Kopi Telur ala Vietnam, Nikmat tapi Jangan Berlebihan

kopi telur, Kopi Telur ala Vietnam, Nikmat tapi Jangan Berlebihan, Kandungan gizi kopi hitam vs kopi telur, Telur kaya nutrisi, tetapi perlu waspada, Perhatikan keamanan telurnya, Nikmati secukupnya, jangan setiap hari

Minuman khas Vietnam cà phê tr?ng atau kopi telur telah lama menarik perhatian para pencinta kopi di seluruh dunia.

Perpaduan kopi hitam pekat dengan kuning telur kocok yang diberi gula atau susu kental manis menciptakan sensasi creamy dan manis yang tak biasa.

Namun di balik kelezatannya, ada sejumlah hal penting terkait nilai gizi dan keamanannya yang perlu diperhatikan.

Kandungan gizi kopi hitam vs kopi telur

Dalam laporannya yang disiarkan Everyday Health, pakar diet dari Shannon O'Meara menjelaskan bahwa kopi hitam merupakan sumber magnesium, vitamin B2, serta polifenol — senyawa tumbuhan yang dikenal bermanfaat untuk kesehatan.

Riset menunjukkan bahwa konsumsi kopi hitam dapat dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2, sindrom metabolik, dan beberapa jenis kanker.

Namun, profil kesehatan tersebut berubah saat kopi dicampur dengan gula dan kuning telur.

Menurut O’Meara, kopi telur dapat mengandung banyak gula, yang berpotensi meningkatkan risiko pradiabetes, diabetes, hingga resistensi insulin jika dikonsumsi terlalu sering.

Telur kaya nutrisi, tetapi perlu waspada

Telur utuh dikenal sebagai sumber protein, serta mengandung nutrisi seperti kolin, vitamin D, dan vitamin B12. Namun, kuning telur saja memiliki kadar kolesterol yang lebih tinggi.

Satu kuning telur mengandung sekitar 3 gram protein, namun dengan kolesterol yang perlu diperhatikan oleh sebagian orang.

O’Meara menegaskan bahwa meski kopi telur mengandung protein, minuman ini tidak cukup dijadikan sumber protein utama saat sarapan.

Ia menyarankan untuk tetap menambahkan makanan lain seperti yogurt rendah lemak, keju cottage rendah lemak, kacang-kacangan, biji-bijian, atau putih telur.

Perhatikan keamanan telurnya

Jika ingin membuat kopi telur sendiri, O’Meara menyarankan menggunakan telur pasteurisasi, yaitu telur yang telah dipanaskan untuk membunuh bakteri.

kopi telur, Kopi Telur ala Vietnam, Nikmat tapi Jangan Berlebihan, Kandungan gizi kopi hitam vs kopi telur, Telur kaya nutrisi, tetapi perlu waspada, Perhatikan keamanan telurnya, Nikmati secukupnya, jangan setiap hari

Racikan kopi telur madu ala Vietnam

Penggunaan telur mentah atau setengah matang memiliki risiko, mengingat ayam dan unggas dapat membawa bakteri salmonella.

Karena risiko tersebut, kelompok berikut disarankan menghindari konsumsi telur mentah, termasuk kopi telur:

  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah
  • Wanita hamil
  • Lansia di atas 65 tahun
  • Anak-anak di bawah 5 tahun

Selain itu, mereka yang sedang membatasi kolesterol atau konsumsi gula tambahan juga sebaiknya berhati-hati.

Nikmati secukupnya, jangan setiap hari

Meski kopi telur lezat dan unik, O’Meara menekankan bahwa minuman ini sebaiknya tidak dikonsumsi sebagai rutinitas harian.

Kopi telur lebih cocok dinikmati sesekali sebagai hidangan istimewa, bukan sebagai minuman sarapan utama.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang