Mikel Arteta Lupakan Gol Max Dowman, Alihkan Fokus ke Leverkusen

Max Dowman, Arsenal, Bayer Leverkusen, Leverkusen, Mikel Arteta, Mikel Arteta Lupakan Gol Max Dowman, Alihkan Fokus ke Leverkusen

Jelang laga Arsenal vs Bayer Leverkusen di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Mikel Arteta masih teringat dengan gol sensasional dari Max Dowman ke gawang Everton.

Akselerasi Max Dowman dari separuh lapangan lebih di akhir laga memastikan kemenangan Arsenal di Stadion Emirates dengan skor 2-0.

Max Dowman juga berhasil memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang mampu mencetak gol di  Liga Inggris dengan uisa 16 tahun 73 hari.

Namun, momen tersebut kini menjadi masa lalu karena Arsenal sudah harus memalingkan laga besar berikutnya melawan Bayer Leverkusen di Emirates pada Rabu (18/3/2026).

Pada leg pertama pekan lalu, Arsenal bermain imbang 1-1 melawan Leverkusen di BayArena usai gol penalti Kai Havertz (89') menyelamatkan muka Meriam London dari kekalahan.

Bermodalkan hasil imbang di kandang Leverkusen, Arsenal tentu mengincar kemenangan untuk memastikan tempat di babak perempat final.

Tatap Laga Hidup Mati Kontra Leverkusen

Tak dapat dipungkiri jika momen gol Max Dowman ke gawang Everton pada akhir pekan lalu membuat sang pemain langsung menjadi pusat perhatian.

Mikel Arteta mengakui jika momen tersebut sangat berkesan bagi sang pemain maupun Arsenal secara keseluruhan.

"Ya, itu adalah momen penting, momen yang sangat indah untuk dijalani bersama," ujar Arteta dikutip dari situs resmi klub.

Namun, tatapannya kini sudah berpaling ke laga hidup mati kontra Leverkusen untuk memperebutkan satu tiket menuju perempat final Liga Champions.

Max Dowman, Arsenal, Bayer Leverkusen, Leverkusen, Mikel Arteta, Mikel Arteta Lupakan Gol Max Dowman, Alihkan Fokus ke Leverkusen

Reaksi Mikel Arteta dan Bukayo Saka usai hasil imbang Arsenal di markas Brentford. Arsenal harus rela mendapatkan hanya satu poin kala bertandang ke sesama tim London, Brentford, pada Kamis (12/2/2026) atau Jumat dini hari WIB.

"Tapi itu sudah berlalu, fokus penuh sekarang adalah pada hari esok," sambungnya.

Meski begitu, Arteta tetap mengapresiasi apa yang telah dicapai Dowman di usianya kini yang baru menginjak 16 tahun.

"Tentu saja, sangat bangga, atas apa yang dia lakukan di saat seperti itu, sangat jarang terlihat atau hampir mustahil." 

"Dia telah melakukannya dan sekarang ini tentang sepak bola, dan apa yang Anda lakukan beberapa hari yang lalu tidak relevan lagi, ini tentang pertandingan selanjutnya," tambahnya.

Optimis Raih Kemenangan di Kandang

Mikel Arteta mengaku ikut memantau Leverkusen saat menahan imbang 1-1 Bayern Muenchen akhir pekan lalu.

Menurutnya, tak ada perubahan yang ditampilkan Leverkusen di laga tersebut yang dianggap sama dengan apa yang ditampilkan kala bersua Arsenal.

"Sangat mirip dan setelah menonton mereka bermain melawan Bayern Munich di akhir pekan, sangat mirip." 

"Jadi sekali lagi, dilatih dengan sangat baik, tim dengan struktur yang sangat jelas, individu-individu yang sangat bagus," jelasnya.

Meski demikian, Arteta merasa optimis Meriam London bisa memanfaatkan keuntungan laga kandang dengan meraih kemenangan.

"Jelas kita berada di tahap, di kompetisi yang sedang kita jalani saat ini, jadi kita tahu apa yang harus kita lakukan, dan di depan pendukung kita, dengan orang-orang kita, mengerahkan semua energi di dunia lagi, semoga kita akan melakukannya," tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang