Walau Dominan, Persebaya Gagal Pecah Kebuntuan di Kandang Persis

Super League 2025-2026, Persebaya, Bernardo Tavares, Walau Dominan, Persebaya Gagal Pecah Kebuntuan di Kandang Persis

Persebaya Surabaya harus puas membawa pulang satu poin setelah bermain imbang tanpa gol melawan Persis Solo pada pekan ke-32 Super League 2025-2026.

Pertandingan Super League 2025-2026 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (9/5/2026) malam WIB, berakhir dengan skor 0-0 dalam pertandingan yang berjalan intens sejak menit awal.

Meski gagal meraih kemenangan, Persebaya tampil dominan dalam penguasaan bola.

Statistik pertandingan menunjukkan Bajul Ijo menguasai 65 persen ball possession, sedangkan tim tuan rumah hanya mencatatkan 35 persen.

Kedua tim juga sama-sama menciptakan lima tembakan tepat sasaran.

Persis melepaskan delapan tembakan melenceng dari sasaran, sedangkan tujuh upaya Persebaya meleset dari gawang sepanjang pertandingan.

“Saya pikir ini adalah laga intens. Pada babak pertama, saya rasa Persebaya mendapatkan lebih banyak peluang daripada tim lawan,” kata pelatih Persebaya Bernardo Tavares.

“Sampai menit ke-15, akhir babak pertama), kami mendominasi dan mengontrol permainan. Di babak pertama, Persis Solo memberikan bola kepada kami dan mencoba mengandalkan transisi ofensif serta bola mati.”

Masalah Persebaya pada Babak Kedua

“Di babak kedua, masalah kami dimulai. Banyak pemain harus keluar. Sayangnya, banyak pemain yang tidak bisa membantu kami saat itu. Kami harus menempatkan pemain di posisi berbeda.” imbuhnya.

Kondisi itu memaksa Persebaya melakukan sejumlah penyesuaian. Malik Risaldi ditarik keluar dan digantikan Alfredo Tata untuk menjaga keseimbangan permainan.

Hingga pertandingan berakhir, kedua tim tetap gagal memecah kebuntuan.

Bernardo Tavares mengaku kecewa karena Persebaya datang dengan target kemenangan, tetapi ia tetap mensyukuri satu poin di kandang Persis.

“Kami mendapat peluang, tapi di babak kedua Persis Solo juga memiliki beberapa peluang. Kami ingin menang, tapi sayangnya hanya membawa pulang satu poin di stadion yang sulit ini,” tuturnya.

Untuk itu Bernardo Tavares juga memberikan apresiasi kepada para pemain Persebaya yang tetap bekerja keras meski harus tampil dalam situasi yang tidak ideal.

Super League 2025-2026, Persebaya, Bernardo Tavares, Walau Dominan, Persebaya Gagal Pecah Kebuntuan di Kandang Persis

Pelatih Persebaya Surabaya di Super League 2025-2026, Bernardo Tavares yang berasal dari Portugal.

“Pemain yang telah mencoba melakukan segalanya, beberapa dari mereka bermain di posisi yang berbeda dari yang mereka latih. Mereka menunjukkan sikap yang baik,” kata pelatih asal Portugal itu.

Apresiasi Tavares Terhadap Atmosfer Stadion

Selain memuji perjuangan pemain, Bernardo Tavares turut mengapresiasi atmosfer stadion yang menurutnya sangat hidup sepanjang pertandingan berlangsung.

“Saya pikir atmosfer stadion sangat fantastis. Selamat untuk para pendukung yang datang ke sini untuk memberikan dukungan, karena sepak bola membutuhkan ini. Semua pemain suka memiliki lingkungan pendukung yang baik,” ujar pelatih berlisensi UEFA Pro.

Ia juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih kepada Bonek dan Bonita yang terus memberikan dukungan dari Surabaya.

“Pastinya beberapa dari mereka berdoa untuk kesuksesan para pemain. Sayangnya kita tidak bisa meraih tiga poin, tapi kita mendapatkan satu poin,” pungkasnya.

Atas hasil imbang ini membuat posisi kedua tim di klasemen sementara Super league 2025-2026 tidak berubah.

Persis tetap berada di posisi ke-16 dengan perolehan 28 poin, sedangkan klub berjuluk Bajul Ijo itu masih bertahan di posisi kelima dengan 52 poin.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang