Pinterest PHK Hampir 15 Persen Pekerja, Fokus Berpindah ke AI
Gelombang efisiensi kembali menghantam industri teknologi global. Kali ini giliran Pinterest yang dikabarkan akan memangkas hampir 15 persen tenaga kerjanya sebagai bagian dari restrukturisasi perusahaan.
Langkah ini dilakukan seiring pergeseran fokus besar-besaran ke pengembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Dalam dokumen yang diajukan ke otoritas sekuritasl, perusahaan yang berbasis di San Francisco tersebut menyebut pemangkasan ini dilakukan untuk mendukung inisiatif transformasi. Program itu mencakup pengalokasian ulang sumber daya perusahaan ke peran yang berfokus pada AI serta memprioritaskan produk-produk yang ditenagai teknologi tersebut.
Pinterest juga menyatakan tengah membentuk ulang pendekatan penjualan dan strategi pemasaran mereka. Ya, selain pengurangan tenaga kerja, perusahaan juga akan mengurangi ruang kantor.
"Pinterest memperkirakan rencana restrukturisasi ini rampung pada akhir September, dengan beban biaya sebelum pajak antara US$35 juta atau setara Rp584,5 miliar hingga US$45 juta atau setara Rp751,5 miliar," demikian sebagaimana dikutip dari AP News, Rabu, 4 Februari 2026.
PHK ini diperkirakan berdampak pada ratusan pekerja. Hingga akhir tahun lalu, jumlah total karyawan Pinterest tercatat sekitar 5.200 orang. Dengan persentase pemangkasan mendekati 15 persen, pengurangan tenaga kerja berpotensi menyentuh kisaran ratusan posisi di berbagai fungsi.
Seperti banyak perusahaan teknologi dan media sosial lain, Pinterest dalam beberapa waktu terakhir mempercepat integrasi AI, khususnya pada fitur yang langsung digunakan konsumen. Pada Oktober lalu, perusahaan meluncurkan pembaruan papan atau boards berbasis AI di dalam platform. Pinterest juga memperkenalkan Pinterest Assistant, asisten berbasis AI yang memberikan rekomendasi belanja kepada pengguna.
Strategi ini menunjukkan arah baru perusahaan yang semakin menempatkan AI sebagai inti pengembangan produk. Namun, pergeseran tersebut datang dengan konsekuensi pengurangan biaya di sisi lain, termasuk tenaga kerja dan infrastruktur fisik seperti kantor.
Pinterest bukan satu-satunya perusahaan yang mengambil langkah serupa. Sebelumnya, Amazon juga mengumumkan pengurangan sekitar 14.000 pekerjaan korporat, atau hampir 4 persen dari total tenaga kerjanya, saat perusahaan tersebut meningkatkan investasi AI sembari memangkas biaya di area lain.
Pasar merespons cepat kabar ini. Saham Pinterest tercatat turun lebih dari 9 persen pada perdagangan tengah hari Selasa pekan lalu. Penurunan tersebut mencerminkan kekhawatiran investor terhadap dampak jangka pendek restrukturisasi, meski di sisi lain perusahaan berupaya memposisikan diri lebih kuat di era persaingan teknologi AI.