ASN Digembleng Militer 1,5 Bulan mulai April 2026, Apa Saja Materi Komcad?
Sebanyak 2.000 aparatur sipil negara (ASN) akan mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) mulai April 2026.
Program ini merupakan gelombang pertama dari total 4.000 kuota yang disiapkan Kementerian Pertahanan (Kemenhan) bagi kementerian dan lembaga yang ingin mengirimkan pegawainya.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemenhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyampaikan, pelatihan tahap awal akan digelar di sejumlah fasilitas pendidikan militer.
"Pelaksanaan pelatihan gelombang pertama direncanakan berlangsung di beberapa lokasi pendidikan, antara lain di Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, dan Pasmar 1," kata Rico, dikutip dari Antara, Kamis (26/2/2026).
Rico menjelaskan, peserta dari kalangan ASN akan mendapatkan pembekalan dasar-dasar kemiliteran, baik teori di kelas maupun praktik di lapangan.
Rencananya, ASN yang masuk gelombang pertama akan mengikuti pelatihan sekitar 1,5 bulan.
Setelah 2.000 ASN mengikuti gelombang pertama, jumlah yang sama akan kembali diberangkatkan pada pertengahan 2026 sebagai gelombang kedua.
Materi Pelatihan Komcad untuk ASN
Dilansir dari Antara, Kamis, Korps Marinir TNI AL sudah menyiapkan materi untuk ASN yang mengikuti pelatihan Komcad.
Materi yang disiapkan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan senjata, tetapi juga penanaman nilai bela negara.
Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel (Mar) Rana Karyana menyebutkan sejumlah pokok pembelajaran yang telah disusun bagi ASN peserta Komcad.
Materi tersebut mencakup:
- Pembinaan mental rohani
- Penguatan ideologi dan nilai dasar bela negara,
- Pembinaan mental perjuangan
- Peningkatan pengetahuan dan keterampilan
- Peraturan militer dasar seperti:
- PBB
- Penghormatan militer
- Tata upacara militer
- Peraturan dinas militer
- Pengetahuan hukum
- Pengenalan senjata
- Kebaharian
- Daerah wilayah pertahanan laut.
Tak hanya itu, Korps Marinir juga menyiapkan materi khas satuannya, yakni:
- Penanaman karakter disiplin tinggi dan loyalitas
- Pembentukan mental pantang menyerah dan adaptif terhadap tekanan
- Dasar-dasar bertahan hidup
- Ketahanan lapangan serta pengetahuan tentang soliditas tim (esprit de corps)
- Penanaman nilai kehormatan dan tanggung jawab.
Dari sisi sarana, Korps Marinir memastikan kesiapan fasilitas seperti lapangan latihan, barak, ruang kelas, hingga dukungan tenaga medis.
Meski menggunakan standar pelatihan militer, pola pembelajaran akan disesuaikan dengan latar belakang peserta yang berasal dari unsur sipil.
"Akan ada penyesuaian pada aspek kenyamanan dan keamanan, mengingat peserta berasal dari unsur sipil," jelas Rana.
Tidak Semua ASN Jadi Komcad
Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini menegaskan bahwa tidak seluruh ASN dapat otomatis menjadi bagian dari Komcad.
Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sesuai ketentuan perundang-undangan serta kuota dari Kemenhan.
“Tidak semua pegawai ASN itu bisa menjadi Komcad. Ada persyaratan-persyaratan di dalam undang-undang,” ujar Rini di Gedung Kementerian PAN-RB, Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa (24/2/2026).
"Dari Kementerian Pertahanan pun ada kuota-kuotanya. Jadi, tidak semuanya. Ada persyaratannya," sambungnya.
Ia menambahkan, minat secara sukarela saja tidak cukup bila tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.
“Untuk sukarela, kalau dia enggak memenuhi syarat juga enggak bisa, gitu,” katanya.
ASN yang lolos persyaratan nantinya akan mengikuti pelatihan sekitar 30 hingga 45 hari.
Kebijakan partisipasi ASN dalam Komcad sendiri telah diatur melalui Surat Edaran Menteri PANRB Nomor 27 Tahun 2021 yang diteken saat itu oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo.
“Memang sudah ada SE Menteri PANRB di tahun 2021 ya. Nomor berapa itu saya lupa,” katanya.
"Saya ingat menteri waktu itu almarhum Pak Tjahjo Kumolo. Jadi, Komcad itu adalah bagian dari keikutsertaan untuk kaitannya dengan bela negara," pungkas Rini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang