Hasil Singapore Open 2026, Jonatan Christie Kandas Dibekuk Wakil India
Jonatan Christie tersingkir di babak pertama Singapore Open 2026 usai menelan kekalahan dari wakil India Prannoy HS, Rabu (27/5/2026).
Turnamen bulu tangkis level Super 750, Singapore Open 2026, berlangsung di Singapore Indoor Stadium pada Selasa (26/5/2026) hingga Minggu (31/5/2026).
Jonatan Christie harus mengakui keunggulan Prannoy melalui rubber game dengan skor 21-10, 12-21, 18-21.
Jonatan berada di bawah tekanan Prannoy pada awal gim pertama. Dia tertinggal 1-3 sebelum bangkit menyamakan skor 3-3.
Tak ingin berlama-lama membiarkan lawan menekan, Jojo melancarkan variasi pukulan yang menghasilkan tambahan poin 5-3.
Permainan Jojo terus berkembang. Dia semakin nyaman mengontrol Prannoy mengikuti pola yang ia jalankan untuk mengambil interval dengan skor 11-5.
Prannoy bergerak menipiskan ketinggalan, tapi Jojo membalasnya dengan smes silang dan drive tajam ke area kosong. Kedudukan menjauh 14-8.
Keputusan Jojo banyak menaruh bola di depan net memaksa Prannoy kerap melakukan kesalahan sendiri. Pengembalian lawan melambung jauh di belakang dan sesekali menyangkut.
Dalam posisi menyerang, Prannoy juga seperti hilang konsentrasi dan malah mengarahkan bola ke luar area permainan. Jojo unggul 19-9.
Satu lagi pengembalian Prannoy jatuh di luar arena dan menghasilkan kemenangan 21-10 untuk Jojo pada gim pertama.
Jojo Menurun di Gim Kedua
Awal gim kedua Prannoy meningkatkan agresivitas serangan. Smes kerasnya menembus pertahanan Jojo serta memberikan skor 3-2.
Merespons Prannoy, Jojo tetap tenang dan memainkan tempo. Dia langsung mengaktifkan mode menyerang saat lawan mengangkat bola.
Dua smes lurus Jojo menghasilkan poin. Skor berubah menjadi 4-5, namun Prannoy membalasnya juga dengan dua poin beruntun 4-7.
Terus mengejar, Jojo memanfaatkan smes silang buat menipiskan kedudukan 7-9. Prannoy terbang menyambut bola, tapi menyangkut di net.
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, meraih kemenangan di Malaysia Masters 2026.
Sayangnya, Jojo melakukan dua kesalahan beruntun yang memberikan keuntungan untuk Prannoy. Interval gim kedua diambil lawan 7-11.
Selanjutnya, Jojo dibuat kehilangan banyak poin setelah meladeni permainan cepat Prannoy. Dia tertinggal jauh 10-16.
Kepercayaan diri Prannoy meningkat, sedangkan Jojo sebaliknya justru banjir error. Gim kedua berakhir dengan kekalahan 12-21.
Hilang Momentum di Poin Kritis
Tanda-tanda kebangkitan Jojo terlihat di awal gim ketiga. Dia mampu mengungguli Prannoy dalam aspek variasi pukulan dan memimpin 6-3.
Prannoy lantas menyamakan kedudukan 6-6, sebelum Jojo mengamankan dua poin dari kesalahan lawannya 8-6.
Pertandingan terus belangsung sengit dengan skor 10-10. Interval gim ketiga pun dimenangi Prannoy menikung Jojo.
Situasi berbalik memberikan tekanan kepada Jojo. Dia melakukan kesalahan demi kesalahan yang tak perlu dan membuat Prannoy unggul 13-11.
Gigih mengejar, Jojo perlahan mendekat dan mampu menyamakan skor 14-14. Dari sini kedua pemain bergantian mendulang poin.
Mulai dari 15-14, 15-15, 15-16, 16-16, 17-16, 18-16, 18-17, hingga 18-18. Jojo kehilangan momentum di poin kritis.
Prannoy menghasilkan tiga poin beruntun untuk mengunci kemenangan rubber game 10-21, 21-12, 21-18.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang