Moro Akan Dikelola Investor Baru, Bakal Buka Lagi? Ini Bocoran Bupati Sadewo
Supermarket legendaris Moro yang berlokasi di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dikabarkan bakal kembali beroperasi.
Kabar kebangkitan pusat perbelanjaan yang sudah dikenal masyarakat Purwokerto dan sekitarnya ini disampaikan Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Sabtu (18/10/2025).
Sadewo mengatakan, Moro Purwokerto akan dikelola oleh investor besar dari Jakarta.
Ia bahkan telah bertemu langsung dengan pihak investor yang memiliki jaringan ritel besar di Indonesia.
“Ini lagi ada negosiasi, saya sudah fasilitasi, angkanya sudah ketemu dan kemungkinan akan menjadi mall dan rumah sakit,” kata Bupati Sadewo.
Menurutnya, holding perusahaan calon investor sudah berkomitmen untuk membangun kembali mal yang sebelumnya tutup karena pailit.
“Investor sudah ketemu dengan saya,” ujarnya.
Sadewo juga menyebut, Grup Lippo menjadi pihak yang berkomitmen membangun kembali Moro Purwokerto yang dikenal sebagai supermarket legendaris di kota tersebut.
Moro Pailit Akibat Pandemi Covid-19
Moro Purwokerto merupakan supermarket pusat perbelanjaan pertama dan terbesar di Purwokerto.
Namun, swayalan ini resmi tutup pada 2023 setelah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Semarang pada 16 November 2023.
Tim Kurator PT Bamas Satria Perkasa, selaku pengelola Moro, Aan Rohaeni, menjelaskan penyebab kebangkrutan adalah dampak pandemi Covid-19.
“Kena imbas Covid-19 dan ada tunggakan yang tidak bisa dibayar. Kemudian ada permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU),” kata Aan dikutip dari Kompas.com.
Aan menambahkan, delapan pemegang saham Moro Mall akhirnya sepakat untuk tidak melanjutkan bisnis.
Pada tahun 2024, Moro Purwokerto dilelang dengan harga Rp279,56 miliar oleh Tim Kurator melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Purwokerto.
Moro, Ikon Belanja yang Menyimpan Banyak Kenangan
Walau sudah lama tutup, Moro Purwokerto memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Banyumas dan sekitarnya.
Sejak berdiri pada 1997, swalayan ini menjadi ikon belanja utama sebelum munculnya berbagai mal dan supermarket modern.
Moro sempat menjadi pusat perbelanjaan terbesar yang dikunjungi warga dari berbagai daerah sekitar seperti Purbalingga, Banjarnegara, hingga Cilacap.
Bahkan ada ungkapan populer di masyarakat, bahwa belum ke Purwokerto kalau belum mampir ke Moro.
Namun, kejayaan Moro perlahan meredup imbas Covid-19 sekaligus karena persaingan dengan ritel modern dan tren belanja daring.
Penutupan Moro pada 2023 juga berdampak besar bagi karyawan, dengan 431 orang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Artikel ini telah tayang di TribunBanyumas.com dengan judul "Moro Purwokerto akan Buka Lagi, Bupati Banyumas Ketemu Langsung Investor Peminat", "431 Karyawan Swalayan Moro Purwokerto di-PHK, Tanah dan Bangunan Dijual Rp300 Miliar", dan di Kontan dengan judul "Bupati Banyumas Bocorkan Rencana Grup Lippo Beli Mall Bangkrut di Purwokerto".
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.