Tren Penggunaan PayLater di Momen Ramadan 2026, Dari Tiket Mudik hingga Bukber

Ilustrasi belanja online
Ilustrasi belanja online

Bulan Ramadan kembali menjadi periode dengan aktivitas konsumsi yang meningkat di berbagai sektor. Tradisi mudik, kebutuhan pakaian baru untuk Hari Raya, pembelian perangkat elektronik, hingga agenda buka puasa bersama (bukber) mendorong lonjakan transaksi masyarakat. 

Dalam beberapa tahun terakhir, metode pembayaran digital, termasuk layanan Buy Now Pay Later (BNPL) atau PayLater, semakin sering digunakan untuk mendukung pola belanja musiman tersebut.

Peningkatan ini terlihat pada sejumlah pelaku industri pembiayaan digital yang menghadirkan program promosi selama Ramadan 2026. Layanan PayLater dimanfaatkan untuk transaksi perjalanan, fesyen, elektronik, hingga makanan dan minuman. 

Skema cicilan dan potongan harga, menjadi daya tarik utama di tengah tingginya kebutuhan pengeluaran selama bulan puasa. Salah satu perusahaan yang merespons momentum ini adalah Indodana Finance (PT Indodana Multi Finance). 

Perusahaan pembiayaan yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tersebut menghadirkan kampanye bertajuk #MendingIndodana pada periode 19 Februari hingga 31 Maret 2026. Program ini mencakup berbagai penawaran di kategori yang umumnya mengalami kenaikan permintaan saat Ramadan.

“Ramadan adalah momen spesial yang diiringi dengan pesatnya peningkatan kegiatan berbelanja," kata Iwan Dewanto, Direktur Indodana Finance, sebagaimana dikutip dari siaran pers, Selasa, 3 Maret 2026.

Melalui kampanye tersebut, sambung dia, perusahaan sekaligus ingin mengedukasi masyarakat bahwa banyak kebutuhan bukan berarti harus boros. "Kami menyediakan berbagai pilihan promo di kategori travel, fashion, elektronik, hingga F&B agar masyarakat bisa menjalani bulan suci dengan lebih hemat dan terencana,” sambungnya. 

Ilustrasi PayLater

Ilustrasi PayLater

Pada kategori perjalanan, perusahaan berkolaborasi dengan Tiket.com untuk menghadirkan potongan harga hingga Rp3.000.000 bagi pemesanan tiket transportasi dan akomodasi. Permintaan tiket dan penginapan biasanya meningkat seiring tradisi mudik menjelang Idulfitri.

Di sektor fesyen, ada promosi cicilan 0 persen dan potongan harga hingga Rp250.000 tersedia di sejumlah platform dan merek ritel seperti Blibli, MAPClub, Matahari, serta Zalora. Kebutuhan pakaian dan aksesori baru menjelang Lebaran menjadi salah satu faktor pendorong transaksi pada periode ini.

Sementara itu, untuk kategori elektronik dan perlengkapan rumah tangga, promo cicilan 0 persen serta program bebas tiga kali cicilan tersedia di sejumlah jaringan ritel seperti Electronic City dan Hypermart. Pembelian gadget dan peralatan rumah tangga umumnya meningkat menjelang perayaan Hari Raya.

Pada sektor makanan dan minuman, promosi harga khusus ditawarkan di beberapa jaringan restoran. Program tersebut menyasar tingginya aktivitas buka puasa bersama yang menjadi tradisi tahunan selama Ramadan.

Selain itu, terdapat pula program promosi untuk kebutuhan harian. Konsumen yang melakukan transaksi minimal Rp100.000 di gerai Indomaret, berkesempatan memperoleh satu botol sirup Marjan sesuai ketentuan yang berlaku.

Secara industri, Ramadan menjadi periode penting bagi perusahaan pembiayaan digital untuk mendorong volume transaksi. Di sisi lain, penggunaan PayLater tetap memerlukan perencanaan keuangan yang matang agar kewajiban cicilan tidak membebani kondisi finansial setelah Lebaran.