62,5 Persen Bayi Pernah Alami Ruam Popok, Begini Cara Mengatasinya!
Merawat kulit bayi membutuhkan perhatian khusus, terutama di area popok. Pasalnya, kulit bayi sangat halus dan sensitif, sehingga mudah mengalami iritasi akibat lembap, gesekan, atau kontak dengan urine dan feses.
Ruam popok bisa membuat bayi rewel, sulit tidur, dan merasa tidak nyaman, sehingga penting bagi orang tua untuk mengetahui cara mencegah dan meredakannya sejak dini.
Data menunjukkan bahwa hingga 62,5 persen bayi mengalami ruam popok di tahun pertama kehidupannya, mulai dari kemerahan ringan hingga iritasi yang cukup mengganggu. Untuk itu, menjaga area popok tetap bersih dan kering adalah langkah utama dalam pencegahan.
Menurut dr. Christa Desire Gracia, SpDVE, dokter spesialis kulit anak, kulit bayi, terutama di area popok, sangat rentan mengalami iritasi karena barrier kulitnya belum matang. Sebab itu, perlunya melakukan perawatan pada kulit bayi, dengan produk yang mengandung bahan-bahan aman untuk buah hati.
"Kombinasi zinc oxide dan ceramide dalam satu produk merupakan pendekatan yang baik karena bekerja melindungi kulit dari gesekan dan kelembapan, sekaligus memperkuat pertahanan alami kulit,” kata dr. Christa Desire Gracia dalam acara Talkshow Loluna Berbagi Skincare di Panti Balita Tunas Bangsa, Jakarta Timur, Rabu, 11 Februari 2026.
dr. Christa Desire Gracia, SpDVE, dokter spesialis kulit anak
Selain itu, ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu mencegah ruam popok pada bayi, di antaranya:
1. Rutin mengganti popok sebelum terlalu basah atau kotor.
2. Membersihkan area popok dengan lembut, menggunakan air hangat atau tisu bayi yang bebas alkohol dan pewangi.
3. Mengeringkan kulit dengan lembut sebelum mengenakan popok baru.
4. Mengoleskan krim pelindung yang sesuai untuk bayi, terutama pada area yang rawan iritasi.
5. Memilih popok yang sesuai ukuran dan bahan yang breathable agar kulit tetap kering.
Jika bayi sudah mulai menunjukkan tanda-tanda ruam, seperti kemerahan, iritasi, atau gatal, segera sesuaikan perawatan. Mengurangi kontak kulit dengan popok terlalu lama, memperbanyak waktu tanpa popok, dan penggunaan krim pelindung dapat membantu meredakan iritasi. Namun, jika ruam tidak kunjung membaik atau muncul tanda infeksi, konsultasikan ke dokter anak.
Lebih lanjut, selain talkshow bersama expert, Loluna juga menyalurkan lebih dari 1.000 produk perawatan bayi ke 20 panti asuhan di Indonesia. Aktivitas ini dilakukan bersamaan dengan peluncuran produk terbarunya, sekaligus mengajak komunitas untuk berbagi perhatian kepada bayi yang membutuhkan.
“Visi kami adalah menciptakan momen yang lebih spesial untuk semua anak Indonesia, tanpa terkecuali," kata Bianca Belnadia, CEO dan Co-Founder Loluna.