AC Milan Raih 50 Poin di Pekan 23, Tanda-tanda Juara Liga Italia?
AC Milan sukses mencapai 50 poin dari 23 pertandingan awal di Liga Italia untuk ketiga kalinya dalam sejarahnya sejak diterapkannya sistem tiga poin per kemenangan.
Sebuah pertanyaan pun mengemuka. Apakah Il Rossoneri (Si Merah-Hitam) akan mengakhiri musim ini dengan meraih scudetto?
AC Milan mendapatkan 50 poin tersebut setelah mencatatkan kemenangan melawan Bologna dengan skor 3-0 pada Selasa (3/2/2026) atau Rabu (4/2/2026) dini hari WIB.
Dalam laga pekan ke-23 Liga Italia musim 2025-2026 di Stadion Renato Dall'Ara tersebut, AC Milan membekuk Bologna dan meraih tiga angka berharga.
Tiga gol kemenangan tim Il Diavolo Rosso (Setan Merah) dihasilkan oleh Ruben Loftus-Cheek, Christopher Nkunku, dan Adrien Rabiot.
Loftus-Cheek membuka skor dengan tembakan dari dalam kotak penalti pada menit ke-20.
Selanjutnya, Nkunku menggandakan keunggulan melalui penalti di menit ke-39 setelah ia dijatuhkan oleh kiper lawan.
Di babak kedua, Rabiot menegaskan kemenangan AC Milan dengan gol yang dicetak pada menit ke-48.
Kemenangan ini menjadikan tim asuhan Massimiliano Allegri terus menempel Inter Milan yang yang kini memuncaki klasemen Liga Italia dengan torehan 55 angka.
Patut dicata, pencapaian 50 poin dari 23 laga ini merupakan yang ketiga kalinya bagi tim Merah-Hitam sejak Liga Italia menggunakan sistem tiga poin per kemenangan, yang dimulai pada musim 1994-1995.
Alexis Saelemaekers (kiri) merayakan gol dengan Strahinja Pavlovic (kanan) dan Rafael Leao (kiri) dalam pertandingan sepak bola Serie A Liga Italia antara Parma vs AC Milan di Stadion Ennio Tardini di Parma, Italia utara, pada 8 November 2025. (Foto oleh Piero CRUCIATTI / AFP)
Kali Ketiga Milan Raih 50 Poin dalam 23 Laga
Data dari Opta menunjukkan bahwa AC Milan sebelumnya mencapai prestasi ini pada musim 1995-1996 dan 2003-2004.
Di musim 1995-1996, I Rossoneri mencatatkan 14 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 1 kekalahan untuk meraih 50 poin.
Sementara itu, pada musim 2003-2004, mereka mengumpulkan 18 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 1 kekalahan dalam periode yang sama.
Menariknya, pada kedua musim tersebut, Il Diavolo Rosso berhasil meraih gelar liga di akhir musim.
Catatan ini tentunya memberikan harapan bagi Rafael Leao dan rekan-rekannya untuk meraih gelar juara musim ini.
Namun, untuk mencapai hal tersebut, mereka perlu mengejar Inter yang saat ini unggul lima poin di klasemen sementara.
Milan Perlu Konsistensi
Untuk memangkas jarak tersebut, klub yang berdiri sejak 1889 ini harus menunjukkan konsistensi dalam 15 pertandingan tersisa.
Tidak hanya itu, mereka juga harus berharap agar Inter tersandung dalam beberapa pertandingan.
Terdekat, AC Milan perlu melanjutkan tren kemenangan pada laga selanjutnya melawan tim promosi, Pisa.
Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Arena Garibaldi pada Jumat (13/2/2026) atau Sabtu (14/2/2026) pukul 02.45 WIB.
Beruntung bagi mereka, ada waktu yang cukup untuk memulihkan fisik para pemain sebelum laga tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang