Pramono Bakal Buka Rute Baru TransJabodetabek, Blok M-Soetta dan Cawang-Jababeka
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo bakal memperluas rute Transjabodetabek demi mengurai kemacetan di Ibu Kota dan daerah penyangga lainnya.
Pramono menjelaskan bahwa tingkat konektivitas Transjakarta telah mencapai 92 persen, namun pemanfaatannya oleh masyarakat masih belum maksimal atau baru menyentuh sekitar 23,4 persen.
Di sisi lain, menurutnya pengembangan rute baru ini menyasar titik-titik dengan mobilitas pekerja dan penumpang yang tinggi. Salah satunya dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menuju pusat kuliner Blok M.
Ilustrasi penumpang bus Transjakarta
"Maka untuk itu, saya sudah sampaikan kepada Kepala Dinas Perhubungan, untuk Transjabodetabek kita akan buka rute-rute baru. Tadi saya habis berbisik-bisik dengan Pak Dirjen, mudah-mudahan disetujui untuk dari Bandara ke Blok M," ujar Pramono kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 20 Januari 2026.
Rencana rute baru ini diperkirakan akan menjadi jalur favorit masyarakat karena tingginya kebutuhan akses dari bandara menuju Blok M.
Selain rute tersebut, Pemprov DKI juga berencana membuka rute baru dari Cawang menuju Jababeka. Pembukaan rute ini dilakukan untuk memfasilitasi mobilitas para pekerja di kawasan Jababeka yang tinggal di Jakarta.
"Dari Cawang ke Jababeka. Kenapa itu dilakukan? Karena memang pekerja kita di Jababeka itu cukup tinggi dan kebutuhannya juga tinggi," katanya.
Ilustrasi Bus TransJakarta
Politikus senior PDIP itu menambahkan Pemprov DKI masih mematangkan rencana tersebut dan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan. Ia pun mendorong masyarakat untuk terus memanfaatkan transportasi umum yang telah terkoneksi dengan baik guna menekan kepadatan lalu lintas di Jakarta.
"Saya inginnya kalau masyarakat kita sudah menggunakan katakanlah 30 persen secara terus-menerus, secara signifikan, itu pasti akan mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta," pungkas Pramono.