Putra Zinedine Zidane Pindah Warga Negara, Bela Timnas Aljazair
Luca Zidane, putra kedua dari legenda sepak bola Zinedine Zidane, resmi memilih untuk membela tim nasional Aljazair. FIFA mengonfirmasi keputusan tersebut pada Jumat (19/9/2025) melalui platform resmi perubahan asosiasi.
Penjaga gawang berusia 27 tahun itu sebelumnya tercatat sebagai pemain timnas junior Timnas Perancis dari level U16 hingga U20.
Luca Zidane bahkan ikut membawa Timnas Perancis menjuarai Piala Eropa U17 pada 2015.
Namun, karier internasionalnya bersama Les Bleus terhenti sebelum mencapai tim U21.
Langkah ini membawa Luca mengikuti jejak sang ayah yang juga memiliki kewarganegaraan ganda Perancis-Aljazair, meski Zinedine Zidane akhirnya memilih membela timnas Prancis dan menjadi salah satu ikon terbesar sepak bola negeri itu.
Kans Tampil di Piala Afrika 2025
Dengan bergabungnya Luca, Aljazair mendapatkan tambahan opsi di sektor kiper menjelang Piala Afrika (CAN) 2025 di Maroko, yang berlangsung pada 21 Desember 2025 hingga 18 Januari 2026.
Pelatih Vladimir Petkovic kini memiliki alternatif baru selain Anthony Mandrea maupun Moustapha Zeghba.
Luca berpotensi masuk dalam daftar skuad jika tampil konsisten di level klub beberapa bulan ke depan.
Selain itu, timnas Aljazair juga berada di jalur aman untuk memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
Situasi ini membuat Luca berpeluang besar tampil dalam dua turnamen bergengsi dalam kurun waktu berdekatan.
Situasi di Klub dan Jejak Keluarga Zidane
Luca Zidane saat ini bermain di Spanyol bersama Granada.
Pada musim 2024-2025, ia sempat menjadi starter namun kemudian mengalami cedera engkel pada Maret saat melawan Cordoba, dalam duel yang mempertemukannya dengan adiknya, Theo.
Musim baru 2025-2026, Luca turun pada empat laga awal liga, tetapi kemudian duduk di bangku cadangan pada pertandingan terakhir melawan Leganés. Granada kalah pada laga tersebut.
Nama Luca sempat dikaitkan dengan Paris FC pada bursa transfer musim panas, namun kepindahan itu urung terwujud.
Di sisi lain, tradisi sepak bola keluarga Zidane terus berlanjut.
Elyaz Zidane, adik bungsu Luca yang berusia 19 tahun, baru saja dipanggil memperkuat timnas Prancis U20 di Piala Dunia U20. Dengan demikian, keluarga Zidane kini memiliki wakil di dua tim nasional: Prancis dan Aljazair.
Riwayat Zinedine Zidane
Zidane dikenal sebagai salah satu gelandang terbaik sepanjang masa dengan visi permainan, kontrol bola, serta kemampuan teknis luar biasa.
Karier profesionalnya dimulai di AS Cannes sebelum bersinar bersama Girondins de Bordeaux.
Nama Zidane mendunia setelah bergabung dengan Juventus pada 1996. Bersama klub Italia itu, ia meraih dua gelar Serie A dan tampil di dua final Liga Champions.
Gelandang timnas Perancis, Zinedine Zidane (dua dari kiri), mencium trofi Piala Dunia FIFA. Pada laga final Piala Dunia 1998 yang digelar di Stadion Stade de France, Saint-Denis, pada 12 Juli 1998, Perancis berhasil mengalahkan Brasil dengan skor 3-0. Ini adalah gelar Piala Dunia perdana timnas Perancis.
Pada 2001, ia pindah ke Real Madrid dengan rekor transfer dunia saat itu, 77,5 juta Euro.
Bersama Los Blancos, Zidane menjadi ikon Galacticos, memenangi Liga Champions 2002 lewat gol voli spektakuler ke gawang Bayer Leverkusen.
Di level tim nasional, Zidane mengantarkan Prancis juara Piala Dunia 1998 dengan dua gol di final melawan Brasil, serta menjuarai Euro 2000.
Ia juga membawa Prancis ke final Piala Dunia 2006, meski kariernya berakhir dengan kartu merah dalam laga pamungkas melawan Italia.
Sebagai pelatih, Zidane mencetak sejarah bersama Real Madrid dengan meraih tiga gelar Liga Champions berturut-turut (2016–2018).
Kombinasi kejayaan sebagai pemain dan pelatih menegaskan reputasinya sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah sepak bola dunia.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.