Bos Take-Two Janji Harga GTA 6 Tetap Masuk Akal

Update Bocoran Game GTA 6
Update Bocoran Game GTA 6

 Perdebatan soal harga Grand Theft Auto VI atau GTA 6 kembali memanas di kalangan gamer. Setelah berbulan-bulan dipenuhi rumor bahwa game terbaru Rockstar Games itu bisa dijual hingga 100 dolar AS atau setara Rp1,7 juta, CEO Take-Two Interactive Strauss Zelnick akhirnya angkat bicara soal spekulasi tersebut. 

Logo Rockstar Games

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam konferensi Interactive Innovation Conference di Las Vegas, Zelnick mengatakan pihaknya ingin memastikan harga GTA 6 tetap terasa “sangat wajar” bagi pemain. Namun di sisi lain, ia juga menyebut harga video game saat ini sebenarnya masih lebih murah dibanding nilai hiburan dan biaya produksi yang dikeluarkan developer.

Hingga saat ini Rockstar dan Take-Two memang belum mengumumkan harga resmi GTA 6. Namun rumor soal banderol 100 dolar atau sekitar Rp1,7 juta terus muncul karena game tersebut disebut-sebut menjadi proyek hiburan paling mahal yang pernah dibuat.

Meski begitu, Zelnick tampaknya mencoba menenangkan kekhawatiran gamer. Ia menegaskan bahwa filosofi perusahaan adalah memberikan nilai hiburan jauh lebih besar dibanding uang yang dibayarkan konsumen.

Menurutnya, pemain akan merasa puas jika kualitas game yang didapat sebanding dengan harga yang dibayar.

Ia juga menyinggung bahwa harga game AAA sebenarnya tidak mengalami kenaikan besar selama lebih dari satu dekade, meski biaya pengembangan dan inflasi global terus meningkat.

Komentar tersebut langsung memicu perdebatan besar di komunitas gaming. Banyak gamer mengaku siap membayar lebih mahal jika GTA 6 benar-benar menawarkan kualitas revolusioner seperti yang dijanjikan Rockstar.

Di Reddit, sebagian pemain bahkan menyebut GTA 6 tetap akan terasa “worth it” meski dijual di atas harga standar game AAA saat ini. Ada yang membandingkan ratusan jam gameplay GTA dengan biaya hiburan lain yang lebih mahal tetapi hanya dinikmati beberapa jam saja.

Namun tidak sedikit juga gamer yang khawatir industri game mulai mendorong harga terlalu tinggi. Sebagian pengguna internet menilai kenaikan harga game bisa memicu praktik monetisasi tambahan seperti battle pass, microtransaction, hingga DLC mahal.

Spekulasi harga GTA 6 makin besar setelah Nintendo mulai membuka tren harga game 80 dolar untuk beberapa judul besar mereka pada era Switch 2. Banyak analis menilai Rockstar punya peluang besar menaikkan standar harga industri karena popularitas GTA yang luar biasa besar.

Meski begitu, sejumlah pengamat industri percaya Take-Two kemungkinan tetap mempertahankan harga standar sekitar 70 hingga 80 dolar atau sekitar Rp1,3 jutauntuk versi dasar, sementara edisi premium bisa dijual jauh lebih mahal dengan bonus early access dan item eksklusif.

Selain soal harga, Zelnick juga menegaskan bahwa GTA 6 tidak akan dipenuhi iklan seperti game free-to-play modern. Ia menyebut memasukkan iklan ke dalam game premium seharga 70 atau 80 dolar akan terasa tidak adil bagi pemain.

Rockstar disebut tetap mempertahankan tradisi dunia GTA yang dipenuhi merek fiktif satir dibanding product placement dari perusahaan nyata. Menurut Zelnick, pendekatan tersebut membantu menjaga identitas dan “kemurnian” dunia GTA.

Di balik tingginya antusiasme publik, Zelnick mengaku juga merasa tertekan menghadapi peluncuran GTA 6. Ia menyebut game tersebut diharapkan menjadi “pengalaman hiburan terbesar di dunia”, sehingga ekspektasi pemain sangat sulit dipenuhi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Poster GTA 6

Poster GTA 6

GTA 6 sendiri saat ini dijadwalkan meluncur pada November 2026 untuk PlayStation 5 dan Xbox Series X|S. Hingga kini, game tersebut masih menjadi salah satu proyek paling dinantikan dalam sejarah industri video game modern.