Tanda-Tanda Kecil Kiamat dalam Islam, Apakah Sudah Dekat?

Ramalan kiamat.
Ramalan kiamat.

Hari kiamat merupakan salah satu perkara gaib yang wajib diyakini setiap Muslim. Keyakinan terhadap datangnya hari akhir termasuk bagian dari rukun iman, karena itu, pembahasan tentang kiamat dan tanda-tandanya selalu menarik untuk dikaji, baik sejak masa Rasulullah maupun hingga hari ini.

Dalam ajaran Islam, tanda-tanda kiamat dibagi menjadi dua kategori, yaitu tanda-tanda kecil (al-alâmatus sughra) dan tanda-tanda besar (al-alâmatul kubra). Tanda-tanda kecil adalah berbagai peristiwa yang terjadi jauh sebelum datangnya kiamat, sebagai isyarat bahwa dunia sedang bergerak menuju akhirnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fokus pembahasan kali ini adalah tanda-tanda kecil tersebut sebagaimana dijelaskan dalam hadits-hadits Nabi. Berikut informasi selengkapnya, sebagaimana dirangkum dari NU Online, Rabu, 4 Maret 2026.

Enam Tanda Kecil Menjelang Kiamat

Dalam sebuah hadits, Rasulullah menyebutkan enam peristiwa yang akan terjadi sebelum kiamat. Hadits tersebut berbunyi:

‎اعْدُدْ سِتًّا بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ: مَوْتِي ثُمَّ فَتْحُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ ثُمَّ مُوتَانٌ يَأْخُذُ فِيكُمْ كَقُعَاصِ الْغَنَمِ ثُمَّ اسْتِفَاضَةُ الْمَالِ حَتَّى يُعْطَى الرَّجُلُ مِائَةَ دِينَارٍ فَيَظَلُّ سَاخِطًا ثُمَّ فِتْنَةٌ لا يَبْقَى بَيْتٌ مِنَ الْعَرَبِ إِلا دَخَلَتْهُ ثُمَّ هُدْنَةٌ تَكُونُ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ بَنِي الأَصْفَرِ فَيَغْدِرُونَ فَيَأْتُونَكُمْ تَحْتَ ثَمَانِينَ غَايَةً تَحْتَ كُلِّ غَايَةٍ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا

Artinya, “Hitunglah enam hal (yang akan terjadi) menjelang hari kiamat, yaitu: kewafatanku, dibebaskannya Baitul Maqdis, kematian yang akan menyerang kalian bagaikan penyakit yang menyerang kambing, melimpahnya harta hingga terdapat seseorang yang diberi seratus dinar namun masih marah-marah (merasa kurang), timbulnya fitnah sehingga tidak ada satu pun rumah orang Arab melainkan akan dimasukinya, dan perjanjian antara kalian dengan bangsa Bani al-Ashfar kemudian mereka mengkhianati perjanjian, lalu mereka mengepung kalian di bawah delapan bendera perang yang pada setiap bendera terdiri dari dua belas ribu personil.” (HR Al-Baihaqi).

Para ulama menjelaskan bahwa salah satu poin dalam hadits tersebut, yakni “kematian yang menyerang seperti penyakit pada kambing”, dimaknai sebagai datangnya wabah yang menewaskan banyak manusia dalam waktu singkat. Selain itu, melimpahnya harta tetapi tetap tidak menimbulkan rasa cukup menunjukkan krisis moral dan hilangnya keberkahan.

Ilmu Dicabut dan Fitnah Merajalela

Dalam riwayat lain, Rasulullah juga menggambarkan tanda-tanda kecil kiamat sebagai berikut:

‎لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقْبَضَ الْعِلْمُ وَتَكْثُرَ الزَّلَازِلُ وَيَتَقَارَبَ الزَّمَانُ وَتَظْهَرَ الْفِتَنُ وَيَكْثُرَ الْهَرْجُ وَهُوَ الْقَتْلُ الْقَتْلُ حَتَّى يَكْثُرَ فِيكُمْ الْمَالُ فَيَفِيضَ

Artinya, “Tidak akan pernah terjadi hari kiamat kecuali ilmu hilang, banyak terjadi gempa, waktu seolah berjalan dengan cepat, timbul berbagai macam fitnah, kekisruhan, yaitu saling bunuh membunuh, dan kalian bergelimang harta dan berlimpah ruah.” (HR Al-Bukhari).

Hadits ini menunjukkan bahwa di antara tanda kecil kiamat adalah dicabutnya ilmu. Para ulama menjelaskan bahwa maksudnya bukan hilangnya buku atau sumber ilmu, melainkan wafatnya para ulama sehingga manusia kehilangan rujukan yang benar. Di saat yang sama, fitnah dan kekerasan meningkat.

Meningkatnya Kebodohan dan Kemaksiatan

Tanda kecil lainnya dijelaskan dalam hadits riwayat Muslim berikut:

‎إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُرْفَعَ الْعِلْمُ وَيَكْثُرَ الْجَهْلُ وَيَكْثُرَ الزِّنَا وَيَكْثُرَ شُرْبُ الْخَمْرِ وَيَقِلَّ الرِّجَالُ وَيَكْثُرَ النِّسَاءُ حَتَّى يَكُونَ لِخَمْسِينَ امْرَأَةً الْقَيِّمُ الْوَاحِدُ

Artinya, “Termasuk dari sebagian tanda kiamat adalah ilmu akan diangkat, banyak kebodohan, suburnya perzinaan, banyak orang yang meminum khamar, sedikitnya kaum laki-laki serta banyaknya kaum wanita, sampai-sampai lima puluh perempuan berbanding satu laki-laki.” (HR Muslim).

Riwayat ini menegaskan bahwa meningkatnya kebodohan dan kemaksiatan merupakan indikator mendekatnya kiamat. Ketimpangan jumlah laki-laki dan perempuan juga disebut sebagai salah satu fenomena yang akan terjadi.

Bukan untuk Memprediksi Waktu Kiamat

Meski berbagai tanda kecil telah disebutkan secara rinci dalam hadits, seluruhnya bukanlah sarana untuk memprediksi kapan kiamat akan terjadi. Tanda-tanda tersebut berfungsi sebagai peringatan agar manusia meningkatkan keimanan dan amal saleh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Waktu terjadinya kiamat tetap menjadi rahasia Allah. Manusia hanya diberi informasi tentang tanda-tandanya sebagai bentuk peringatan. Oleh karena itu, sikap terbaik dalam menyikapi tanda-tanda kecil kiamat bukanlah ketakutan berlebihan atau spekulasi waktu, melainkan memperbanyak introspeksi, memperbaiki akhlak, dan memperkuat keimanan.

Dengan memahami tanda-tanda kecil kiamat, umat Islam diharapkan semakin sadar bahwa kehidupan dunia bersifat sementara. Setiap peristiwa yang disebutkan Nabi menjadi pengingat agar manusia tidak lalai dan selalu bersiap menghadapi kehidupan akhirat.