Tanggal 26 Januari Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Momen Penting dan Sejarahnya

Hari Bhakti Imigrasi, Tanggal 26 Januari, Tanggal 26 Januari Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Momen Penting dan Sejarahnya

 Tanggal 26 Januari 2026 jatuh pada hari Senin dan dipenuhi dengan berbagai peringatan penting, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Sejumlah momentum bersejarah diperingati pada tanggal ini, mulai dari Hari Bhakti Imigrasi, Hari Ulang Tahun Garuda Indonesia, hingga peringatan di bidang kepabeanan dan lingkungan hidup.

Peringatan-peringatan ini tidak hanya menjadi penanda sejarah, tetapi juga refleksi perjalanan panjang institusi dan nilai-nilai yang terus dijaga hingga kini.

Apa makna peringatan Hari Bhakti Imigrasi ke-76?

Pada tahun 2026, Hari Bhakti Imigrasi memasuki peringatan yang ke-76 dengan tema “Imigrasi Berbhakti, Indonesia Maju”.

Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang sejarah panjang terbentuknya lembaga keimigrasian di Indonesia serta perannya dalam menjaga kedaulatan negara.

Melansir laman Kantor Imigrasi Yogyakarta, Hari Bhakti Imigrasi memiliki keterkaitan erat dengan peristiwa penyerahan Dinas Imigrasi dari Pemerintah Hindia Belanda kepada Pemerintah Indonesia pada era Republik Indonesia Serikat (RIS). Peristiwa bersejarah tersebut terjadi pada 26 Januari 1950.

Pada masa itu, untuk pertama kalinya jabatan Kepala Jawatan Imigrasi dipegang oleh putra pribumi, yakni Mr H J Adiwinata.

Meski demikian, pada masa transisi, jawatan imigrasi masih diisi oleh sejumlah pegawai berkebangsaan Belanda. Selain itu, dasar hukum yang digunakan pun masih mengacu pada peraturan warisan Pemerintah Hindia Belanda.

Periode krusial tersebut berlanjut hingga era Demokrasi Parlementer. Pemerintah Indonesia bergerak cepat mengembangkan jawatan imigrasi, terutama setelah berakhirnya kontrak kerja pegawai keturunan Belanda pada akhir 1952. Upaya ini menjadi tonggak penting dalam membangun sistem keimigrasian nasional yang mandiri.

Seiring berjalannya waktu, jawatan imigrasi berhasil mengembangkan organisasinya. Pada tahun 1960 dibentuk Kantor Pusat Jawatan Imigrasi di Jakarta.

Selain itu, dibentuk pula 26 kantor imigrasi daerah, tiga kantor cabang imigrasi, dan satu kantor inspektorat imigrasi.

Tak hanya di dalam negeri, pada masa tersebut juga telah dibentuk tujuh pos imigrasi di luar negeri.

Langkah ini menandai semakin luasnya peran imigrasi Indonesia dalam mendukung mobilitas internasional dan pelayanan keimigrasian.

Mengapa 26 Januari juga menjadi HUT Garuda Indonesia?

Tanggal 26 Januari 2026 juga menandai Hari Ulang Tahun (HUT) Garuda Indonesia yang ke-77. Melansir dari situs resminya, cikal bakal maskapai nasional ini bermula pada 26 Januari 1949.

Pada masa itu, penerbangan sipil Indonesia pertama terbentuk atas inisiatif Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) dengan menyewakan pesawat yang dinamai “Indonesian Airways” kepada pemerintah Burma.

Namun, keberadaan “Indonesian Airways” berakhir setelah disepakatinya Konferensi Meja Bundar (KMB) pada 1949.

Setibanya pesawat di Indonesia, seluruh armada dan fungsinya dikembalikan kepada AURI dan dimasukkan ke dalam formasi Dinas Angkutan Udara Militer.

Selanjutnya, pada 21 Desember 1949, diadakan perundingan lanjutan hasil KMB antara pemerintah Indonesia dan maskapai milik Belanda, Koninklijke Luchtvaart Maatschappij–Inter-Insulair Bedrijf (KLM-IIB).

Perundingan tersebut bertujuan membentuk sebuah maskapai nasional. Presiden Soekarno kemudian memilih dan menetapkan nama “Garuda Indonesian Airways” (GIA).

Dalam tahap awal, KLM bersedia menempatkan sementara stafnya untuk bertugas sekaligus melatih tenaga udara Indonesia. Armada pertama GIA pun merupakan peninggalan KLM-IIB.

Apa saja peringatan internasional pada 26 Januari?

Selain peringatan nasional, tanggal 26 Januari juga diperingati sebagai Hari Pabean Internasional.

Pabean dikenal sebagai instansi yang bertugas mengawasi, memungut, dan mengurus bea masuk serta bea keluar barang melalui jalur darat, laut, dan udara.

Tanggal ini dipilih karena pada 26 Januari 1953 digelar sidang perdana Dewan Kerja Sama Kepabeanan atau Customs Cooperation Council (C.C.C.).

Organisasi tersebut kemudian menetapkan Hari Pabean Internasional pada tahun 1983. Tujuan peringatan ini adalah untuk menghargai dedikasi para petugas pabean dalam mengembangkan sistem dan prosedur kepabeanan yang menjamin keamanan negara.

Tak hanya itu, 26 Januari juga diperingati sebagai Hari Pendidikan Lingkungan Hidup Internasional.

Peringatan ini bertujuan menegaskan pentingnya lingkungan hidup sebagai tema pembelajaran dan upaya kolektif menjaga kelestarian alam.

Melansir National Today, Hari Pendidikan Lingkungan Hidup bermula dari Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Lingkungan Hidup Manusia yang digelar di Stockholm, Swedia, pada Juni 1972.

Dalam konferensi tersebut, disepakati prinsip dan standar umum yang perlu diterapkan untuk melestarikan serta memperbaiki kondisi lingkungan hidup di seluruh dunia.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang