Perjalanan Terakhir Vidi Aldiano, Enam Tahun Berdamai dengan Kanker

Vidi Aldiano, Perjalanan Terakhir Vidi Aldiano, Enam Tahun Berdamai dengan Kanker

Penyanyi Vidi Aldiano meninggal dunia di usia 35 tahun. Kabar duka tersebut dibagikan sejumlah musisi Tanah Air.

"Innalillahi wainailaihi rojiun Selamat jalan @vidialdiano Kembali kepangkuan Allah SWT di bulan suci Ramadhan sungguh diinginkan oleh semua hambaNya," tulis Melly Goeslaw.

Diketahui, Vidi Aldiano berjuang bertahun-tahun melawan kanker ginjal. Di bulan Desember 2025, ia membagikan pesan menyentuh di peringatan enam tahunnya melawan kanker.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Senin (15/12/2025), Vidi merefleksikan perjalanannya sejak pertama kali didiagnosis pada akhir 2019.

Vidi mengungkap bahwa penyakitnya ini bukanlah musibah, melainkan "hadiah" dari Tuhan yang membawa banyak perubahan positif dalam hidupnya.

"Hari ini tepat 6 tahun saya berkenalan dengan hadiah Tuhan berupa kanker," tulis Vidi Aldiano, dikutip dari akun Instagram-nya.

Suami Sheila Dara Aisha ini mengaku, perjalanannya enam tahun melawan kanker berhasil mengubah pandangannya terhadap dunia.

Ia merasa prioritas hidupnya bergeser, dan pola pikirnya mengalami perubahan besar.

"Cara aku melihat dunia, bersyukur akan hal-hal yang sebelumnya enggak pernah disadari, dan bisa melihat sebuah cobaan menjadi sebuah hikmah. Banyak sekali kamu mengubahku," lanjut Vidi.

"Terima kasih kanker, karena kamu, aku belajar banyak selama 6 tahun terakhir. Arti kesabaran, arti berserah, arti ikhlas, dan arti mencintai orang-orang yang genuine, sepenuhnya," sambung Vidi.

Enam tahun berjuang melawan kanker

Dilansir dari pemberitaan , Sabtu, pada tahun 2019, awalnya Vidi hanya berniat memeriksakan suaranya yang hilang.

Namun dari pemeriksaan itu, dokter justru menemukan tekanan darah tinggi. Hal itu aneh, mengingat keluarganya tidak memiliki riwayat hipertensi.

Dari situlah, muncul kecurigaan-kecurigaan yang membuatnya menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk USG di Singapura.

Di sana, ditemukan benjolan berukuran 5 sentimeter di ginjal kirinya.

Kemudian di tanggal 13 Desember 2019, Vidi menjalani operasi pengangkatan ginjal di Singapura. Sejak itu, ia hidup hanya dengan satu ginjal.

Sayang, operasi tidak menghentikan laju kanker.

Empat tahun kemudian, yaitu di 2023, Vidi mengabarkan bahwa kankernya sudah menyebar ke beberapa bagian tubuh.

Mau tak mau, Vidi pun harus rutin berobat ke rumah sakit setiap tiga minggu sekali.

Memasuki tahun 2025, Vidi mengaku ingin berhenti menjalani kemoterapi. Ia mengaku mulai merasa lelah secara mental setelah lima tahun berjuang.

"Karena it's been too long. Dan kalau pun gue lanjutkan, mungkin akan ada side effect yang lebih parah di badan gue. Jadi itu salah satu yang bikin gue pikirin juga. Terlalu banyak what if, what if yang muncul di kepala gue," ucapnya.

Tepat di bulan November 2025, Vidi mengumumkan niatnya hiatus dari dunia hiburan dan fokus pada penyembuhannya.

"Gue memutuskan beberapa bulan ke depan untuk take a break (i haven't got any since 2014), untuk fokus kepada pemulihan diri, and ALSO gue sedang mempersiapkan album baru juga untuk tahun depan. YEAY!" tulis Vidi.

Catatan cumlaude dan kisah cinta bersama Sheila

Vidi Aldiano, Perjalanan Terakhir Vidi Aldiano, Enam Tahun Berdamai dengan Kanker

Vidi Aldiano dan Sheila Dara

Dilansir dari  Oxavia Aldiano atau Vidi Aldiano merupakan penyanyi, penulis lagu, sekaligus podcaster yang lahir di Jakarta, 29 Maret 1990.

Ayahnya, Harry Aprianto Kissowo, merupakan pengusaha di bidang teknologi audio sekaligus Direktur PT Tiga Bintang Nusantara yang memproduksi perangkat speaker bermerek V8sound.

Sementara ibunya, Besbarini, adalah seorang guru piano.

Vidi adalah cucu dari S. Darsih Kissowo, penyanyi keroncong legendaris asal Semarang.

Setelah lulus SMA, Vidi sempat mengambil jurusan Teknik Elektro di Universitas Pelita Harapan (UPH). Namun kemudian memutuskan pindah ke jurusan Manajemen dan lulus dengan IPK 3,62.

Ia juga melanjutkan pendidikan magister di University of Manchester, Inggris melalui program Innovation Management and Entrepreneurship, dan selesai pada tahun 2015 dengan predikat cumlaude.

Vidi menunjukkan ketertarikan pada musik sejak usia dini. Ia mulai belajar piano pada usia tiga tahun di bawah bimbingan sang ibu.

Pada 2006, Vidi mengikuti audisi Indonesian Idol dengan membawakan lagu Glenn Fredly berjudul "Pada Satu Cinta". Namun langkahnya hanya sampai babak 100 besar.

Tapi, Vidi tak menyerah. Ia terus melaju, dan merilis album debut Pelangi di Malam Hari pada 2008.

Album tersebut melahirkan sejumlah lagu yang populer dan melambungkan namanya, salah satunya "Nuansa Bening".

Vidi kemudian merilis album keduanya berjudul Yang Kedua pada 2010, bekerja sama dengan Trinity Optima Production.

Pada 2022, Vidi kembali merilis album berjudul Senandika. Album ini sempat tertunda karena pandemi serta perjuangannya melawan penyakit.

Lagu "Bertahan Lewati Senja" menggambarkan perjuangan Vidi menghadapi penyakitnya. Sementara lagu "Dara" terinspirasi dari kisah cintanya dengan sang istri, Sheila Dara.

Vidi Aldiano pertama kali bertemu dengan Sheila Dara Aisha saat terlibat dalam serial Stereo pada 2015. Hubungan mereka sempat berakhir pada 2018, namun kembali terjalin pada 2020.

Vidi kemudian melamar Sheila pada ulang tahunnya yang ke-31. Prosesi lamaran berlangsung pada 1 Desember 2021, sebelum keduanya resmi menikah pada 15 Januari 2022.

Di awal tahun ini, Vidi Aldiano sempat merayakan ulang tahun pernikahan keempatnya bersama Sheila Dara.

Dalam unggahan di Instagramnya, Vidi menyampaikan rasa syukur karena dipertemukan dan dapat menjalani kehidupan pernikahan bersama Sheila.

“Aku bersyukur Tuhan kasih jalan aku ketemu sama kamu, nikah sama kamu for the rest of our life,” tulis Vidi.

Menutup unggahan itu, Vidi mengungkapkan rasa bahagia dan harapannya untuk dapat menghabiskan sisa hidup bersama Sheila.

Mungkin, satu dua mimpi Vidi belum tergapai. Tapi, ia berhasil menghabiskan sisa hidupnya bersama orang yang ia cintai, menjalani hari-hari dengan syukur, dan meninggalkan jejak keberanian dalam menghadapi sakit yang panjang.

Selamat jalan, Vidi Aldiano.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang