Waspada! 5 Tempat Ini Jadi Incaran Pencuri di Hotel
Maraknya kasus pencurian dan pembobolan kamar hotel membuat para tamu perlu meningkatkan kewaspadaan saat menginap.
Selain memilih akomodasi yang terpercaya, cara menyimpan barang berharga juga menjadi faktor krusial yang kerap diabaikan.
Padahal, kesalahan dalam memilih lokasi penyimpanan bisa membuka celah bagi pelaku kejahatan untuk mengambil barang dengan cepat tanpa menarik perhatian.
Dilansir dari Travel+Leisure, Senin (13/4/2026), Blake Asaad, direktur kreatif di Goodstone, mengungkapkan bahwa banyak tamu hotel justru menyimpan barang berharga di tempat-tempat yang dianggap paling aman.
Namun, persepsi tersebut sering kali keliru karena lokasi-lokasi tersebut sudah menjadi “pengetahuan umum” di kalangan pencuri.
Menurut Asaad, pelaku pencurian yang berpengalaman tidak akan mengacak-acak seluruh isi kamar.
Mereka cenderung bekerja cepat dan efisien dengan langsung menuju titik-titik yang paling umum digunakan tamu untuk menyimpan barang berharga.
Inilah yang membuat kebiasaan tamu menjadi faktor risiko tersendiri.
Di Mana Tempat Aman yang Harus Dihindari Tamu?
Asaad menjelaskan, ada sejumlah lokasi di kamar hotel yang sebaiknya dihindari karena paling rawan diincar pencuri.
Tempat-tempat ini sering dianggap “aman” oleh tamu, padahal justru menjadi target utama karena mudah ditebak.
Beberapa di antaranya adalah:
- Laci kamar mandi dan meja samping tempat tidur
- Kantong koper dengan resleting
- Kantong depan ransel
- Tas perlengkapan mandi
- Tas perhiasan
Kelima tempat tersebut menjadi lokasi utama karena pola penyimpanan ini sangat umum dilakukan oleh tamu hotel.
Akibatnya, pencuri tidak perlu berpikir panjang untuk menemukannya.
Tempat yang Direkomendasikan
Asaad menegaskan bahwa tamu hotel perlu menghindari pola penyimpanan yang terlalu umum.
Ia menyarankan agar tamu memanfaatkan fasilitas brankas (safe deposit box) yang biasanya tersedia di kamar hotel atau di area resepsionis.
Fasilitas ini dirancang khusus untuk menyimpan barang berharga dan umumnya memiliki sistem keamanan tambahan.
Selain itu, menyimpan barang di lokasi yang tidak lazim dan tidak mudah ditebak juga bisa menjadi alternatif.
Prinsip utamanya adalah menghindari tempat-tempat yang “terlalu jelas” atau mudah diasosiasikan sebagai lokasi penyimpanan barang berharga.
Dengan memahami pola kerja pencuri dan kebiasaan umum tamu, risiko kehilangan sebenarnya bisa ditekan secara signifikan.
Kesadaran ini menjadi penting, terutama bagi wisatawan yang sering berpindah tempat dan membawa barang berharga selama perjalanan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang