Sorotan BWF dan Media India Usai Jonatan Christie Kalah dari Anak Didik Irwansyah

Ayush Shetty, Jonatan Christie, Indonesia, Sorotan BWF dan Media India Usai Jonatan Christie Kalah dari Anak Didik Irwansyah

Langkah tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, harus terhenti secara mengejutkan pada babak perempat final Badminton Asia Championship 2026 atau BAC 2026.

Berlangsung di Ningbo Olympic Sports Center, China, pada Jumat (10/4/2026), pemain yang akrab disapa Jojo ini menyerah dari wakil India, Ayush Shetty, dalam pertarungan dua gim langsung.

Kekalahan Jonatan Christie ini menjadi sorotan tajam karena statusnya sebagai unggulan ketiga sekaligus juara bertahan edisi 2024.

Jojo takluk dengan skor ketat 21-23 dan 17-21 dalam durasi pertandingan selama 54 menit.

Hasil ini sekaligus memastikan Indonesia gagal membawa pulang medali dari sektor tunggal putra pada ajang tahun ini.

Keberhasilan Shetty menumbangkan pemain peringkat empat dunia tersebut mengundang perhatian dari Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Melalui laman resminya, otoritas tertinggi tepok bulu tersebut memuji mentalitas baja yang ditunjukkan oleh pemain muda berusia 20 tahun itu saat menghadapi tekanan dari pemain berpengalaman.

"Pemain muda Ayush Shetty terus menorehkan prestasi di level tertinggi, memastikan diri meraih medali Kejuaraan Asia 2026 dengan mengalahkan Jonatan Christie." tulis BWF.

Lebih lanjut, pihak federasi menyoroti bagaimana Shetty mampu mengontrol jalannya laga meski sempat tertinggal di awal.

"Pemain 20 tahun itu tidak gentar dengan perbedaan pengalaman dan peringkat, dia bangkit dari ketertinggalan di gim pertama untuk menang," lanjut BWF.

"Kemudian dia mempertahankan keunggulan hampir sepanjang gim kedua untuk menutup laga dua gim langsung."

Peran Strategis Irwansyah

Media India, Indian Express, juga turut memberikan ulasan mengenai kemenangan krusial ini.

Mereka menyebut keberhasilan Shetty tidak lepas dari tangan dingin pelatih asal Indonesia, Irwansyah.

Ayush Shetty, Jonatan Christie, Indonesia, Sorotan BWF dan Media India Usai Jonatan Christie Kalah dari Anak Didik Irwansyah

Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, tersingkir di babak 16 besar All England 2026.

Mantan pelatih pelatnas PBSI itu dianggap sangat memahami karakter permainan Jojo, sehingga mampu meracik strategi yang sangat jitu di lapangan.

"Mungkin rencana Ayush (Shetty) yang paling cerdik, berkat mantan pelatih dan figur ayah Jonatan yang dimiliki, Irwansyah." tulis Indian Express.

Analisis media tersebut menekankan bahwa instruksi dari pelatih sangat membantu Shetty dalam memenangkan reli-reli panjang yang melelahkan.

"Itu adalah hal yang memancing pemain Indonesia tersebut untuk menyerang ke arah sudut terkuatnya." lanjut laporan tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang