Perjuangan Vidi Aldiano Sembuh dari Kanker Ginjal
Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Musisi ternama Vidi Aldiano dikabarkan telah meninggal dunia pada Sabtu, 7 Maret 2026. Suami dari Sheila Dara Aisha tersebut tutup usia bertepatan dengan bulan suci Ramadan, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemarnya.
Kabar duka ini disampaikan oleh perwakilan dari Ikatan Manajer Artis Indonesia (Imarindo) yang mengonfirmasi bahwa penyanyi tersebut telah berpulang pada hari yang sama. Scroll lebih lanjut yuk!
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Telah berpulang ke rahmatullah, sahabat kita tercinta, VIDI ALDIANO pada hari ini Sabtu, 7 Maret 2026," bunyi pesan yang diterima VIVA, Sabtu 7 Maret 2026.
Kepergian Vidi Aldiano mengingatkan publik pada perjuangan panjangnya melawan kanker ginjal yang telah ia hadapi selama beberapa tahun terakhir. Penyanyi yang dikenal melalui lagu hit Nuansa Bening itu sempat secara terbuka menceritakan perjalanan penyakitnya dalam berbagai kesempatan, termasuk saat berbincang di podcast milik Deddy Corbuzier pada Oktober 2023.
Perjuangan Vidi Aldiano Sembuh dari Kanker Ginjal
Dalam wawancara tersebut, Vidi mengungkap bahwa dirinya didiagnosis mengidap kanker ginjal stadium 3 pada tahun 2019. Kondisi tersebut membuatnya harus menjalani operasi pengangkatan ginjal kiri di Singapura demi menghentikan perkembangan penyakitnya.
"Setelah gue operasi ginjal diangkat, terus kan dipatologi. Si kanker gue ini diteliti kan ini kanker apa dan ternyata lumayan ganas tipenya," ujar Vidi Aldiano.
Setelah operasi tersebut, Vidi harus beradaptasi dengan kondisi hidup hanya dengan satu ginjal. Dari hasil pemeriksaan lanjutan, diketahui bahwa jenis kanker yang diidapnya termasuk agresif sehingga memerlukan pemantauan kesehatan secara berkala.
Dokter yang menanganinya di Singapura menyarankan agar ia melakukan pemeriksaan rutin setiap enam bulan. Namun situasi pandemi COVID-19 sempat menghambat proses kontrol kesehatan tersebut. Sepanjang 2020, kondisi Vidi masih tergolong stabil tanpa tanda-tanda kekambuhan.
Sayangnya, pada tahun 2021, kabar kurang baik kembali datang ketika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kanker yang sama muncul kembali di area yang sebelumnya pernah terjangkit.
"Pada 2021 nih akhirnya waktu gue cek lagi ditemukan ada lagi, di tempat yang sama. Di bantalannya, gue nggak tahu istilah kedokterannya mungkin di tempat ginjal dulu nempel tapi tipe kankernya sama," jelas Vidi.
Kondisi tersebut membuat Vidi harus kembali menjalani rangkaian perawatan intensif. Pada awal 2022, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sel kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain, sehingga ia perlu menjalani kemoterapi secara rutin setiap bulan.
Meski menghadapi penyakit serius, Vidi Aldiano tetap berusaha menjalani kehidupannya dengan penuh semangat. Ia menjalani berbagai pengobatan, bahkan hingga ke luar negeri, demi meningkatkan peluang kesembuhan. Dalam berbagai kesempatan, ia mengaku hanya bisa terus berikhtiar dan menjalani proses pengobatan sebaik mungkin.
Penyakit yang dihadapinya juga sempat memunculkan kekhawatiran dalam kehidupan pribadinya, terutama terkait rencana memiliki anak. Vidi mengaku sempat merasa takut jika kondisi kesehatannya akan berdampak pada masa depan keluarganya.
Sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan, Vidi juga mulai mengatur ritme pekerjaannya. Jika sebelumnya ia terbiasa bekerja hingga larut malam bahkan sampai pagi, sejak sakit ia mulai menerapkan batasan jam kerja agar tubuhnya tidak terlalu kelelahan.
Perjuangan panjang melawan kanker yang dijalani Vidi Aldiano selama bertahun-tahun menjadi kisah yang menginspirasi banyak orang. Keteguhan dan semangatnya dalam menghadapi penyakit serius menunjukkan sisi kuat seorang seniman yang tidak hanya dikenal lewat karya, tetapi juga melalui ketabahannya dalam menjalani kehidupan.