Amorim Setara Pelatih Terburuk Premier League Usai Chelsea vs Man United

– Kekalahan tipis 0-1 dari Chelsea di Stamford Bridge pada Jumat (16/5/2025) menjadi pukulan terbaru dalam musim Premier League yang mengecewakan bagi Manchester United dan pelatih mereka, Ruben Amorim.
Pelatih Ruben Amorim tetap menurunkan tim kuat di laga Chelsea vs Man United menjelang final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur pada medio pekan.
Sundulan Marc Cucurella di babak kedua menjadi pembeda dalam laga tersebut, dan memperpanjang rentetan buruk Manchester United yang kini tanpa kemenangan dalam delapan laga liga terakhir (D2 L6).
Angka ini bahkan lebih buruk dari Paul Jewell yang mencatatkan rata-rata 0,94 poin per laga saat menangani Derby County di musim tragis 2007-08, ketika mereka finis di dasar klasemen dengan hanya 11 poin tanpa satu pun kemenangan, catatan angka terburuk sepanjang sejarah kompetisi.
Musim ini akan tercatat dalam sejarah sebagai kali pertama Manchester United gagal meraih dua kemenangan beruntun sepanjang keikutsertaan mereka di era Premier League.
Selain itu, 18 kekalahan yang diderita merupakan jumlah terbanyak sejak musim 1973/74 — musim yang menandai degradasi terakhir United dari kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Amorim: “Kami Kurang Fokus”
Berbicara kepada BBC Match of the Day seusai kekalahan dari Chelsea, Ruben Amorim mencoba memberi penjelasan. Ia menilai timnya tampil kompetitif, namun kehilangan konsentrasi di momen krusial.
“Saya pikir kami memulai pertandingan dengan baik. Tapi di sepertiga akhir lapangan kami harusnya lebih agresif. Kami menghadapi laga dengan cara tepat, tapi hari ini kami sedikit kurang beruntung,” kata Amorim.
Fokus ke Final Liga Europa
Dengan performa liga yang berada di titik nadir, final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur kini menjadi satu-satunya kesempatan Amorim menyelamatkan musim pertamanya di Inggris.
Namun, jika performa inkonsisten dan tren negatif ini terus berlanjut, masa depan Ruben Amorim di Old Trafford akan menjadi tanda tanya besar — bahkan jika ia berhasil meraih gelar Eropa.