Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah, Bobotoh Ngadu ke Komdis PSSI
Atmosfer panas kembali menyelimuti laga klasik Persib Bandung kontra Persija Jakarta pada pekan ke-17 Super League 2025/2026. Duel yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu 11 Januari 2026, tidak hanya menyisakan tensi tinggi selama 90 menit, tetapi juga menyulut sorotan setelah pertandingan berakhir.
Ketegangan masih terasa bahkan setelah wasit meniup peluit panjang. Sejumlah pemain dari kedua tim tampak terlibat adu argumen sebelum akhirnya situasi dapat diredam oleh ofisial dan perangkat pertandingan.
Di tengah kondisi tersebut, kamera menangkap momen ketika gelandang Persija Jakarta, Van Basty Sousa, terlihat mengacungkan jari tengah ke arah suporter.
Pemain Persija Jakarta, Bruno Tubarao menerima kartu merah
Aksi itu terekam dalam video yang beredar luas di media sosial, salah satunya diunggah akun YouTube @pemainke12. Van Basty tampak segera mengacungkan jari tengahnya ke arah Bobotoh saat berjalan menuju ruang ganti.
Rekaman tersebut kemudian kembali disorot akun fanbase @stay_persib pada Senin 12 Januari 2026. Dalam unggahannya, akun tersebut menampilkan foto Van Basty Sousa saat mengacungkan jari tengah, disertai perbandingan dengan kasus serupa yang pernah melibatkan pemain Persib Bandung.
Akun tersebut turut mengunggah kolase foto Ciro Alves dan Putu Gede, dua pemain yang sebelumnya pernah melakukan gestur serupa. Dalam keterangan unggahan, disebutkan Ciro Alves dijatuhi sanksi larangan bermain dua pertandingan serta denda Rp75 juta. Sementara Putu Gede menerima hukuman larangan bermain empat pertandingan dengan denda Rp75 juta.
Kasus Ciro Alves dan Putu Gede sendiri terjadi setelah laga Persib Bandung kontra Persis Solo yang berakhir dengan kekalahan 1-2 di Stadion Manahan, Surakarta, pada 8 Agustus 2023. Gestur yang dinilai memprovokasi suporter tersebut berujung pada sanksi dari Komite Disiplin.
“Sesama-sama mengacungkan jari tengah dan tentu tindakan tersebut adalah tindakan yang memprovokasi suporter. Kita lihat apakah pemain Persija juga akan terkena sanksi atau lolos dari sanksi?” tulis @stay_persib dalam keterangan unggahannya.
Unggahan itu langsung memicu respons luas dari suporter Persib Bandung di kolom komentar. Sejumlah warganet mendorong agar kasus tersebut terus disorot hingga mendapatkan kejelasan dari otoritas sepak bola.
“Bukan lebay, ini soal keadilan. Pantau terus,” tulis salah satu pengguna Instagram. Komentar lain bahkan secara terbuka menandai akun Komite Disiplin PSSI dan PSSI untuk meminta kejelasan sikap.
Van Basty Sousa sendiri merupakan gelandang asal Brasil kelahiran 27 November 1994. Pemain bertinggi badan 184 sentimeter itu resmi bergabung dengan Persija Jakarta pada 1 Juli 2025 setelah didatangkan dari klub Brasil, Náutico, dengan status bebas transfer.
Sepanjang musim ini, Van Basty telah tampil dalam 16 pertandingan bersama Persija Jakarta. Ia mencatatkan satu gol, dua assist, empat kartu kuning, serta total menit bermain mencapai 1.387 menit. Dalam laga kontra Persib Bandung, rating penampilannya menurut Sofascore berada di angka 6,7.
Peristiwa ini kembali menempatkan isu sportivitas dan konsistensi penegakan disiplin sebagai sorotan utama. Publik kini menanti langkah resmi otoritas liga dalam menyikapi insiden yang terjadi di laga paling panas sepak bola nasional tersebut.