Pesan Tegas Marco Giampaolo demi Emil Audero dkk Bertahan di Serie A

Cremonese, Lazio, Emil Audero, Serie A, Marco Giampaolo, Pesan Tegas Marco Giampaolo demi Emil Audero dkk Bertahan di Serie A

Marco Giampaolo memberi komentar tentang kekalahan Cremonese melawan Lazio pada pekan ke-35 Serie A Liga Italia 2025-2026.

Pertandingan Cremonese vs Lazio yang digelar di Stadion Giovani Zini, Senin (4/5/2026) malam WIB berakhir dengan skor 1-2.

Cremonese sebenarnya mampu unggul terlebih dahulu melalui Federico Bonazzoli (29') sebelum dibalas dua gol Lazio lewat Gustav Isakseen (53') dan Tijjani Noslin (90+2').

Kekalahan ini cukup merugikan bagi Emil Audero dkk yang masih berjuang keluar dari zona degradasi.

Cremonese saat ini masih menghuni peringkat ke-18 dengan koleksi 28 poin, tertinggal empat poin dari Lecce yang berada di peringkat ke-17.

Masih ada tiga pertandingan tersisa yang wajib dimenangkan oleh Cremonese jika ingin bertahan di Serie A untuk musim depan.

Kekalahan yang Sulit Diterima

Seusai pertandingan, Marco Giampaolo berbicara tentang kekalahan ke-19 yang diraih tim asuhannya pada musim ini.

Giampaolo menilai kekalahan ini sulit untuk diterima dan menjadi tanggung jawab besar bagi tim besutannya untuk meraih hasil maksimal di sisa kesempatan.

“Saya bisa berbicara dari pengalaman saya dan enam pertandingan terakhir. Kekalahan ini tidak dapat diterima, terlepas dari kesalahan yang kami buat, kejernihan pikiran kami, dan beban tanggung jawab yang besar," ujarnya dikutip dari Tutto Mercato Web.

Cremonese, Lazio, Emil Audero, Serie A, Marco Giampaolo, Pesan Tegas Marco Giampaolo demi Emil Audero dkk Bertahan di Serie A

Emil Audero melakukan penyelamatan di hadapan Niclas Fuellkrug (bawah) dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Cremonese vs AC Milan di Stadion Giovanni Zini di Cremona, Italia bagian utara pada 1 Maret 2026. (Foto oleh Piero CRUCIATTI / AFP)

Giampaolo juga memahami tekanan besar yang diterima Cremonese imbas kekalahan yang terus diraih dan penurunan klasemen.

Apalagi, ia melihat perjuangan keras anak asuhnya di setiap laga kendati hasil belum berpihak ke mereka.

"Tim baru saja melewati periode panjang kekecewaan, kesulitan, dan penurunan peringkat di klasemen. Kekalahan ini menyakitkan; para pemain telah memberikan yang terbaik dan pulang dengan kelelahan," sambungnya.

Pesan Marco Giampaolo

Dengan tiga laga tersisa, Marco Giampaolo hanya berpesan kepada tim besutannya untuk berjuang sampai akhir.

"Kita harus berjuang sampai akhir, sampai kepastian matematis memungkinkan kita," ujarnya.

Fokusnya kini adalah mengembalikan moral tim dan tetap yakin Cremonese bisa berbuat banyak di sisa laga musim ini.

"Tugas saya akan fokus pada hal ini: mengembalikan moral tim ke level yang wajar." 

"Sepak bola selalu menyimpan kejutan besar; lihat saja Juventus tadi malam, ketika mereka gagal mengalahkan Verona," tambahnya.

Cremonese masih menyimpan tiga laga sisa melawan Cremonese dan Como 1907 di kandang, serta Udinese di laga tandang.

Sementara itu, Lecce akan menjamu Juventus dan Genoa, serta bertandang ke Sassuolo.

Dengan gap empat poin dari Lecce, Cremonese setidaknya wajib menyapu bersih tiga laga dengan kemenangan jika ingin tetap aman. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang