Profesi Lama Giorgio Antonio Terungkap, Klaim CEO Lagi-lagi Diragukan Netizen
Sosok Giorgio Antonio kembali menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial. Di tengah sorotan terhadap kedekatannya dengan Sarwendah, publik kini ramai mengulik berbagai informasi mengenai latar belakang pria yang belakangan mengaku sebagai CEO tersebut.
Rupanya, pria berbadan kekar tersebut pernah menjadi binaragawan yang diketahui dari videonya yang kembali viral. Profesi dan klaimnya sebagai CEO juga kembali menjadi perdebatan usai muncul klarifikasi resmi dari sebuah perusahaan yang sebelumnya dikaitkan dengan dirinya.
Pernah Jadi Binaragawan, Video Lama Kembali Viral
Sebelum ramai diperbincangkan karena kedekatannya dengan Sarwendah, Giorgio Antonio ternyata pernah aktif di dunia kebugaran. Fakta tersebut terungkap setelah sejumlah video lama dirinya mengikuti kompetisi binaraga kembali beredar luas di media sosial.
Dalam video yang ramai dibagikan pengguna TikTok, Giorgio diketahui pernah tampil dalam ajang bodybuilding tingkat Asia, Musclemania Asia 2022 yang berlangsung di Singapura. Saat itu ia tampil di atas panggung dengan memperlihatkan hasil latihan fisiknya di hadapan juri dan penonton.
Aktivitas tersebut sebenarnya tidak terlalu mengejutkan bagi pengikut media sosialnya. Selama ini Giorgio memang cukup sering membagikan rutinitas olahraga dan gaya hidup sehat yang dijalaninya. Bahkan beberapa waktu lalu ia juga sempat mengunggah momen berolahraga bersama Sarwendah.
Namun, kemunculan kembali video kompetisi tersebut justru memunculkan gelombang komentar baru dari netizen yang sedang ramai mengulik latar belakang pria tersebut.
"CEO itu harusnya jadi sponsor bukan malah ikut jadi peserta," kata netizen di kolom komentar. "Ohhh yang dimaksud PT itu mungkin beliau pernah jadi Personal Trainer di gym2," celetuk yang lainnya.
Pengakuan sebagai CEO Sempat Jadi Perbincangan
Perhatian publik terhadap Giorgio semakin besar setelah dirinya beberapa kali menyebut berstatus sebagai CEO dalam siaran langsung di media sosial.
Kala itu, banyak netizen mempertanyakan perusahaan yang dipimpinnya. Menanggapi pertanyaan tersebut, Giorgio mengaku memiliki beberapa perusahaan atas namanya dan meminta publik mencari informasi tersebut secara mandiri.
"Yang nanya saya CEO PT apa bisa cek aja. Itu kalau PT PT atas nama saya sudah ada beberapa kamu bisa cek. Cara ceknya cari tau sendiri ada beberapa PT kok kemarin baru aja nyelesaiin pajak. Jadi ada beberapa PT cari tau aja cara ceknya," ujarnya dikutip dari potongan video livenya beberapa waktu lalu.
Pernyataan tersebut justru memicu rasa penasaran yang lebih besar. Sejak saat itu, berbagai informasi mengenai bisnis dan latar belakang Giorgio mulai ramai dicari netizen.
Klaim Memiliki 2.000 Toko Ikut Jadi Sorotan
Selain status CEO, pernyataan Giorgio mengenai bisnis yang dimilikinya juga sempat menjadi perbincangan luas di media sosial. Dalam sebuah siaran langsung, Giorgio memperkenalkan produk bernama Careso yang disebut telah dipasarkan di sejumlah negara Asia Tenggara seperti Singapura, Brunei Darussalam, dan Malaysia.
Ia juga mengungkapkan skala distribusi produknya yang disebut telah menjangkau ribuan toko. "Buat kalian yang belum kenal saya, malam ini saya baru launching produk. Sudah ada di Singapura, Brunei Darussalam, Malaysia. Kurang lebih kita ada toko kurang lebih 2.000 toko," kata dia.
Pernyataan tersebut kemudian menjadi salah satu topik yang paling banyak dibahas netizen bersamaan dengan berbagai klaim lain mengenai latar belakang bisnisnya.
PT GLI Bantah Giorgio Antonio CEO dan Pemilik Perusahaan
Di tengah ramainya perbincangan tersebut, muncul perkembangan terbaru yang kembali menghebohkan publik. PT Global Loyalty Indonesia (GLI) secara resmi memberikan klarifikasi terkait nama Giorgio Antonio yang selama ini sering dikaitkan dengan perusahaan tersebut.
Melalui unggahan resmi di akun Instagram perusahaan, PT GLI menegaskan bahwa Giorgio Antonio Chandra bukan CEO maupun pemilik perusahaan.
“Menanggapi berita yang beredar di media sosial berkenaan dengan terdapat berita hoax Saudara Giorgio Antonio Chandra adalah CEO/Pemilik PT Global Loyalty Indonesia (GLI), kami menginformasikan bahwa hal tersebut tidak benar,” tulis pihak GLI.
Perusahaan juga menegaskan bahwa Giorgio tidak memiliki hubungan struktural maupun kepemilikan saham di perusahaan tersebut.
“Saudara Giorgio Antonio Chandra tidak memiliki hubungan struktural maupun kepemilikan saham di GLI,” lanjut pernyataan tersebut.
Pihak perusahaan kemudian menjelaskan bahwa kehadiran Giorgio di lingkungan kantor GLI yang sempat beredar di media sosial terjadi karena dirinya hanya datang sebagai tamu undangan dalam sebuah acara yang digelar tahun lalu.
Klarifikasi tersebut langsung menjadi perhatian publik karena selama ini banyak unggahan media sosial yang mengaitkan Giorgio dengan posisi CEO perusahaan tersebut.
Netizen Minta Giorgio Buka Suara
Setelah klarifikasi PT GLI beredar, kolom komentar media sosial kembali dipenuhi berbagai tanggapan netizen. Sebagian meminta agar Giorgio memberikan penjelasan langsung terkait perusahaan yang dimaksud dalam pernyataannya selama ini.
"Baguanya sih yang bersangkutan ngomong langsung, klarifikasi dia CEO dari perusahaan apa biar ga ada simpang siur berita," tulis akun kata netizen. "Kebanyakan nonton dracin sih," celetuk yang lainnya.
Hingga kini, perbincangan mengenai Giorgio Antonio masih terus bergulir di media sosial. Mulai dari masa lalunya sebagai binaragawan, klaim bisnis yang pernah disampaikan, hingga klarifikasi PT GLI, seluruhnya menjadi rangkaian isu yang membuat nama kekasih Sarwendah tersebut terus menjadi sorotan publik.