LavAni Juara Putaran Pertama F4 ProLiga 2026, "Trauma" Masih Dirasa

ProLiga 2026, Jakarta LavAni, Jakarta Bhayangkara Presisi, final four ProLiga 2026, LavAni Juara Putaran Pertama F4 ProLiga 2026,

Kemenangan Jakarta LavAni Livin Transmedia dalam pertemuan kontra Jakarta Bhayangkara Presisi di putaran pertama Final Four ProLiga 2026, belum menenangkan.

"Trauma" musim-musim sebelumnya membuat LavAni belum tenang meski baru saja meraih gelar juara putaran pertama Final Four ProLiga 2026.

Dio Zulfikri dkk menang atas Bhayangkara Presisi dengan Skor 3-1 (26-24, 25-21, 19-25, 25-20) di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).

Musim-musim sebelumnya LavAni begitu dominan atas Bhayangkara di fase reguler maupun final four. Akan tetapi, LavAni tumbang saat bertemu Bhayangkara di grand final.

"Ya, dua tahun lalu adalah pengalaman yang menyakitkan. Seharusnya untuk tahun sekarang, pemain sendiri harus lebih siap," kata asisten pelatih Jakarta LavAni, Erwin Rusni.

"InsyaAllah kalau kami masuk final, persiapan kami lebih luar biasa lagi. Terutama Dio (Zulfikri). Tahun ke tahun dia menang kadang-kadang goyang. Tapi alhamdulillah sekarang, saling mengingatkan," jelas dia.

ProLiga 2026, Jakarta LavAni, Jakarta Bhayangkara Presisi, final four ProLiga 2026, LavAni Juara Putaran Pertama F4 ProLiga 2026,

Jakarta LavAni Livin Transmedia meraih gelar juara putaran pertama final four ProLiga 2026 di GOR Sritex Arena, Solo, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).

Rivalitas LavAni dengan Bhayangkara selalu dikaitkan dengan grand final. Secara angka, kedua tim masih dalam potensi besar untuk tampil di grand final.

Sementara dua tim lainnya, Jakarta Garuda Jaya dan Surabaya Samator, kesulitan tiap kali bertemu dengan LavAni maupun Bhayangkara.

"Kami harus persiapkan terus. Terutama di bola pertama. Servis mereka (Bhayangkara) luar biasa," jelas Erwin.

Hal yang sama juga disampaikan pelatih Jakarta Bhayangkara Presisi, Reidel Toiran. Kekalahan pada putaran pertama final four ProLiga 2026 bukan akhir dari segalanya.

Pertandingan LavAni vs Bhayangkara di Sritex Arena kali ini bisa menggambarkan kelemahan di timnya dan menjadi evaluasi di pertemuan selanjutnya.

"Masih banyak kekurangan di tim kami, receive, maupun serangan," kata Reidel Toiran usai laga.

Toiran akan mencoba memutar komposisi pemainnya pada pertandingan selanjutnya untuk menghadapi siapa pun lawan di grand final.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang