Athletic Club Vs Arsenal: Sakit Hati di Liga Champions Lecut Gunners

Arsenal, liga champions, Athletic Bilbao, UEFA Champions League, Jadwal Liga Champion, Champions League, liga champions uefa, Athletic Club, jadwal Liga Champions, Liga Champion, Athletic Bilbao vs Arsenal, athletic club vs arsenal, Athletic Club Vs Arsenal: Sakit Hati di Liga Champions Lecut Gunners

Jelang lawatan ke markas Athletic Club di Bilbao dalam laga Liga Champions, Arsenal meyakini rasa sakit hati bisa mendorong kepada raihan prestasi.

Pertandingan League Phase Liga Champions 2025-2026 antara Athletic Club vs Arsenal bakal dilangsungkan di Stadion San Mames, Selasa (16/9/2025) pukul 23.45 WIB.

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan bahwa kekecewaan timnya di Liga Champions musim lalu akan menjadi bahan bakar tambahan bagi pasukannya. 

Arsenal harus mengubur mimpi jadi juara Liga Champions untuk kali pertama setelah disingkirkan Paris Saint-Germain di babak semifinal.

Dalam perjalanan ke semifinal, The Gunners raihan Arteta sempat menuai kemenangan meyakinkan atas kampiun 14 kali Liga Champions, Real Madrid, pada babak 8 besar.

"Anda mengambil banyak pelajaran dari itu, rasanya menyakitkan karena ini tentang ekspektasi yang kami bangun dan keyakinan nyata yang kami miliki di dalam klub, di dalam tim, bahwa kami bisa melangkah sampai akhir," ujar Arteta dalam konferensi pers jelang pertandingan kontra Athletic Club.

"Kami menunjukkan konsistensi dan kualitas yang sangat tinggi sepanjang kompetisi dan (kami akan) belajar dari itu dan mencoba menjadi lebih baik," tutur Arteta menambahkan.

Arteta menekankan bahwa untuk menaklukkan Liga Champions, ada banyak faktor yang harus berjalan sempurna.

"(Kami belajar) bahwa kami cukup bagus, bahwa kami bisa bersaing melawan siapa pun pada harinya, dan di atas itu semua, segalanya juga harus berpihak pada Anda," ucapnya.

"Anda perlu memiliki skuad penuh yang tersedia saat memasuki momen paling krusial di musim ini, lalu bola harus masuk di waktu yang tepat, atau (Anda harus mendapatkan) keputusan yang tepat, karena marginnya sangat kecil," kata pelatih asal Spanyol tersebut.

Arsenal pernah mencapai final Liga Champions pada 2006, namun takluk dari Barcelona. Terakhir kali The Gunners mengangkat trofi prestisius adalah di Piala FA 2020.

Dalam lawatan ke Bilbao, Arteta memastikan beberapa pilar utama tidak bisa dimainkan di Bilbao, termasuk Gabriel Saliba, Kai Havertz, Martin Odegaard, Ben White, dan juga winger andalan Bukayo Saka.

Di pos kiper, Arteta kemungkinan besar bakal mengandalkan David Raya, sosok yang direkrutnya pada 2023.

Keputusan merekrut Raya dan menjadikannya sebagai kiper utama, menggantikan Aaron Ramsdale, jadi salah satu langkah berani Arteta sebagai pelatih Arsenal. 

Arsenal, liga champions, Athletic Bilbao, UEFA Champions League, Jadwal Liga Champion, Champions League, liga champions uefa, Athletic Club, jadwal Liga Champions, Liga Champion, Athletic Bilbao vs Arsenal, athletic club vs arsenal, Athletic Club Vs Arsenal: Sakit Hati di Liga Champions Lecut Gunners

Viktor Gyokeres merayakan mencetak gol ketiga timnya dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Arsenal vs Leeds United di Stadion Emirates di London pada 23 Agustus 2025. (Foto oleh HENRY NICHOLLS / AFP)

Keyakinan The Gunners 

Raya kini menjawab keraguan dengan catatan 100 penampilan dan 42 clean sheet bersama Arsenal, sebuah rekor yang menegaskan statusnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di Eropa saat ini.

"Saat saya datang ke Arsenal ada banyak kegaduhan, banyak pembicaraan, dan itu bisa dimengerti," kata Raya.

"Memiliki Aaron, yang merupakan kiper luar biasa, dan tiba-tiba semuanya berubah begitu saja, jelas media akan ribut, dan ada beberapa pertandingan di mana saya bisa tampil lebih baik," tuturnya menjelaskan.

"Semua orang pernah tampil buruk dan kegaduhan itu mulai makin besar, saya hanya harus fokus pada diri saya sendiri dan hal-hal yang bisa saya kendalikan," ujar Raya.

"Di luar lapangan saya pada dasarnya hanya mencoba untuk tak menghiraukan," katanya.

Raya juga menegaskan bahwa Arsenal kini punya kapasitas untuk menembus puncak Eropa.

"Kami punya keyakinan, kami ingin menang, kami adalah Arsenal dan kami bermain untuk menang," katanya.

"Itu yang ingin kami lakukan dan itu alasan kami bermain sepak bola, tap ini perjalanan panjang, musim yang panjang, di Liga Champions dan di Premier League," ucapnya menjelaskan.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.