Mudik Lebaran 2026, Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Rute Ini Capai 100 Persen

kereta api, Kereta api ekonomi kerakyatan, Mudik Lebaran 2026, Penjualan Tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan Rute Ini Capai 100 Persen

Okupansi Kereta Ekonomi Kerakyatan rute Pasarsenen-Lempuyangan (KA 7040) pada masa angkutan Lebaran 2026, yakni 11-24 Maret 2026, mencapai 100 persen pada setiap perjalanan.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api ekonomi menunjukkan bahwa moda transportasi berbasis rel tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

“Kereta api ekonomi kerakyatan ini merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, serta terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat," kata Franoto dalam siaran resmi, Rabu (11/3/2026).

Ia melanjutkan, program tarif terjangkau ini diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan mudik dengan lebih mudah, sekaligus mendukung mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Untuk diketahui, kereta yang diberangkatkan dari Stasiun Pasarsenen pukul 15.25 WIB ini mulai beroperasi pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026. Kereta ini beroperasi guna mendukung mobilitas masyarakat selama musim mudik Lebaran.

Rangkaian pada KA tambahan PSE-LPN ini terdiri dari dua kelas layanan, yakni lima kereta kelas eksekutif, dan empat kereta ekonomi kerakyatan.

Khusus pada kereta ekonomi kerakyatan, setiap kereta menyediakan 93 tempat duduk. Jadi, total kapasitas tempat duduk kelas ekonomi pada rangkaian ini mencapai 372 tempat duduk.

Pada perjalanan hari ini, Rabu (11/3/2026), volume pelanggan tercatat sebanyak 388 penumpang, dengan tingkat keterisian mencapai 104 persen.

Kata Franoto, ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan KA ekonomi kerakyatan.

Lebih lanjut disampaikan, tingginya animo masyarakat tidak hanya dipengaruhi oleh tarif yang terjangkau, tetapi juga karena tingkat kenyamanan dan keselamatan yang baik.

Untuk perjalanan hingga Yogyakarta, tiket KA ini dibanderol sekitar Rp175.000, setelah mendapatkan diskon sebesar 30 persen melalui program stimulus pemerintah.

Selain harga yang ekonomis, sambungnya, kereta api juga menjadi pilihan masyarakat.

Alasannya, kereta api menawarkan perjalanan yang lebih nyaman, aman, tepat waktu, serta bebas dari kemacetan. Sehingga, pelanggan dapat menikmati perjalanan jarak jauh dengan lebih tenang.

Franoto menegaskan, saat ini tiket kereta api Ekonomi Kerakyatan untuk keberangkatan 25 Maret-1 April 2026 masih tersedia.

Ia menambahkan, KAI terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui berbagai aspek.

Mulai dari keselamatan perjalanan, ketepatan waktu, hingga peningkatan fasilitas layanan di stasiun maupun di atas kereta. Sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan lebih aman dan nyaman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang