Top 5+ Rute Trekking Adem di Sentul untuk Liburan Musim Kemarau
Musim kemarau adalah waktu yang pas untuk wisata outdoor seperti treking. Tak jauh dari Jakarta, ke Sentul saja, ada banyak rute trekking yang menarik!
Sentul kini menjadi salah satu kawasan wisata yang menyuguhkan suasana adem dan udara bersih. Dekat dari Jakarta, Sentul menjadi pilihan yang pas untuk kamu yang sudah sering ke kawasan Bogor kota.
Trekking menjadi salah satu kegiatan yang kini digemari oleh banyak wisatawan. Dirangkum detikTravel, Senin (8/6/2026) Sentul punya beberapa rute terbaik yang bisa dicoba traveler:
5 Tempat Trekking di Sentul:
1. Rute Kawasan Gunung Pancar
Memulai perjalanan dari kawasan Hutan Pinus Gunung Pancar adalah opsi yang sangat menarik karena jalurnya dinaungi pohon-pohon tinggi yang membuat suasananya tetap rindang dan adem. Dari titik ini, kamu bisa menyesuaikan tujuan akhir sesuai dengan kemampuan fisikmu:
- Jalur Gunung Pancar - Leuwi Asih - Goa Garunggang/Curug Kencana: Rute ini tergolong santai dan sejuk. Perjalanan menuju Leuwi Asih memakan waktu sekitar 1,5 hingga 2 jam, lalu bisa kamu lanjutkan selama 2 hingga 2,5 jam lagi menuju eksotisnya Goa Garunggang atau segarnya Curug Kencana.
- Jalur Gunung Pancar - Curug Bidadari: Buat kamu yang suka bermain air, rute susur sungai selama 3,5 jam ini akan terasa sangat menyegarkan di tengah cuaca kemarau.
- Jalur Gunung Pancar - Curug Cinta: Rute ini menempuh waktu sekitar 3,5 hingga 4 jam. Karena jaraknya cukup jauh, jangan lupa siapkan bekal camilan dan air minum yang cukup di dalam tasmu, ya!
2. Rute Curug Leuwi Hejo

Bermain Air Di Segarnya Aliran Sungai Curug Leuwi Hejo Foto: (Luthfi hafidz/detikcom)
Kalau kamu baru pertama kali mencoba trekking, jalur Curug Leuwi Hejo adalah pilihan paling aman karena medannya yang relatif ringan namun menyuguhkan pemandangan yang luar biasa indah.
Sepanjang perjalanan sejauh 5 kilometer, kamu akan ditemani oleh aliran air sungai Leuwi Hejo yang berwarna hijau toska jernih khas musim kemarau. Hawanya pun terasa dingin dan asri karena kamu akan melewati perkampungan penduduk, hamparan sawah, perbukitan hijau, hingga hutan kopi yang rimbun. Dengan ritme jalan yang santai, kamu bisa menyelesaikan rute ini dalam waktu kurang lebih 2 hingga 3 jam saja.
3. Rute Curug Ciburial

Curug Ciburial, Bogor Foto: (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)
Rute ketiga ini sangat cocok buat kamu yang mencari sedikit tantangan fisik, karena medannya didominasi oleh tanjakan dan turunan yang akan menguras keringatmu sebelum akhirnya diganjar oleh kesegaran air terjun.
Petualangan berdurasi 3 hingga 4 jam ini dimulai dengan membelah perkampungan, sawah, hutan jaibon, dan perkebunan kopi. Kamu akan diajak mengunjungi tiga air terjun sekaligus: diawali dari Curug Ciburial yang megah, berlanjut ke Curug Kembar yang arusnya lebih bersahabat untuk bermain air, dan berakhir di Curug Hordeng.
Kolam alami di titik akhir memiliki air yang sangat jernih dan dingin, menjadi tempat pelarian sempurna buat kamu berenang dan mendinginkan badan dari terik matahari kemarau.
4. Rute Goa Agung Garunggang
Bosan dengan pemandangan air terjun? Goa Agung Garunggang yang terletak di Desa Karang Tengah, Babakan Madang ini menawarkan pemandangan formasi batuan karst alami yang sangat unik dan instagenik.
Rute sepanjang 8 kilometer ini akan memakan waktu sekitar 4 jam pulang-pergi. Medannya sangat bervariasi dan seru, mulai dari menyusuri aliran sungai, melewati jembatan bambu, hingga berjalan di bawah keteduhan hutan pinus.
Karena jalurnya cukup panjang, kamu wajib berangkat pagi-pagi sekali agar bisa kembali ke titik awal sebelum sore. Perjalanan mungkin terasa lebih lama karena kamu pasti akan sering berhenti untuk mengagumi keindahan tebing batunya yang mirip Grand Canyon dan mengambil foto dengan kameramu.
5. Sentul Eco Edu Tourism Forest
Pilihan terakhir yang tidak kalah adem adalah berjalan-jalan di kawasan Sentul Eco Edu Tourism Forest. Tempat ini menyuguhkan suasana hutan hujan tropis yang sangat kental dan terjaga kelestariannya.
Berlokasi di kawasan hutan konservasi Kampung Sukamantri, rute ini menawarkan pemandangan hamparan rumput hijau yang luas, pepohonan yang rindang, serta hutan pinus yang menghasilkan tiupan angin sejuk. Jalurnya dirancang sebagai kawasan wisata edukatif, menjadikannya opsi trekking yang sangat santai, tenang, dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.