanjang perjalanan di Hanok Village, terdapat toko-toko dengan bangunan lama, lengkap dengan beragam suvenir untuk oleh-oleh, penyewaan Hanbok, dan aksesorisnya.

Sepanjang area itu, wisatawan asing maupun domestik sibuk membuat konten, karena memang lokasinya sangat menarik.

Hahm mengatakan semua diupayakan sama seperti aslinya agar sejarahnya tidak hilang.

dinasti joseon, wisata sejarah, Jeonju, Kuil Gyeonggijeon, Mengunjungi Kuil Gyeonggijeon Peninggalan Dinasti Joseon di Jeonju

Seoarang wisatawan asal Indonesia, Alamsyah tengah berfoto bersama para penari tradisional Gugak di Hanok Village, Rabu (24/9/2025)

Kuil Gyeonggijeon dikelilingi pohon-pohon Ginkgo Biloba dengan daun hijau yang mirip kipas.

Warga Jeonju menyebut pohon Ginkgo sebagai pohon rambut gadis dan merupakan satu-satunya spesies yang masih hidup di Ginkgophyta, karena semua spesies lain telah punah.

Pohon ini juga diketahui mirip dengan fosil yang berusia 270 juta tahun yang lalu.

Kompas.com yang melihat langsung lokasi kuil yang disakralkan ini, menemukan di dalam bangunan kuil terdapat lukisan raja pertama Dinasti Joseon, bernama Taejo (1335-1408), yang nama aslinya adalah Yi Seong-gye.

Yi Seong-gye diketahui menggulingkan Dinasti Goryeo yang korup dan mendirikan Dinasti Joseon pada tahun 1392, yang merupakan salah satu dinasti terlama di Korea.

Sebelum menjadi raja, Yi Seong-gye adalah seorang jenderal militer yang berjaya.

dinasti joseon, wisata sejarah, Jeonju, Kuil Gyeonggijeon, Mengunjungi Kuil Gyeonggijeon Peninggalan Dinasti Joseon di Jeonju

kuil Gyeonggijeon di peninggalan Dinasti Joseon di Kota Jeonju., Korea Selatan.

Terlihat di kuil itu terdapat dua buah pedang yang panjangnya hampir dua meter berdiri di depan foto raja, dengan warna merah menyala dan gagang pedang berwarna marun.

"Baik lukisan maupun pedang raja yang diperlihatkan hanya merupakan replika saja, sementara yang aslinya disimpan di tempat yang baik dan aman," kata Hahm.

Lee Chong Min, yang menemani rombongan undangan CICS, mengatakan bahwa banyak yang datang ke Jeonju akan mengunjungi Hanok Village, dan Kuil Gyeonggijeon menjadi incaran.

"Mereka suka datang ke kuil karena banyak cerita sejarah tentang Korea," katanya.

Alamsyah, salah satu pengunjung dari Indonesia, mengatakan sangat senang melihat secara langsung kuil yang sering digunakan untuk membuat film-film drama Korea, terutama film-film kekaisaran.

"Yang keren di Korea adalah kebersihannya yang luar biasa dan harus dicontoh oleh pemerintah Indonesia. Pengelolaan sampah mereka sangat bagus," kata Alamsyah.

dinasti joseon, wisata sejarah, Jeonju, Kuil Gyeonggijeon, Mengunjungi Kuil Gyeonggijeon Peninggalan Dinasti Joseon di Jeonju

salah satu bangunan rumah tradisional berusia ribuan tahun yang lalu, masih dipertahankan di Hanok Vallage, Jeonju, Korea Selatan.

Alamsyah mengaku seperti mimpi bisa datang ke Korea.

"Selama ini hanya nonton drakor saja di televisi, saya merasa bahagia bisa melihat bangunan-bangunan bersejarah," kata Alamsyah.

Mengunjungi Kuil Gyeonggijeon di Jeonju cukup bersahabat, untuk anak-anak sebesar 1.000 won atau sekitar Rp 15.000, untuk remaja 2.000 won atau Rp 30.000, dan tiket untuk dewasa 3.000 won atau Rp 45.000.

Pengunjung terus berdatangan ke Kuil Gyeonggijeon yang bersejarah itu. Datanglah dan rasakan getaran kerinduan pada leluhur.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.