Inovasi Layanan Penerbangan yang Kian Ramah bagi Penyandang Disabilitas

Ilustrasi pesawat, Accessible & Inclusive Travel Hub, Produk Sensorik Baru & Mainan Fidget tersedia di dalam pesawat, Penampakan kasur bertudung di Kelas Bisnis Emirates, Fitur Aksesibilitas Baru pada Hiburan Dalam Pesawat – ice, Peningkatan Akses Bebas Hambatan dan Biometrik di Dubai, Layanan Chauffeur Drive Ramah Kursi Roda
Ilustrasi pesawat

Bepergian dengan pesawat seharusnya menjadi pengalaman yang nyaman bagi semua orang, termasuk bagi penumpang dengan disabilitas. Namun, dalam praktiknya, perjalanan udara sering kali menimbulkan tantangan tersendiri bagi mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas, penglihatan, pendengaran, atau kondisi neurodivergen.

Mulai dari akses menuju kursi pesawat, fasilitas di bandara, hingga layanan saat di udara, setiap detail sangat menentukan kenyamanan dan rasa percaya diri selama perjalanan. Karena itu, semakin banyak maskapai kini memperhatikan kebutuhan inklusif penumpang agar pengalaman terbang bisa setara bagi semua kalangan.

Untuk mendukung pelanggan terbang dengan nyaman dan percaya diri, Emirates meluncurkan serangkaian layanan dan produk baru bagi penyandang disabilitas di ajang AccessAbilities Expo ke-7 di Dubai World Trade Centre. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Emirates dalam menghadirkan pengalaman penerbangan yang ramah aksesibilitas, tidak hanya di udara, tetapi juga di seluruh tahap perjalanan mulai dari perencanaan, keberangkatan, transit, hingga kedatangan.

Salah satu sorotan utamanya adalah peluncuran Accessible & Inclusive Travel Hub di situs resmi emirates.com. Pusat informasi digital ini dirancang khusus untuk membantu wisatawan dengan berbagai kebutuhan aksesibilitas merencanakan perjalanan mereka dengan mudah.

Accessible & Inclusive Travel Hub

Accessible & Inclusive Travel Hub milik Emirates menjadi inovasi penting di dunia penerbangan. Platform ini menyediakan informasi lengkap seputar layanan mobilitas, panduan bagi penumpang dengan gangguan penglihatan atau pendengaran, hingga dukungan untuk disabilitas tersembunyi seperti autisme atau gangguan sensorik.

Dirancang selama lebih dari satu tahun, hub ini hadir dengan desain ramah aksesibilitas  mulai dari navigasi berbasis token yang mudah digunakan, kontras warna yang sudah diuji agar mudah dibaca, hingga kompatibilitas dengan teknologi bantuan seperti screen reader, kontrol suara, dan navigasi keyboard.

Menariknya, pengguna bisa menjelajahi situs berdasarkan tiga kategori utama:

  1. Jenis disabilitas, seperti gangguan mobilitas, pendengaran, atau penglihatan.
  2. Tahapan perjalanan, mulai dari sebelum penerbangan hingga tiba di tujuan.
  3. Kebutuhan spesifik, seperti memesan bantuan khusus, menemukan peta sensorik Bandara Dubai (DXB), atau mengakses dukungan aplikasi Be My Eyes untuk penyandang tunanetra.

Bahkan tersedia informasi tentang Frequent Traveller Medical Card (FREMEC) bagi pelanggan dengan kondisi medis khusus, serta panduan untuk perjalanan keluarga, seperti bepergian dengan anak kecil, ibu hamil, atau anak tanpa pendamping.

Emirates juga melibatkan komunitas penyandang disabilitas langsung dalam proses riset dan uji coba hub ini — memastikan setiap detail benar-benar inklusif dan sesuai kebutuhan nyata pengguna.

Produk Sensorik Baru & Mainan Fidget tersedia di dalam pesawat

Mulai 1 November 2025, Emirates akan menyediakan produk sensorik dan mainan fidget di dalam pesawat untuk semua kelas kabin. Langkah ini merupakan bentuk empati terhadap penumpang dengan kondisi neurodivergen seperti autisme, ADHD, atau gangguan sensorik lainnya yang mungkin mengalami stres atau kecemasan di lingkungan baru seperti kabin pesawat.

Produk-produk ini mencakup pereda stres taktil berbentuk pesawat, dua jenis fidget cube, dan popper karet bermerek Emirates.

Mainan ini akan tersedia untuk anak-anak maupun dewasa, serta bisa diberikan kepada siapa pun yang merasa gugup selama penerbangan. Dikenal dapat menenangkan sistem sensorik yang terlalu terstimulasi, produk-produk ini menjadi langkah kecil tapi berdampak besar untuk menciptakan lingkungan penerbangan yang lebih menenangkan dan inklusif.

Tempat Tidur Baru di Kelas Bisnis untuk meningkatkan kenyamanan dan meminimalkan gangguan

Bagi penumpang Kelas Bisnis, Emirates memperkenalkan “tudung matras” inovatif yang memberikan kenyamanan tambahan dan keamanan lebih baik. Jika sebelumnya matras sering bergeser, kini tudung bawaan pada matras memungkinkan matras terpasang erat layaknya sprei fitted. Dengan begitu, awak kabin tidak perlu melepasnya sebelum mendarat solusi yang sangat membantu penumpang dengan keterbatasan mobilitas yang memilih tetap di kursinya selama penerbangan.

Penampakan kasur bertudung di Kelas Bisnis Emirates, Accessible & Inclusive Travel Hub, Produk Sensorik Baru & Mainan Fidget tersedia di dalam pesawat, Penampakan kasur bertudung di Kelas Bisnis Emirates, Fitur Aksesibilitas Baru pada Hiburan Dalam Pesawat – ice, Peningkatan Akses Bebas Hambatan dan Biometrik di Dubai, Layanan Chauffeur Drive Ramah Kursi Roda

Penampakan kasur bertudung di Kelas Bisnis Emirates

Menariknya, meski ada perubahan pada struktur tempat tidur, tudung matras baru ini telah disetujui secara resmi untuk lepas landas dan mendarat, menjadikannya salah satu inovasi aksesibilitas praktis yang tetap memenuhi standar keselamatan penerbangan internasional.

Fitur Aksesibilitas Baru pada Hiburan Dalam Pesawat – ice

Komitmen Emirates untuk inklusivitas juga terlihat pada sistem hiburan dalam pesawat mereka, ice. Saat ini, Emirates menyediakan lebih dari 600 film dengan teks tertutup, dan200 film dengan deskripsi audio untuk penumpang dengan gangguan penglihatan.

Headphone di pesawat pun sudah kompatibel dengan alat bantu dengar, cukup diatur ke posisi “T”. Selain itu, terdapat kanal khusus seperti Wellbeing TV dan Happiness & Wellbeing Playlist berisi meditasi dan suara alam penenang untuk membantu relaksasi selama perjalanan.

Pada armada terbaru Airbus A350-900, Emirates bekerja sama dengan Thales dan kelompok advokasi disabilitas untuk mengembangkan antarmuka hiburan yang ramah tunanetra. Fitur seperti navigasi berbasis audio cue, umpan balik suara, dan dukungan gesture sentuh kini hadir agar setiap penumpang bisa menikmati hiburan tanpa hambatan.

Peningkatan Akses Bebas Hambatan dan Biometrik di Dubai

Di Terminal 3 Bandara Internasional Dubai (DXB), Emirates juga memperkenalkan koridor pintar bebas hambatan yang menggunakan teknologi biometrik terbaru. Kamera pintar dapat menyesuaikan tinggi dan sudut pandang secara otomatis, memastikan penumpang yang menggunakan kursi roda tetap dapat bergerak mandiri tanpa hambatan teknis.

Selain itu, kios check-in mandiri kini telah dilengkapi fitur teks ke suara, braille dan elemen taktil, jack headphone, serta layar sentuh yang bisa disesuaikan tingginya.

Dengan begitu, proses check-in dan boarding menjadi jauh lebih mudah bagi semua penumpang, tanpa harus selalu bergantung pada bantuan staf.

Layanan Chauffeur Drive Ramah Kursi Roda

Tak berhenti di udara, Emirates juga memperluas dukungan aksesibilitas ke darat dengan menghadirkan kendaraan Chauffeur Drive akses kursi roda. Kendaraan prototipe pertama, Mercedes V250 Van, dilengkapi lift elektrik dan ramp aman untuk mengangkat kursi roda secara halus ke dalam mobil. Begitu berada di dalam, sistem pengaman tambahan memastikan pelanggan tetap stabil selama perjalanan.

Layanan ini dirancang untuk penumpang Kelas Utama dan Bisnis di Dubai, dengan rencana memperluas ke armada 10 kendaraan pada awal 2026. Pengemudi Emirates juga sedang menjalani pelatihan khusus dalam bantuan mobilitas dan etika pelayanan penyandang disabilitas, agar setiap interaksi berlangsung dengan empati dan profesionalisme.