Daftar Wilayah Jawa Timur yang Jadi Sasaran Modifikasi Cuaca Selama Lebaran 2026

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim memastikan akan menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) selama masa angkutan Lebaran 2026.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi yang dapat mengganggu kelancaran arus mudik dan balik di wilayah Jawa Timur.
Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto, menegaskan bahwa keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama selama masa libur Idulfitri 1447 Hijriah ini.
“Sesuai arahan Ibu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, OMC akan kita lakukan mulai tanggal 16 Maret 2026 sampai dengan tanggal 25 Maret 2026,” ujar Gatot saat dikonfirmasi, Selasa (10/3/2026).
Fokus Wilayah dan Kawasan Wisata
Operasi ini akan dilakukan dengan menyemai kapur dan garam di awan untuk mengalihkan atau mengurangi intensitas hujan. Gatot menjelaskan, pemilihan lokasi didasarkan pada data BMKG mengenai wilayah yang memiliki potensi curah hujan tinggi.
Sejumlah wilayah yang menjadi sasaran utama OMC antara lain:
- Surabaya dan Sidoarjo
- Mojokerto
- Trenggalek dan Pacitan
- Situbondo dan Probolinggo
- Malang Selatan
Selain jalur utama mudik, kawasan destinasi wisata juga menjadi prioritas. Hal ini dikarenakan lonjakan pengunjung yang diprediksi akan memadati titik-titik wisata selama libur panjang.
“Dengan OMC, maka intensitas curah hujan bisa dikurangi ataupun dialihkan ke kawasan yang cenderung lebih aman untuk turun hujan,” urainya.
Teknis Operasi: 22 Sortie Penerbangan
Berdasarkan koordinasi dengan instansi terkait, Pemprov Jatim telah menyiapkan skema teknis untuk memastikan efektivitas operasi ini di tengah masa peralihan musim.
“Sebenarnya Maret ini sudah ujung musim hujan. Tapi selama masa peralihan ini memang masih ada potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah sebagaimana diprediksi oleh BMKG. Sehingga salah satu cara kita mengontrol potensi cuaca ekstrem adalah dengan OMC,” jelas Gatot.
Berikut adalah detail teknis OMC Lebaran 2026:
- Jumlah Sortie: 22 sortie penerbangan penyemaian.
- Durasi: H-5 hingga H+5 Lebaran (10 hari operasi).
- Target: Mengurangi risiko banjir, tanah longsor, dan gangguan jarak pandang akibat hujan lebat.
Sambut 24,90 Juta Pemudik
Langkah preventif ini sangat krusial mengingat Jawa Timur diprediksi akan menjadi magnet utama pemudik nasional tahun ini. Data menunjukkan sekitar 24,90 juta orang atau setara 17,3 persen pemudik nasional akan bergerak menuju Jawa Timur.
Puncak arus mudik sendiri diprediksi akan jatuh pada tanggal 17 hingga 18 Maret 2026. Sebelumnya, Pemprov Jatim juga sukses melakukan langkah serupa pada periode Desember 2025 hingga Februari 2026.
“Kami berharap OMC akan membantu masyarakat merasakan mudik yang aman, nyaman, dan berkesan di Jawa Timur,” pungkas Gatot.
Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Sambut 24 Juta Pemudik, BPBD Jatim Lakukan Modifikasi Cuaca H-5 hingga H+5 Lebaran 2026
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang