Persija Didenda Komdis PSSI, Bambang Pamungkas: Jujur Saya Baru Dengar Soal Itu
Klub Super League, Persija Jakarta, resmi dijatuhi sanksi denda oleh Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
Hukuman finansial ini diberikan menyusul adanya insiden yang terjadi berkaitan dengan pertandingan pekan ke-24 Super League 2025-2026 saat Persija Jakarta menjamu Borneo FC.
Manajemen Persija Jakarta diwajibkan membayar denda sebesar Rp40 juta.
Kabar mengenai sanksi tersebut dikonfirmasi langsung oleh Ketua Panpel Persija, Ferry Indrasjarief, yang menyebutkan bahwa denda dipicu oleh aksi oknum suporter yang menyalakan petasan di area hotel tempat menginap para pemain lawan.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (3/3/2026) dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB, tepat sehari sebelum laga digelar di Jakarta International Stadium (JIS).
Sejumlah oknum suporter yang diduga dari The Jakmania menyalakan petasan dan kembang api di dekat hotel tim Borneo FC.
Manajer tim tamu, Dandri Dauri, sempat melaporkan gangguan tersebut melalui media sosial.
Menariknya, ia merespons dengan nada sarkasme dan menyebut suara petasan itu justru membantunya bangun untuk waktu sahur.
Sebelum insiden ini, hubungan antara suporter dan manajer Pesut Etam tersebut memang sempat memanas akibat protes terkait penggunaan lapangan latihan di JIS.
Respons Mohamad Prapanca
Menanggapi sanksi dari Komdis PSSI, Direktur Persija, Mohamad Prapanca, bersikap cukup tenang.
Ia menyatakan belum bisa memastikan secara detail dari mana asal suara ledakan petasan yang dilaporkan oleh pihak lawan tersebut.
Prapanca memberikan kemungkinan bahwa sumber suara tersebut bisa saja berasal dari aktivitas warga di pemukiman sekitar hotel, bukan tindakan terencana yang diarahkan kepada skuad asuhan Pesut Etam.
"Oh ya kan enggak tahu, mungkin kampung sebelah kali," kata Prapanca dikutip dari BolaSport.
Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca bersama Direktur Olahraga Bambang Pamungkas
Reaksi Bambang Pamungkas
Di sisi lain, jajaran manajemen teknis Macan Kemayoran juga memberikan keterangannya.
Direktur Olahraga tim, Bambang Pamungkas, mengaku belum mendapatkan pemberitahuan resmi secara terperinci mengenai denda puluhan juta rupiah tersebut.
Sosok yang akrab disapa Bepe ini enggan memberikan pernyataan lebih mendalam sebelum benar-benar mempelajari duduk perkaranya.
Ia menegaskan bahwa informasi tersebut baru saja sampai ke telinganya melalui pertanyaan wartawan.
"Jujur saya baru dengar soal itu, jadi saya belum tahu," timpal Bambang Pamungkas.
"Saya belum bisa memberikan komentar terkait masalah tersebut," tutup mantan pemain Persija Jakarta itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang