Kesalahan 35 Menit yang Mengguncang Dunia Aset Kripto
Awalnya mereka berencana memberikan hadiah uang tunai kecil sebesar dua ribu Won - Rp23 ribu - kepada pelanggan, tetapi malah memberi mereka dua ribu Bitcoin.
Bithumb lalu meminta maaf atas kesalahan tersebut, dan menambahkan bahwa mereka dengan cepat menyadari kesalahan mereka dan telah memulihkan hampir semua token yang hilang.
Pihak bank menyatakan telah membatasi perdagangan dan penarikan dana untuk 695 pelanggan yang terdampak dalam waktu 35 menit setelah gangguan tersebut terjadi. Bithumb mengatakan telah memulihkan 99,7 persen dari 620 ribu Bitcoin yang salah kirim.
"Kami ingin memperjelas bahwa masalah ini tidak ada hubungannya dengan peretasan eksternal atau pelanggaran keamanan, dan tidak ada masalah dengan keamanan sistem atau manajemen aset pelanggan," kata Bithumb, seperti dikutip dari BBC, Minggu, 8 Februari 2026.
Sementara itu, regulator keuangan Korea Selatan mengatakan akan menyelidiki insiden tersebut. Setiap tanda aktivitas ilegal akan memicu penyelidikan formal, menurut Layanan Pengawasan Keuangan (FSS).
Bithumb berjanji untuk bekerja sama dengan regulator. "Kami akan menjadikan kecelakaan ini sebagai pelajaran dan memprioritaskan 'kepercayaan pelanggan dan ketenangan pikiran' daripada pertumbuhan eksternal," ungkap Kepala Eksekutif Bithumb, Lee Jae-won.
Mereka juga berencana membayar kompensasi sebesar 20 ribu Won (Rp230 ribu) kepada semua pelanggan yang menggunakan platform tersebut pada saat itu, dan akan menghapuskan biaya perdagangan, di antara langkah-langkah lainnya.
Bithumb mengatakan akan meningkatkan sistem verifikasi dan memperkenalkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendeteksi transaksi abnormal.
Insiden ini kemungkinan akan memicu diskusi seputar pengawasan regulasi yang lebih ketat di bidang keuangan.
Pada April 2024, Citigroup, sebuah bank AS, secara keliru mengkreditkan US$81 triliun (Rp1.365 triliun), bukan US$280 triliun (Rp4.720 triliun), ke rekening seorang nasabah.
Dua karyawan gagal mendeteksi kesalahan tersebut sebelum diproses, tetapi bank membatalkan transaksi tersebut dalam beberapa jam setelah karyawan ketiga menemukan kesalahan tersebut.