Wamen Stella Christie Imbau Orangtua Jangan Beri Gadget Saat Anak Makan, Mengapa?

penggunaan gadget pada anak, stella christie, bahaya anak makan sambil main hp, wamen stella christie, penggunaan gadget saat anak makan, penggunaan gadget saat makan, anak makan sambil main gadget, main gadget sambil makan, Wamen Stella Christie Imbau Orangtua Jangan Beri Gadget Saat Anak Makan, Mengapa?, Dampak buruk anak makan sambil main gadget, Bicara dengan anak bisa tingkatkan kecerdasan, Momen makan jadi ruang interaksi, Peran keluarga dalam membangun budaya STEM

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Stella Christie, Ph.D., mengimbau orangtua tidak memberikan gadget kepada anak saat waktu makan. 

Menurutnya, kebiasaan tersebut justru dapat berdampak negatif pada perkembangan anak, baik secara kognitif maupun sosial.

“Ada satu tips yang sangat penting untuk orangtua, yaitu stop memberikan media digital kepada anak waktu mereka makan. Ini anjuran berdasarkan riset yang buktinya sudah banyak,” jelas Stella dalam Panel Diskusi Jagat Literasi yang jadi bagian dari perayaan HUT Ke-30 Kompas.com di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025).

Dampak buruk anak makan sambil main gadget

penggunaan gadget pada anak, stella christie, bahaya anak makan sambil main hp, wamen stella christie, penggunaan gadget saat anak makan, penggunaan gadget saat makan, anak makan sambil main gadget, main gadget sambil makan, Wamen Stella Christie Imbau Orangtua Jangan Beri Gadget Saat Anak Makan, Mengapa?, Dampak buruk anak makan sambil main gadget, Bicara dengan anak bisa tingkatkan kecerdasan, Momen makan jadi ruang interaksi, Peran keluarga dalam membangun budaya STEM

Wamen Stella Christie imbau orangtua hentikan kebiasaan memberi gadget saat anak makan, salah satunya karena bisa turunkan kemampuan berpikir.

Stella mengatakan, penggunaan gadget di meja makan bukan hanya persoalan kebiasaan, tapi juga berkaitan dengan kemampuan berpikir anak.

“Kebiasaan ini bisa menurunkan kemampuan anak dalam berpikir secara keseluruhan. Jadi kalau masih dilakukan, kita membiarkan anak-anak menghabiskan waktunya hanya untuk dunia digital,” kata Stella. 

Ia mengingatkan, orangtua perlu menyadari bahwa masa pertumbuhan anak adalah momen penting untuk merangsang keterampilan berpikir kritis. 

Namun, jika anak terbiasa pasif hanya menatap layar saat makan, kesempatan itu akan hilang.

Bicara dengan anak bisa tingkatkan kecerdasan

penggunaan gadget pada anak, stella christie, bahaya anak makan sambil main hp, wamen stella christie, penggunaan gadget saat anak makan, penggunaan gadget saat makan, anak makan sambil main gadget, main gadget sambil makan, Wamen Stella Christie Imbau Orangtua Jangan Beri Gadget Saat Anak Makan, Mengapa?, Dampak buruk anak makan sambil main gadget, Bicara dengan anak bisa tingkatkan kecerdasan, Momen makan jadi ruang interaksi, Peran keluarga dalam membangun budaya STEM

Wamen Stella Christie imbau orangtua hentikan kebiasaan memberi gadget saat anak makan, salah satunya karena bisa turunkan kemampuan berpikir.

Lebih lanjut, perempuan 46 tahun itu menuturkan, salah satu cara paling sederhana untuk meningkatkan kecerdasan anak adalah dengan berbicara langsung dengan mereka.

“Berdasarkan sains, salah satu hal yang paling bisa memintarkan anak yaitu berbicara dengan anak. Semakin banyak berbicara dengan anak, semakin meningkatkan kemampuan matematikanya,” jelas Stella.

Ia menambahkan, interaksi lisan antara orangtua dan anak terbukti memiliki manfaat besar. 

Berbeda dengan saat anak diberikan gadget, mereka justru kehilangan kesempatan untuk melatih kemampuan komunikasi sekaligus logika berpikir.

“Ini dijamin sudah ada banyak penelitiannya. Kalau anak waktu makannya hanya diberi lihat gadget maka mereka tidak bisa berbicara dengan siapa-siapa, padahal bicara bisa mencerdaskan mereka,” tuturnya.

Momen makan jadi ruang interaksi

penggunaan gadget pada anak, stella christie, bahaya anak makan sambil main hp, wamen stella christie, penggunaan gadget saat anak makan, penggunaan gadget saat makan, anak makan sambil main gadget, main gadget sambil makan, Wamen Stella Christie Imbau Orangtua Jangan Beri Gadget Saat Anak Makan, Mengapa?, Dampak buruk anak makan sambil main gadget, Bicara dengan anak bisa tingkatkan kecerdasan, Momen makan jadi ruang interaksi, Peran keluarga dalam membangun budaya STEM

Wamen Stella Christie imbau orangtua hentikan kebiasaan memberi gadget saat anak makan, salah satunya karena bisa turunkan kemampuan berpikir.

Guru Besar di Tsinghua University, Beijing, China, itu juga menekankan pentingnya menjadikan waktu makan sebagai sarana memperkuat hubungan keluarga. 

Menurutnya, momen sederhana ini seharusnya diisi dengan obrolan ringan yang bisa mempererat ikatan emosional sekaligus mengasah kecerdasan anak.

“Ajaklah anak bercerita atau berbicara dengan orangtua, selain jadi momen mendekatkan relasi juga baik untuk kecerdasan mereka,” kata Stella.

Maka dari itu, waktu makan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga media pendidikan informal yang sangat efektif di rumah.

Peran keluarga dalam membangun budaya STEM

penggunaan gadget pada anak, stella christie, bahaya anak makan sambil main hp, wamen stella christie, penggunaan gadget saat anak makan, penggunaan gadget saat makan, anak makan sambil main gadget, main gadget sambil makan, Wamen Stella Christie Imbau Orangtua Jangan Beri Gadget Saat Anak Makan, Mengapa?, Dampak buruk anak makan sambil main gadget, Bicara dengan anak bisa tingkatkan kecerdasan, Momen makan jadi ruang interaksi, Peran keluarga dalam membangun budaya STEM

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Stella Christie, Ph.D. hadir dalam perayaan HUT ke-30 Kompas.com, Jagat Literasi, yang digelar di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Senin (15/9/2025).

Tak hanya itu, Stella juga menyoroti pentingnya penerapan budaya STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) sejak dini. 

Ia menilai, proses pembelajaran tidak bisa hanya diserahkan kepada sekolah, tapi juga harus dimulai dari rumah.

“Budaya penerapan STEM ini harus dimulai dari rumah, meskipun di luar itu guru juga berperan sangat penting,” kata Stella.

Menurut Stella, pola komunikasi yang sehat di dalam keluarga adalah fondasi penting untuk melahirkan generasi yang kritis, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Sebagai informasi, Kompas.com memasuki usia ke-30 yang jatuh pada Minggu (14/9/2025). Rangkaian perayaan hari ulang tahun (HUT), berupa ziarah ke makam para pendiri Kompas-Gramedia, Jakob Oetama dan PK Ojong. 

Sebelumnya pada Sabtu (13/9/2025), digelar pula ziarah ke beberapa rekan kerja yaitu ke makam Ervan Hardoko, Muhammad Latief, dan Kurnia Sari Aziza. 

Puncak acara pada Senin (15/9/2025), digelar Festival HUT berupa Obrolan Newsroom On Stage dan LiteraTalk yang merupakan bagian dari Jagat Literasi, serta Awarding Kolumnis. 

Acara pamungkas, Bersuka Ria, menjadi kemeriahan pada Senin malam. Keseluruhan rangkaian perayaan HUT Kompas.com ini merupakan hasil kerja sama bersama Riady Foundation, ParagonCorp, dan Blibli. Juga didukung oleh Kita Bisa dan Gramedia. 

Sementara itu, misi Jagat Literasi di Perbatasan Ekspedisi dari Kata ke Nyata Kompas.com hadir melalui inisiatif Jagat Literasi untuk merayakan HUT ke-30 Kompas.com. 

Relawan mengajarkan literasi media dan literasi baca di 20 sekolah yang tersebar di Banten, Jawa Tengah, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Utara, dan DKI Jakarta. 

Selain mengajar, mereka menyalurkan donasi buku anak dengan target 10.000 eksemplar agar siswa di berbagai daerah bisa mendapatkan bacaan yang layak. Ekspedisi Kata ke Nyata didukung gerakan STEM Indonesia Cerdas dari Riady Foundation, serta ParagonCorp, dan Gramedia.

Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.