Lazio Vs AC Milan 1-0, Allegri Sebut Liga Champions Lebih Realistis dari Scudetto
Massimiliano Allegri mengakui persaingan di papan atas Liga Italia 2025-2026 semakin sengit usai AC Milan tumbang melawan Lazio dengan skor 0-1.
Laga Lazio vs AC Milan yang digelar di Olimpico Roma menjadi bukti bahwa semua tim memiliki peluang yang sama untuk finis di zona Liga Champions atau merebut scudetto.
Melalui pernyataan seusai laga, Allegri mengakui jika laga menghadapi Lazio tidak mudah bagi tim besutannya.
Dalam wawancaranya dengan Milan TV, Allegri mengatakan jika AC Milan kesulitan di laga tersebut hingga gagal mencetak gol.
"Kami kesulitan di babak pertama, melakukan banyak kesalahan teknis. Di babak kedua, mereka menurun, dan kami bermain lebih baik, meskipun tanpa mencetak gol," ujarnya dikutip dari Tutto Mercato Web.
Kehilangan tiga poin membuat AC Milan gagal memangkas jarak dengan Inter Milan di puncak yang kini unggul delapan poin dari mereka.
Fokus Target ke Liga Champions
Sebelum pertandingan melawan Lazio, AC Milan memiliki kesempatan emas untuk menempel ketat Inter di puncak usai sang rival bermain imbang 1-1 melawan Atalanta.
AC Milan diharap mampu menang atas Lazio agar jarak poin mereka dengan Nerazzurri hanya terpaut lima angka.
"Semua orang membicarakan Scudetto, dan setelah hasil imbang Inter melawan Atalanta, saya bisa memahaminya," kata Allegri.
Akan tetapi, Allegri yang tampaknya tidak terlalu tertarik dengan scudetto menegaskan jika target mereka musim ini adalah lolos ke Liga Champions musim depan.
Baginya, hal tersebut lebih realistis bagi Milan ketimbang mati-matian mengejar juara musim ini yang belum pasti diraih.
"Tetapi kita perlu realistis dan fokus pada tujuan Liga Champions, jika tidak, kita akan menghancurkan apa yang telah kita bangun dalam beberapa bulan terakhir, dan itu tidak baik karena kita berada di jalur yang penting," tambahnya.
Penyerang Lazio asal Italia bernomor punggung 27, Daniel Maldini (C), melepaskan tembakan ke gawang pada laga Serie A Italia antara Lazio dan AC Milan di Stadion Olimpiade di Roma pada 15 Maret 2026.
Persaingan Liga Champions Lebih Rumit
Allegri enggan menyalahkan performa para pemainnya imbas kalah dari Lazio. Alih-alih mengubah formasi, Allegri dengan tegas menyatakan masih percaya dengan penampilan anak asuhnya.
"Saya tidak tahu tentang itu. Saat ini, seperti biasa, ini bukan soal formasi tetapi tentang kembali pada hari Selasa untuk bekerja keras pada pertandingan hari Sabtu," ujarnya.
Allegri tak mau berjudi dengan keadaan dengan melakukan perubahan mendadak di tengah jalan. Kini ia hanya berfokus untuk meraih hasil maksimal melawan Torino pada pekan selanjutnya.
"Yang harus kita sadari adalah bahwa dibutuhkan banyak hal untuk membangun, tetapi tidak banyak untuk menghancurkan: kita harus tetap fokus pada Torino," tambahnya.
Menurut Allegri, peta persaingan Liga Champions lebih sulit daripada scudetto dengan tipisnya jarak poin antara peringkat kedua hingga keenam.
"Persaingan itu tidak rumit, tetapi persaingan Liga Champions menjadi lebih rumit karena kami memiliki keunggulan enam poin atas Como," tegasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang