Kemhan Tambah Kuota Komcad ASN, Sebanyak 2.300 Pegawai Siap Jalani Latihan Dasar Militer Gelombang II

Kemenhan melaksanakan kegiatan penetapan komponen cadangan (komcad), Kuota Ditambah untuk Kejar Target 4.000 ASN Komcad, Materi Pelatihan Melibatkan Berbagai Satuan TNI, Lokasi Pelatihan Berpotensi Berubah, ASN Diharapkan Tingkatkan Semangat Pengabdian, Ribuan ASN Telah Menuntaskan Gelombang Pertama
Kemenhan melaksanakan kegiatan penetapan komponen cadangan (komcad)

 Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan pelaksanaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) gelombang II bagi aparatur sipil negara (ASN) calon Komponen Cadangan (Komcad) akan digelar pada Agustus 2026. Pada tahap kedua ini, Kemhan menyiapkan kuota sebanyak 2.300 peserta, lebih banyak dibandingkan rencana awal yang hanya 2.000 orang.

Penambahan kuota tersebut dilakukan untuk memenuhi target pembentukan Komcad ASN tahun 2026 yang ditetapkan mencapai 4.000 orang. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat komponen pendukung pertahanan negara melalui peningkatan kapasitas dan kedisiplinan aparatur sipil negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto mengatakan pihaknya telah menyiapkan seluruh kebutuhan untuk pelaksanaan pelatihan gelombang kedua yang akan berlangsung selama sekitar satu setengah bulan.

“Bulan Agustus nanti kita akan laksanakan untuk yang tahap kedua sejumlah 2.300 selama satu setengah bulan,” kata Donny usai upacara penutupan Latsarmil gelombang I di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat.

Kuota Ditambah untuk Kejar Target 4.000 ASN Komcad

Menurut Donny, penambahan jumlah peserta menjadi 2.300 orang dilakukan sebagai langkah untuk memastikan target pembentukan 4.000 ASN Komcad pada tahun ini dapat tercapai.

Sebelumnya, Kemhan telah menyelesaikan pelatihan dasar militer gelombang pertama yang diikuti oleh 1.758 ASN dari berbagai instansi pemerintah.

Dengan tambahan peserta pada gelombang kedua, jumlah ASN yang mengikuti program Komcad pada 2026 diproyeksikan melampaui target awal yang telah ditetapkan.

Program Komcad sendiri merupakan bagian dari sistem pertahanan negara yang melibatkan warga negara untuk memperkuat komponen pertahanan apabila diperlukan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Materi Pelatihan Melibatkan Berbagai Satuan TNI

Dalam pelaksanaan Latsarmil gelombang II, Kemhan kembali akan menggandeng sejumlah satuan TNI sebagai penyelenggara pelatihan.

Materi yang diberikan tidak hanya mencakup pelatihan fisik dan keterampilan dasar kemiliteran, tetapi juga pembentukan karakter serta penguatan wawasan kebangsaan.

Beberapa materi yang akan diterima peserta antara lain:

  • Latihan dasar kedisiplinan militer
  • Praktik menembak
  • Simulasi operasi militer
  • Pendidikan nasionalisme
  • Penguatan wawasan kebangsaan
  • Pembentukan karakter dan disiplin kerja

Menurut Donny, secara umum materi pelatihan yang diberikan pada gelombang kedua tidak akan berbeda jauh dengan pelaksanaan gelombang pertama.

Lokasi Pelatihan Berpotensi Berubah

Meski materi yang diberikan relatif sama, Kemhan membuka kemungkinan adanya perubahan lokasi maupun satuan TNI yang terlibat dalam pelatihan gelombang kedua.

Hal tersebut disesuaikan dengan kebutuhan operasional masing-masing satuan yang juga memiliki tugas dan tanggung jawab lain di lapangan.

“Mungkin akan ada penambahan, ada pengurangan tempat pelatihan. Karena kan dinamikanya sangat tinggi, satuan kerja ini juga melaksanakan tugas-tugas,” ujar Donny.

Kemhan akan menentukan lokasi pelatihan berdasarkan kesiapan satuan dan kebutuhan penyelenggaraan program pada saat pelaksanaan nanti.

ASN Diharapkan Tingkatkan Semangat Pengabdian

Selain memberikan pengetahuan dasar kemiliteran, program Latsarmil juga diharapkan mampu membentuk karakter ASN yang lebih disiplin, tangguh, dan memiliki semangat pengabdian yang tinggi kepada masyarakat.

Donny berharap para ASN yang telah mengikuti pelatihan Komcad dapat membawa nilai-nilai kedisiplinan dan nasionalisme ke lingkungan kerja masing-masing setelah kembali bertugas.

Menurutnya, pelatihan tersebut bukan semata-mata bertujuan memberikan kemampuan dasar pertahanan negara, tetapi juga memperkuat etos kerja aparatur pemerintah dalam menjalankan pelayanan publik.

Ribuan ASN Telah Menuntaskan Gelombang Pertama

Sebelumnya, sebanyak 1.758 ASN telah menyelesaikan program Latsarmil Komcad gelombang pertama yang digelar di sejumlah fasilitas pendidikan militer milik TNI.

Pelatihan tersebut dilaksanakan di berbagai satuan, di antaranya:

  • Pusat Pendidikan Kesehatan (Pusdikkes)
  • Skadron Pendidikan (Skadik) 301
  • Pusat Bahasa TNI Angkatan Udara (Pusbahasa TNI AU)
  • Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya
  • Pasukan Marinir (Pasmar) 1 Cilandak

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dasar militer, para ASN peserta Komcad gelombang pertama telah dikembalikan ke instansi masing-masing untuk melanjutkan tugas sebagai aparatur negara.

Kemhan menargetkan pelaksanaan gelombang kedua pada Agustus mendatang dapat berjalan lancar sehingga pembentukan Komcad ASN tahun 2026 dapat terealisasi sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah.