Rapor Putaran Pertama Persebaya, Harapan di Tangan Tavares

Performa Persebaya Surabaya di putaran pertama Super League 2025-2026 bisa dibilang anomali. Berambisi bersaing di perebutan gelar juara, Persebaya justru belum menunjukkan performa sebagai tim penantang papan atas klasemen.
Persebaya mengawali musim dengan kekalahan mengejutkan di tangan PSIM Yogyakarta dengan skor 0-1 dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya.
Performa mulai membaik di pekan berikutnya ketika berhasil menekuk Persita Tangerang 1-0 dalam laga tandang.
Setelah itu, performa Rachmat Irianto dkk bak menurun. Bajul Ijo melewati 6 laga beruntun tanpa kemenangan sejak 2 November 2025.
Imbas dari performa buruk tersebut membuat Eduardo Perez terdepak dari posisinya dan kendali tim dipercayakan kepada Uston Nawawi sebagai pelatih interim.
Klub kemudian menunjuk Bernardo Tavares sebagai pelatih Persebaya yang baru.
Menutup putaran pertama ini, tim menempati posisi ke-7 klasemen sementara dengan perolehan 28 poin dari 7 kali meraih menang, 7 kali berakhir imbang, dan 3 kali mengalami kekalahan.
Saat ini pembenahan tim pun dilakukan mantan pelatih PSM Makassar itu dengan mempercepat pemahaman karakter pemain agar tim semakin solid saat kompetisi kembali bergulir.
“Setelah itu kami harus bekerja keras karena ada pemain baru yang datang. Kami perlu lebih mengenal karakteristik semua pemain," kata Bernardo Tavares.
Statistik Persebaya di Era Eduardo Perez
Seperti diketahui selama dalam kendali Eduardo Perez, performa Persebaya bisa dibilang kurang memuaskan.
Alih-alih membawa tim bersaing di papan atas, ia seperti kesulitan menemukan performa terbaik tim.
Puncaknya pasca laga bertajuk Derbi Jawa Timur melawan Arema FC, manajemen tim memutuskan untuk mengakhiri kerja samanya.
Pemain Persebaya Surabaya Francisco Rivera menggiring bola saat laga pekan ke-17 Super League 2025-2026 melawan Malut United yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (10/1/2026) sore.
Berdasarkan catatan performa di Super League 2025-2026, hingga bulan November 2025, statistik pelatih asal Spanyol itu sebagai berikut:
Total Pertandingan: 10 laga
- Menang: 4 kali
- Seri: 3 kali
- Kalah: 3 kali
- Poin 1,5 poin per laga
Statistik Persebaya di Era Bernardo Tavares
Meski dipercaya menangani klub berjuluk Bajul Ijo itu sejak Desember 2025, Bernardo Tavares hadir memberi harapan baru bagi suporter militannya, Bonek.
Ia sukses memberi debut manis dengan membawa Persebaya menekuk tim papan atas, Malut United dengan skor akhir 2-1, Sabtu (10/1/2025) lalu.
Pemain Persebaya Surabaya Malik Risaldi dilanggar pemain Malut United saat laga pekan ke-17 Super Legaue 2025-2026 yang berakhir dengan skor 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (10/1/2026) sore.
Statistik Gol dan Kebobolan Persebaya
Hingga selesainya putaran pertama Super League 2025-2026 pada Januari 2026 ini, berikut adalah statistik gol dan pertahanan Persebaya:
- Total Memasukkan: 24 gol
- Total Gol Kemasukan: 19 gol
- Rata-Rata Gol Per Laga: 1,4 gol
Menatap putaran kedua, Bernardo Tavares menegaskan bahwa Persebaya membutuhkan beberapa pembenahan, khususnya komposisi pemain.
Sejauh ini, tim sudah merekrut tiga pemain baru asal Brasil Bruno Paraiba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes.
“Jika ingin memiliki tim kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” pungkasnya.