Taman Kampung Kandang 04 di Jaksel Punya Perosotan Pasir Putih Ramah Disabilitas
Warga di sekitar perbatasan Jakarta Selatan dan Depok kini mempunyai satu lagi destinasi ruang terbuka hijau (RTH) yang tengah naik daun. Namanya Taman Kampung Kandang 04.
Taman yang baru dibuka beberapa pekan lalu itu langsung diserbu ribuan pengunjung. Salah satu daya tariknya adalah konturnya yang unik dan fasilitas bermain anak bergaya adventure.
Meski begitu, antusiasme warga yang tinggi rupanya masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah (PR) bagi pengelola, mulai dari masalah kebersihan hingga fasilitas penunjang yang belum tuntas.
detikTravel berkesempatan mengunjungi langsung Taman Kampung Kandang 04 yang berlokasi di Jl. Moch Kahfi No. 888 RT. 01 RW. 04. Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Selasa (28/4/2026).

Taman Kampung Kandang 04, Jagakarsa, Jaksel (Hans Wilhem/detikcom)
Dari pantauan di lokasi, plang hitam di pintu masuk menampilkan deretan fasilitas yang cukup lengkap, mulai dari Ruang Serbaguna, Budidaya Anggrek, Area Bermain Anak, Jalur Refleksi, Outdoor Fitness, Shelter, hingga Lapangan Multifungsi.
Kesan pertama saat memasuki taman ini adalah kontur tanahnya yang berundak. Hal ini ternyata menjadi daya tarik tersendiri bagi warga.
"Tamannya enak, pemandangannya kaya di puncak gitu kalau dari atas lihat jalanan. Saya kira dulu pas lewat ini (lahan) kosong mau dijadiin apaan. Ternyata taman," ujar Lia (43), salah satu warga sekitar yang datang membawa anaknya.

Sejumlah warga memanfaatkan Taman Kampung Kandang yang baru dibuka, Rabu (22/4/2026). Ruang ini menjadi alternatif rekreasi bagi masyarakat di Jagakarsa. (Muhammad Firman Maulana/detikFoto)
Area playground atau area bermain anak menjadi primadona di taman ini. Terdapat dua ayunan, satu jungkat-jungkit, dan bintang utamanya: sebuah perosotan panjang yang bermuara di area pasir putih.
"Bawa anak spot favorit itu perosotan yang panjang, ada pasirnya kaya di pantai-pantai," kata Lia.
Ramah Disabilitas dan Inklusif
Nilai plus lain dari Taman Kampung Kandang 04 adalah desainnya yang inklusif. Taman ini dirancang sangat ramah bagi penyandang disabilitas.
Untuk turun ke area yang lebih rendah, pengelola tidak hanya membangun anak tangga, tetapi juga menyediakan jalur landai (rampa) khusus pengguna kursi roda.
Di sepanjang jalan setapak juga terpasang guiding block berwarna kuning sebagai penunjuk jalan bagi tunanetra. Bagi pengunjung dewasa, terdapat pula alat outdoor gym untuk berolahraga ringan.
Catatan soal Fasilitas dan Kesadaran Pengunjung yang Masih Kurang
Sayangnya, pesona taman seluas 7.964 m² ini sedikit ternoda oleh tumpukan masalah fasilitas dan kebersihan. Pantauan detikTravel di lokasi menemukan masih banyak sampah plastik berserakan di area taman. Padahal, pengelola sudah menyediakan tong sampah yang cukup memadai dengan kategori organik dan anorganik.
Selain masalah sampah, fasilitas toilet juga menjadi sorotan. Terdapat tiga bilik toilet di taman ini. Ironisnya, meski di bagian atas pintu toilet sudah tertera tulisan "Alas Kaki Mohon Dilepas", kondisi di dalamnya terpantau sedikit kotor dan mengeluarkan aroma yang kurang sedap.

Sejumlah warga memanfaatkan Taman Kampung Kandang yang baru dibuka, Rabu (22/4/2026). Ruang ini menjadi alternatif rekreasi bagi masyarakat di Jagakarsa. (Muhammad Firman Maulana/detikFoto)
Keluhan lain datang dari pengunjung Muslim yang ingin menunaikan ibadah. Taman ini memang menyediakan musala, namun akses untuk wudu dinilai menyulitkan karena tidak tersedianya keran khusus wudu yang terpisah, meskipun terdapat toilet. Hal ini banyak dikeluhkan oleh warga kepada petugas di lapangan.
Ramainya pengunjung memang di luar dugaan. Fajar Santoso, salah satu anggota Pamdal (Pasukan Pengamanan Dalam) Taman Kampung Kandang menyebutkan bahwa lonjakan pengunjung terjadi dengan sangat cepat.
"Awal buka udah dua minggu lalu. Minggu kedua rame banget, pengunjung bisa ribuan yang datang," kata Fajar.
Dia juga menambahkan bahwa untuk sementara waktu, tarif parkir kendaraan di taman ini masih seikhlasnya.
Terkait beberapa fasilitas yang dirasa kurang maksimal, pihak keamanan (security) taman memberikan penuturan bahwa progres pembangunan dan penyempurnaan taman ini memang belum sepenuhnya selesai 100 persen.

Sejumlah warga memanfaatkan Taman Kampung Kandang yang baru dibuka, Rabu (22/4/2026). Ruang ini menjadi alternatif rekreasi bagi masyarakat di Jagakarsa. (Muhammad Firman Maulana/detikFoto)
Ke depannya, pengunjung berharap pengelola bisa segera melengkapi fasilitas yang ada dan warga bisa lebih menjaga kebersihan.
"Saran saya, kalau bisa lapangan rumput itu dijadiin fasilitas lagi sih, atau tambahan apa gitu. Kurang fasilitas permainan, padahal tempatnya luas," kata Lia menyampaikan harapannya.
Bagi traveler yang ingin berkunjung ke Taman naungan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota di akhir pekan ini, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan, membuang sampah pada tempatnya, dan awasi selalu anak-anak saat bermain. Beroperasi setiap hari Mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB.