Masih Tersedia Tiket DAMRI untuk Mudik 2026, Cek Rute dan Tanggalnya

Masih Tersedia Tiket DAMRI untuk Mudik 2026, Cek Rute dan Tanggalnya

Masih tersedia ratusan tiket DAMRI yang bisa dipesan untuk mudik Lebaran 2026. 

Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S. mengatakan, ketersediaan kursi yang masih banyak tersebut memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memilih waktu perjalanan yang lebih nyaman.

“DAMRI mengajak masyarakat untuk memanfaatkan tanggal-tanggal keberangkatan dengan tingkat keterisian kursi yang masih rendah sehingga perjalanan mudik dapat direncanakan dengan lebih leluasa dan nyaman,” ujar Septian dalam siaran resmi, Rabu (11/3/2026).

Ia menyambung, selama periode Angkutan Lebaran 2026, DAMRI menyiapkan 1.800 armada bus, dengan lebih dari 220.000 kursi, serta target melayani hingga 2,7 juta penumpang secara nasional.

Berdasarkan data pemesanan tiket per 10 Maret 2026 (pukul 15.00 WIB), sejumlah tanggal keberangkatan menjelang puncak mudik mulai menunjukkan peningkatan tingkat keterisian kursi pada layanan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).

Beberapa tanggal keberangkatan dengan tingkat keterisian kursi yang masih rendah antara lain pada tanggal 30 Maret - 1 April 2026, serta 21–22 Maret 2026 yang masing-masing masih berada di bawah 30 persen okupansi. 

Masih Tersedia Tiket DAMRI untuk Mudik 2026, Cek Rute dan Tanggalnya

Ilustrasi armada bus Damri.

Kondisi ini memberikan peluang bagi masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik maupun arus balik dengan lebih fleksibel.

Sementara itu, pemesanan tiket mulai menunjukkan peningkatan menjelang periode puncak mudik. 

Beberapa tanggal dengan tingkat keterisian tertinggi tercatat pada 17 dan 18 Maret 2026, dengan okupansi kursi yang telah mencapai sekitar 57 persen.

Adapun beberapa rute yang masih tersedia yaitu rute DAMRI dari daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) menuju Lampung, Palembang, Purwokerto, Purworejo, Yogyakarta, hingga Wonosobo.

Ia menambahkan, fleksibilitas waktu perjalanan mudik tahun ini juga didukung oleh kebijakan pemerintah terkait Work From Anywhere (WFA).

Serta, pengaturan cuti bersama Idul Fitri 2026, yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyesuaikan waktu perjalanan lebih awal, maupun setelah periode puncak mudik.

Berdasarkan kebijakan tersebut, skema WFA sebelum Lebaran diterapkan pada 16–17 Maret 2026, sementara WFA setelah Lebaran berlangsung pada 25–27 Maret 2026. 

Kebijakan ini memungkinkan masyarakat tetap menjalankan pekerjaan dari lokasi lain tanpa harus berada di kantor.

Lebih lanjut disampaikan, dengan adanya kebijakan WFA dan cuti bersama Idul Fitri, masyarakat dapat merencanakan perjalanan mudik dengan lebih strategis.

Sebagai contoh, perjalanan lebih awal dapat dilakukan pada periode 11–15 Maret 2026 sebelum puncak arus mudik, dengan tetap memanfaatkan WFA pada 16–17 Maret. 

"Sementara itu, perjalanan arus balik juga dapat dilakukan setelah periode padat, dengan memilih tanggal 30 Maret hingga awal April, yang saat ini masih memiliki tingkat keterisian kursi relatif rendah" kata Septian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang