Merinding! Ini Hal Terakhir yang Diucapkan Vidi Aldiano sebelum Hembuskan Napas Terakhir
Kepergian penyanyi ternama Indonesia, Vidi Aldiano, masih menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya. Tiga hari setelah prosesi pemakaman, ibunda tercinta Vidi, Besbarini, akhirnya mengungkapkan momen-momen terakhir sang putra sebelum berpulang untuk selamanya.
Ungkapan tersebut disampaikan Besbarini ketika ia melakukan ziarah ke makam Vidi bersama keluarga. Suasana haru masih terasa kuat saat mereka kembali mendatangi tempat peristirahatan terakhir pelantun lagu-lagu romantis itu di TPU Tanah Kusir. Scroll lebih lanjut yuk!
Sebagaimana diketahui, Vidi Aldiano meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026 setelah berjuang melawan penyakit yang telah lama dideritanya. Jenazahnya kemudian dimakamkan pada Minggu, 8 Maret 2026, di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Sejak kabar duka tersebut tersebar, banyak sahabat dan penggemar yang datang memberikan penghormatan terakhir.
Dalam kesempatan ziarah itu, Besbarini mengenang detik-detik terakhir sebelum putranya mengembuskan napas terakhir. Ia menyebut bahwa proses kepergian Vidi berlangsung dengan sangat damai, bahkan seluruh keluarga sempat berkumpul di sisinya.
“Alhamdulillah tentang dan berjalan dengan lancar dan kami semua sudah kumpul. Setelah kami kumpul semuanya, Vidi berangkat kepada yang lebih (ke Maha Kuasa),” ungkap Besbrini, mengutip tayangan YouTube, Rabu 11 Maret 2026.
Momen yang paling membekas bagi keluarga adalah ketika Vidi sempat mengucapkan kalimat syahadat sebelum berpulang. Hal itu menjadi kenangan yang begitu menyentuh bagi sang ibunda sekaligus menjadi hal terakhir yang diucapkan oleh Vidi Aldiano sebelum meninggal dunia.
“Sempet mengucapkan kalimat syahadat dan Vidi senyum,” katanya.
Menurut Besbarini, kondisi kesehatan Vidi memang sempat menurun secara perlahan sebelum akhirnya meninggal dunia. Namun, ia menegaskan bahwa putranya tidak mengalami penderitaan yang berat di saat-saat terakhir.
“Pelan-pelan aja dia dropnya,” ujarnya.
Di tengah kesedihan yang mendalam, Besbarini juga mengungkapkan rasa syukur karena sang menantu setia mendampingi Vidi hingga akhir hayatnya.
“Oh iya, istrinya juga sangat setia alhamdulillah saya punya menantu baik sekali,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa tidak ada pesan atau wasiat khusus yang disampaikan Vidi sebelum meninggal dunia. Meski begitu, kenangan tentang kepribadian baik sang putra akan selalu hidup di hati keluarga.
"Vidi pergi dengan sangat-sangat tenang,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Besbarini juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan doa serta penghormatan terakhir bagi Vidi. Dukungan dari banyak orang membuat keluarga merasa sangat terharu di tengah masa duka.
“Alhamdulillah terima kasih banyak pada semuanya yang telah hadir, yang bersaksi bahwa Vidi orang baik, terima kasih banget. Dan saya juga dengar bahwa ada juga yang memberikan bacaan yasin, salat gaib ya saya terima kasih banget,” ungkapnya.
Bagi Besbarini, Vidi bukan sekadar seorang anak, melainkan sosok yang selalu membawa kebahagiaan bagi keluarga. Ia merasa sangat bersyukur pernah mendampingi perjalanan hidup Vidi selama lebih dari tiga dekade.
“Sosok anak yang betul-betul bisa membikin kita sebagai orang tuanya alhamdulillah saya sangat bersyukur diberi kesempatan mendampingi selama 36 tahun kurang ya,” katanya.
Kenangan tentang Vidi juga tidak terlepas dari sifatnya yang hangat dan penuh perhatian terhadap orang-orang di sekitarnya. Sang ibunda mengenang putranya sebagai pribadi yang romantis dan penyayang.
“Banyak kenangannya karena Vidi itu orangnya kan sangat romantis ya,” ujarnya.