Kisah Legendaris: Manusia Air Sang Peraih 14 Emas Olimpiade dan Rekor yang Mengguncang Dunia

Legenda renang Amerika Serikat, Michael Phelps
Legenda renang Amerika Serikat, Michael Phelps

 Kisah legendaris Michael Phelps lahir di Beijing pada musim panas 2008. Di hadapan jutaan pasang mata dunia, pria berusia 23 tahun itu menjelma menjadi mesin peraih emas yang tak terbendung.

Delapan medali emas dalam satu Olimpiade bukan hanya memecahkan rekor milik Mark Spitz, tetapi juga mengantarkan Phelps ke puncak tertinggi sejarah Olimpiade.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Olimpiade Beijing 2008 menjadi panggung lahirnya sejarah baru. Michael Phelps memastikan namanya abadi dalam dunia olahraga setelah meraih medali emas kedelapan di satu edisi Olimpiade, sebuah pencapaian yang belum pernah dilakukan atlet mana pun sebelumnya.

Perenang asal Amerika Serikat itu memecahkan rekor yang bertahan selama 36 tahun milik sesama legenda renang Amerika, Mark Spitz, yang mengoleksi tujuh medali emas pada Olimpiade Munich 1972.

Medali emas kedelapan Phelps diraih setelah membantu tim Amerika Serikat menjuarai nomor estafet 4x100 meter gaya ganti putra. Berbeda dengan beberapa kemenangannya yang ditentukan dalam hitungan sepersekian detik, kali ini Phelps dan rekan-rekannya menang dengan relatif nyaman.

Pencapaian tersebut semakin mengukuhkan status Phelps sebagai atlet Olimpiade tersukses di era modern. Total ia telah mengumpulkan 14 medali emas Olimpiade, termasuk enam yang diraihnya pada Olimpiade Athena 2004.

Di usia 23 tahun, Phelps benar-benar berdiri sendirian di puncak sejarah. Rekor miliknya bahkan melampaui pencapaian para legenda Olimpiade lainnya dengan selisih yang cukup jauh.

Menariknya, dari delapan medali emas yang diraih di Beijing, tujuh di antaranya disertai pemecahan rekor dunia. Hanya nomor 100 meter gaya kupu-kupu yang gagal berakhir dengan catatan waktu terbaik dunia.

Meski begitu, dominasi Phelps tetap sulit dibantah. Dengan postur tubuh ideal dan rentang tangan yang lebih panjang dari tinggi badannya, ia menjadi mesin peraih emas yang nyaris sempurna.

Profil Michael Phelps

Michael Phelps lahir di Baltimore, Amerika Serikat, pada 30 Juni 1985. Kini, legenda renang dunia tersebut telah berusia 41 tahun dan tetap menjadi salah satu atlet Olimpiade paling berpengaruh sepanjang masa.

Phelps tumbuh besar bersama sang ibu, Deborah Phelps, serta dua kakak perempuannya, Hilary dan Whitney, yang memiliki peran penting dalam perjalanan hidupnya sejak kecil.

Dalam kehidupan pribadi, Phelps menikahi mantan ratu kecantikan Nicole Johnson pada 2016. Pasangan ini telah dikaruniai empat anak, yakni Boomer, Beckett, Maverick, dan Nico yang lahir pada 2024, seperti dilaporkan NBC Olympics.

Kesuksesan luar biasa di kolam renang turut membuka banyak peluang bagi Phelps di luar olahraga. Ia bahkan sempat terlibat dalam dunia akademik dan berbagai kegiatan edukasi setelah pensiun dari kompetisi.

Phelps pertama kali tampil di Olimpiade saat masih berusia 15 tahun pada Sydney 2000. Setelah mengukir sederet rekor dan mengoleksi puluhan medali, ia akhirnya menutup karier gemilangnya usai Olimpiade Rio 2016.

Deretan prestasi tersebut membuat Phelps masuk dalam jajaran mantan atlet dengan pendapatan terbesar di dunia. Meski sudah gantung kacamata renang, pemasukan yang diterimanya tetap fantastis.

Menurut Vietnam Express, Phelps masih mampu menghasilkan sekitar 10 juta dolar AS atau setara Rp160 miliar per tahun setelah pensiun. Pendapatan itu berasal dari berbagai kerja sama komersial dengan perusahaan besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa merek ternama yang pernah menggandengnya antara lain Visa, Subway, Speedo, hingga Under Armour.

Sementara itu, Celebrity Net Worth memperkirakan total kekayaan bersih Phelps saat ini mencapai sekitar 100 juta dolar AS atau lebih dari Rp1 triliun. Angka tersebut menjadi bukti bahwa kejayaan Phelps tidak hanya terjadi di kolam renang, tetapi juga berlanjut setelah masa pensiunnya.