Jembatan Krueng Tingkeum Bireuen Aceh Mulai Difungsikan Hari Ini, Simak Aturan Bebannya

Jembatan Krueng Tingkeum, Bireuen, Jembatan Krueng Tingkeum Bireuen Aceh Mulai Difungsikan Hari Ini, Simak Aturan Bebannya, Kapasitas Beban Maksimal 30 Ton, Kolaborasi Pemerintah, TNI, dan BUMN, Dorong Pemulihan Ekonomi dan Harga Barang, Imbauan Sistem Buka-Tutup

Setelah sempat terputus selama kurang lebih satu bulan akibat terjangan banjir bandang, Jembatan Krueng Tingkeum di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Aceh, akhirnya kembali dapat dilintasi kendaraan mulai Sabtu (27/12/2025).

Jembatan darurat tipe bailey yang terletak di lintasan Nasional Medan-Banda Aceh ini menjadi urat nadi penting bagi mobilitas barang dan orang di wilayah tersebut.

Kapasitas Beban Maksimal 30 Ton

Juru Bicara Posko Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin, mengonfirmasi bahwa pembangunan jembatan sepanjang 66 meter tersebut telah rampung.

Meski demikian, karena statusnya masih sebagai jembatan darurat, terdapat batasan tonase bagi kendaraan yang melintas.

"Alhamdulillah, jembatan sudah selesai dan siap digunakan mulai hari ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja siang dan malam, saling bahu-membahu dalam penanganan jembatan ini," ujar Murthalamuddin dalam keterangannya, Sabtu (27/12/2025).

Ia menjelaskan bahwa jembatan ini kini memiliki kapasitas beban maksimal hingga 30 ton.

Dengan difungsikannya jembatan ini, distribusi logistik antardaerah yang sempat lumpuh akibat banjir bandang dan tanah longsor diharapkan kembali normal.

Kolaborasi Pemerintah, TNI, dan BUMN

Pengerjaan Jembatan Krueng Tingkeum dilakukan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan dukungan kontraktor lokal PT Krueng Meuh.

Proyek ini juga mendapatkan pendampingan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, H Ruslan Daud (HRD), memberikan apresiasi tinggi kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan seluruh pihak terlibat, termasuk personel TNI dari satuan Yon Zipur.

"Saya ingin menyampaikan apresiasi kepada Kepala BPJN Aceh dan jajaran yang sudah bekerja dengan fokus dan gigih siang malam mengejar target. Kita tahu kendala di lapangan tidak mudah, mulai dari mendatangkan jembatan bailey hingga mobilisasi alat berat," kata HRD.

Dorong Pemulihan Ekonomi dan Harga Barang

HRD yang juga merupakan Bupati Bireuen periode 2012-2017 ini berharap, terhubungnya kembali akses jalan nasional ini dapat menggairahkan kembali denyut ekonomi masyarakat.

Ia menekankan agar para pedagang segera menormalkan harga barang yang sempat naik akibat kendala distribusi.

"Arus barang dan orang kembali lancar. Kita minta supaya harga barang segera normal kembali, karena tidak ada alasan lagi bagi pedagang untuk menaikkan harga akibat kelangkaan jalur," tegas HRD.

Imbauan Sistem Buka-Tutup

Meski sudah bisa dilintasi, masyarakat diminta tetap waspada dan bersabar. Hal ini dikarenakan jembatan darurat tersebut hanya memiliki satu jalur, sehingga petugas memberlakukan sistem buka-tutup lalu lintas.

"Kepada masyarakat perlu mengalokasikan waktu lebih banyak untuk bepergian karena pasti akan terjadi antrean panjang mengingat jembatannya hanya ada satu jalur," pungkasnya.

Pihak Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Aceh dan Satlantas setempat kini tengah melakukan rekayasa lalu lintas guna memastikan kelancaran arus di titik jembatan tersebut.

Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Mulai Hari Ini, Jembatan Bailey Kuta Blang Sudah Bisa Kendaraan, Kapasitas Maksimal 30 Ton

Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini