Dari Model ke Founder Skincare, Perjalanan Virginy Valentine Hadirkan Produk Kecantikan yang Aman

Virginy Valentine, model, Surabaya, kecantikan, produk kecantikan, Skincare, Dari Model ke Founder Skincare, Perjalanan Virginy Valentine Hadirkan Produk Kecantikan yang Aman

Industri kecantikan di Indonesia terus berkembang pesat, seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap perawatan kulit.

Di tengah gempuran produk impor, sejumlah brand lokal mulai menemukan jalannya sendiri untuk bertahan dan bersaing.

Seperti Virginy Valentine yang dikenal sebagai mantan model profesional asal Surabaya. Pengalamannya di dunia fashion dan kecantikan membentuk pemahamannya terhadap kebutuhan perawatan kulit dari berbagai karakter dan jenis kulit.

Kedekatan dengan industri ini membuatnya berperan dalam menghadirkan produk kecantikan. Selain itu ia juga terlibat langsung dalam proses pengembangan produk yang diberi nama VALVL Skincare bersama tim R&D.

Keterlibatan tersebut menjadi salah satu fondasi dalam membangun identitas sebagai brand yang inklusif dan berorientasi pada kebutuhan nyata konsumen.

Apalagi setelah produknya digunakan oleh berbagai figur publik, mulai dari artis Lisa Mariana, influencer dan TikTokers, hingga penyanyi Dangdut Academy Syaqira DA7. Keberagaman latar belakang figur yang terlibat, mencerminkan upaya untuk menjangkau konsumen lintas segmen.

Ia menuturkan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bagian dari strategi memperkenalkan kualitas produk lokal kepada masyarakat luas. Dibangun dengan pendekatan yang serius, baik dari sisi pengembangan maupun proses produksi.

“Lewat kolaborasi ini, aku ingin masyarakat tahu bahwa ada produk lokal dengan kualitas yang bisa bersaing dengan produk luar, karena memang dikembangkan dan diproduksi secara serius oleh tim kami sendiri,” ujar Virginy Valentine kepada jurnalis termasuk Kompas.com.

Fokus pada Kualitas dan Keamanan Produk

Apalagi di tengah persaingan yang ketat kosmetik di Indonesia, ia memilih menekankan aspek kualitas dan keamanan. Seluruh rangkaian produknya diproduksi di pabrik milik sendiri, sehingga kontrol terhadap proses produksi dapat dilakukan secara menyeluruh.

Langkah ini juga memungkinkan dapat menjaga konsistensi standar produk di tengah meningkatnya permintaan pasar.

Selain itu dari sisi legalitas, ia memastikan seluruh produknya telah terdaftar BPOM, dikembangkan oleh tim Research & Development (R&D) berpengalaman, serta melalui uji dermatologis.

Pendekatan ini dinilai penting untuk membangun kepercayaan konsumen, terutama di tengah maraknya produk kecantikan yang beredar tanpa kejelasan standar.

"Juga ada layanan konsultasi online dengan dokter, sebagai upaya membantu konsumen menyesuaikan penggunaan produk dengan kondisi kulit masing-masing," imbuhnya.

Menyasar Beragam Kebutuhan Kulit

Kini produk kencantikannya menghadirkan sejumlah produk perawatan yang dirancang untuk kebutuhan kulit yang beragam.

"Beberapa produk andalan yang banyak digunakan antara lain Blemish Serum untuk perawatan kulit bermasalah, cleanser yang tersedia untuk kulit acne dan non-acne, serta rangkaian perawatan harian yang praktis digunakan dalam rutinitas sehari-hari," Virginy Valentine.

Sehingga produk kecantikannya ini sejalan dengan visi untuk menghadirkan perawatan kulit yang mudah dipahami, tidak rumit, dan relevan dengan kebutuhan konsumen modern.

Termasuk dari sisi harga yang berupaya menjaga keterjangkauan agar produknya dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang